"mehter" played for the Ottoman ruler. The notion of a military 
marching band, such as those in use even today, began to be borrowed 
from the Ottoman Empire in the 16th century. The sound associated with the 
mehterân also exercised an influence on European classical music, with 
composers such as Joseph Haydn, Wolfgang Amadeus Mozart, and Ludwig van 
Beethoven all writing compositions inspired by or designed to imitate the music 
of the mehters.


http://youtu.be/i4FyT6L43iY
======================
Suara cymbal nya kayak emak masukin ikan ke minyak panas


The standard instruments employed by a mehterân are the kös (a giant timpani), 
the nakare (a small kettledrum), the davul (a bass drum), the zil (cymbals), 
the kaba zurna (a bass variety of the zurna), the boru (a kind of trumpet), and 
the cevgen (a kind of stick bearing small concealed bells). The different 
varieties of bands are classed according to the number of instruments and 
musicians employed: either six-layered (altı katlı), seven-layered (yedi 
katlı), or nine-layered (dokuz katlı).

________________________________
 
 

   Nah! 


Kebebasan berpikir seperti inilah yang bikin proletar 
jadi asyik. Berani keluar dari kotak tanpa menghilangkan 
jejak. 
========
Ini orang otoriter mana kenal apa itu arti kebebasan berpikir
model proletar,dia terlalu sering peraktekin kabur ala ninja
mata orang dicepratin aer cabe/lada putih....lantas kabur sambil
nyebarin terigu lantas balik lagi untuk melakukan yang sama

Bandingin sama disiplin kaku uplik & bleki yang bangga 
dengan tugas kaing-kaing monoton. Langkah-langkahnya ketebak, 
jejak-jejaknya membosankan. Kedunguan yang tidak cerdas, 
bahkan untuk sekedar terlihat dungu yang berbeda, yang 
nggak biasa.. 
============
Orang2 itu gonggongan nya dari tahun yang lalu hingga hari ini
bukan kelas gladak....biasa kaya pudel piaraan tante2

Ada pepatah di kalangan tukang gebuk, i love Zildjian  but 
i have Sabians. 
=========================
their cymbals are makers like Bosphorous
Istanbul Mehmet, and Istanbul Agop.

Betul? 
Akur!

--- Musik hari Ini <musikhariini@...> wrote:

> Kalau seperti itu sih orang jawa juga Mutih
> pakek bawa2 cymbal orang sabian segala 
> 
> jangan2 jesus itu orang sabian pula?
> 
> artinya asal dari cymbal kan turkey
> sekarang Yesus asal nya dari Istambul.
> 
> 
> From: item abu <itemabu@...>
> 
> > Dungu, emangnya orang Sabian itu ga puasa sebelumnya misalnya? 
> > Islam cuma niru ritual orang Sabian lalu diubah2.
> >
> > 
> > From: ajeg <ajegilelu@...>
> >
> > --- Musik hari Ini <musikhariini@...> wrote:
> >
> > > > Puasa itu ga lbh dr ritual orang kafir yg 
> > > > diislamkan 
> > > > 
> > > ========
> > > jawaban nya kayak anak kecil ngompol
> > > kagak ada malu sama sekali.
> >
> > Dia bukan menjawab. Dia meronta-ronta untuk lepas dari 
> > jeratan yang dia pasang sendiri. 
> >
> > Rontaan yang sia-sia. 
> >
> > Seperti udah gua bilang, kali ini bakal berdarah-darah.. 
> >
> >
> > 
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed] 


 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke