http://www.republika.co.id/berita/internasional/palestina-israel/12/08/01/m82b2b-riset-ribuan-muslim-jadi-tentara-israel
Riset: Ribuan Muslim Jadi Tentara Israel
Rabu, 01 Agustus 2012, 12:54 WIB
 
Tentara Israel
REPUBLIKA.CO.ID, NAZARET -- Hasil penelitian Pusat Penelitian Politik dan 
Strategi “Javi” di Universitas Barailan, Tel Aviv, merilis data yang cukup 
mengejutkan. Hasil penelitian tersebut menyebutkan adanya warga muslim di 
internal pasukan Israel sejak berdirinya negara ini pada tahun 1948.

Pasukan Israel yang berasal dari warga Arab sudah ada sejak berdirinya Israel. 
Mereka memanfaatkan warga Arab dalam pos keamanan yang saat itu diterima di 
sejumlah pemukiman Israel.

Salah satu pimpinan Arab di pasukan Israel adalah jenderal Yusuf Tarumbaldur. 
Dia saat itu menjadi simbol pengorbanan membela negara untuk memperlihatkan 
loyalitasnya kepada negara Israel.

Penelitian menyebutkan tentara dan perwira Arab menunaikan tugasnya di internal 
pasukan Israel berlandaskan slogan yang ditanamkan gerakan zionis pada jiwa 
minoritas Arab di internal Israel. Yaitu moral melakukan pembelaan.

Setiap tentara atau perwira yang rela dengan sebuah negara yang menaunginya itu 
wajib membelanya dari serangan musuh dari Arab maupun lainnya. Seorang tentara 
Israel dari warga Arab merupakan warga Israel kelas satu. Ia memiliki status 
sosial, ekonomi, dan identitas baru Israel.

Terus Bertambah
Penelitian menyebutkan prosentase kaum muslimin bertambah secara bertahap sejak 
tahun 1948 sampai tahun 1956. Jumlah mereka makin meningkat pada akhir 1960-an 
dan awal 1970-an. Jumlah tertinggi di awal tahun 2008. Prosentasenya saat ini 
mencapai 19 % dari keseluruhan penduduk Israel.

Warga Arab terkonsentrasi di kawasan Galil dan Mutsalas. Pihak Israel 
memberikan identitas keagamaan khusus bagi mereka. Israel juga memberikan 
pendidikan dan memelihara identitas asal mereka.

Data menyebutkan pasukan perang Israel mencakup 12 ribu warga muslim. Sebanyak 
1.120 orang berasal dari Mesir.

Mereka bergabung atas dasar keinginan mereka setelah mereka eksodus ke Israel. 
Para pemuda Mesir yang bekerja di militer Israel disebut sebagai tentara yang 
paling loyal dan serius bekerja. Mereka mendapatkan gaji bulanan sekitar 4000 
sampai 4500 shekel.

Para perwira dan tentara Arab Israel menunaikan kewajiban mereka sejak sejarah 
pendirian negara Israel. Usai perang 1967, Presiden Golda Meir memberikan tanda 
penghormatan kepada para perwira dan pasukan Israel dari kaum muslimin Arab 
atas keberanian dan kepahlawanan mereka.




Redaktur: Didi Purwadi
Sumber: www.infopalestina.com

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke