Kalo berak atau kencing jg ada kiblatnya tuh, kalo nurutin logika ucapan lu, 
berak dan kencing ngadep kemanapun berarti kencing dan berak ke arah auloh 
secara substansial.




>________________________________
> From: Ballast Yo <[email protected]>
>To: [email protected]; [email protected]; 
>"[email protected]" <[email protected]> 
>Sent: Tuesday, July 31, 2012 4:32 AM
>Subject: Re: [proletar] dahulu Muhammad sembahyang mengikuti arah kiblat Yahudi
> 
>
>  
>Tamanbaru ni knapa?
>Smua copy paste mu itu kan sudah ada jawabannya di internet. Males amat…
>
>Kiblat dalam artian arah menghadap ketika shalat, menghadap kemanapun, 
>sebenarnya sedang menghadap kepada Allah secara substansial, namun secara 
>syari'at islam  tetap harus menghadap ka'bah. 
>
>Perubahan kiblat itu diturunkan ketika Muhammad shalat jamaah di masjid 
>qiblatain. Kala itu, kiblat shalat masih menghadap ke arah Masjidil Aqsa. 
>Turunnya QS.2.144 di masjid tsb. Karena itulah masjid Salamah dikenal dgn 
>masjid qiblatain.
>
> 
>
>--- On Mon, 7/30/12, Web <[email protected]> wrote:
>
>From: Web <[email protected]>
>
>Larangan sembahyang di saat mabuk [Suratu'n-Nisa' 4:46]:
>
>Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kamu hampiri sembahyang
>(mengerjakannya) sedang kamu dalam keadaan mabuk…
>
>Bandingkan dengan Talmud Berakhoth (Talmud Yerusalem) fol. 7a. kolom 1:
>Dilarang melakukan sembahyang di dalam keadaan mabuk. Lalu Erubin, fol.
>64a; (cf. Berakoth fol. 31b): Orang yang mabuk tidak boleh sembahyang.
>Talmud Berakhoth, (Talmud Yerusalem) fol. 6b, col. 2; dan 7a, kolom 1:
>Orang yang tidak bersih harus mandi dahulu sebelum sembahyang
>
>Sewaktu masih berada di Mekah, Muhammad tidak mewajibkan Muslim sembahyang
>ke arah manapun, seperti yang dikatakannya di Suratu’l-Baqara 2:115:
>
>Dan Allah jualah yang memiliki timur dan barat, maka ke mana sahaja kamu
>arahkan diri (ke kiblat untuk mengadap Allah) maka di situlah arah yang
>diredai Allah.
>
>Tapi seperti biasa, Muhammad mulai berubah drastis setelah hidup di Medina.
>Di daerah sekitar Medinah hiduplah beberapa suku Yahudi. Awalnya, Muhammad
>hidup damai dengan kaum Yahudi tersebut. Untuk mengambil hati para Yahudi,
>Muhammad mengikuti arah kiblat sembahyang mereka yakni ke arah Bait Suci di
>Yerusalem.Tapi setelah dia tahu kaum Yahudi tidak mau mengakuinya sebagai
>nabi, mulai tumbuh kebencian di dalam hatinya sehingga dia mengganti arah
>kiblat sembahyang ke Kabah di Mekah. Perubahan pikiran Muhammad ini bisa
>dibaca dalam Suratu’l-Baqara (2) 136, 138, 139.
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>------------------------------------
>
>Post message: [email protected]
>Subscribe   :  [email protected]
>Unsubscribe :  [email protected]
>List owner  :  [email protected]
>Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke