hahaha... taliban lebih parah memperlakukan perempuan... sama sekali ngga boleh kerja diluar, apalagi sekolah... orang islam diem aje tuh...karena taliban tentu aja berdasarkan quran... bukan begitu ?...hwakakakakakak....
2012/8/1 item abu <[email protected]> > ** > > > Orang2 kiri kayak Amnesty International dll itu sekarang udah jadi > penjilat pantat Islam, sama sekali ga bisa obyektif. Dan orang2 kanan ga > lama lagi jg akan jadi penjilat pantat Islam, krn sekarang mereka udah > tutup mata atas kebejadan Islam. > > Laporan Amnesty International ini hrs dicek kebenaran dan obyektivitasnya, > ga bisa dipercaya begitu aja. > > Yg benar adalah orang2 Islam itu ga cuma dpt fasilitas dan perlakuan > khusus, tp mereka jg jadi biang onar dan pelaku kejahatan. Makanya ga heran > kalo ada yg nyoba unt ngebatasi orang2 Islam krn orang2 Islam itu emang > selalu bikin masalah. > > >________________________________ > > From: Ballast Yo <[email protected]> > >To: > >Sent: Wednesday, August 1, 2012 4:00 PM > >Subject: [proletar] Eropa ternyata masih Diskriminasi! > > > > > > > > > >Hasil laporan ini sungguh mengkawatirkan dan sungguh mengagetkan, krn > selama ini negara2 diluar eropa sudah terlalu banyak dibuai bhw eropa > adalah zona netral dan menjunjung Ham. Bohong belaka... > >Apakah ini sisa era kegelapanÂ…abad pertengahan yg tidak tuntas? > >Apa pendapat anda? > > > >Jabat Erat > > > >== > >Amnesty: Muslim di Eropa hadapi diskriminasi > > > >Negara-negara Eropa melakukan diskriminasi terhadap pemeluk Islam, > khususnya dalam bidang pendidikan dan pekerjaan, menurut kelompok hak asasi > Amnesty International. > > > >Dalam laporan yang dipusatkan pada Belgia, Prancis, Belanda, Spanyol dan > Swiss, Amnesty mendesak pemerintah-pemerintah Eropa berupaya menangani > pandangan negatif dan kecurigaan terhadap Islam. > > > >"Perempuan Muslim tidak mendapatkan pekerjaan dan anak-anak perempuan > tidak boleh hadir ke sekolah karena mereka mengenakan baju terkait > kepercayaan mereka, seperti jilbab," kata Amnesty. > > > >"Pria dapat dipecat bila memelihara janggut yang dikaitkan dengan > kepercayaannya, Islam," tambah organisasi itu. > > > >Laporan Amnesty itu keluar dua hari setelah partai antiimigran Fron > Nasional mencapai suara besar dalam putaran pertama pemilihan presiden > Prancis, dengan sekitar 18% suara mendukung pemimpinnya Marine Le Pen. > > > >Laporan yang berjudul "Pilihan dan Prasangka: diskriminasi terhadap > Muslim di Eropa" menyebutkan peraturan yang melarang diskriminasi dalam > pekerjaan tidak diterapkan di Belgia, Prancis dan Belanda. > > > >Sembahyang di tempat terbuka > > > >Perusahaan-perusahaan diizinkan untuk menerapkan larangan penggunaan > simbol keagamaan atau budaya dengan alasan dapat mengganggu klien atau > kolega mereka atau dapat mengganggu citra perusahaan, kata Amnesty. > > > >Amnesty mengatakan langkah itu bertentangan dengan peraturan Uni Eropa. > > > >"Peraturan Uni Eropa melarang diskriminasi dengan alasan agama atau > keyakinan dalam hal pekerjaan tampaknya tidak ditanggapi di seluruh Eropa > dan kami memperhatikan tingginya pengangguran di kalangan Muslim," kata > Marco Perolini, pakar diskriminasi Amnesty International. > > > >Ia menambahkan, hal ini terutama terjadi di kalangan perempuan Muslim > yang berasal dari negara lain. > > > >Organisasi itu juga mengkritik Swiss karena melarang pembangunan > menara-menara masjid baru pada tahun 2009. > > > >Amnesty mengatakan di kawasan Katalunia, Spanyol, banyak umat Islam yang > harus sembahyang di tempat terbuka karena pemerintah menolak pengajuan > pembangunan masjid dengan alasan tidak sesuai dengan tradisi dan budaya > Katalan > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
