Apakah anda tak terpikirkan bahwa justru Tuhan menciptakan PROSES itu sedemikian yang seperti anda uraikan ?!
--- In [email protected], "wawan" <selarasmilis@...> wrote: > > Sabtu malam-ku berpikir... > ******** > > Sabtu malam kemaren, 4 agustus 2012, semestinya waktu yang sangat berharga > tsb saya isi secara relax dengan mendengarkan duo Armin van Buuren von Leiden > bersama Rhoma Irama, siapa yang lebih baik diantara dua musisi tsb??? > > namun karena saya seorang facebooker narsis, maka saya menjawab banyak > pertanyaan di grup Kajian Filsafat Sains Metafisika, grup FIS Media, grup > Forlib, selama lebih dari 5 jam atau saya mengakhirinya sekitar jam 12 > malam.......... > > di grup Filsafat, Sains, Metafisika, saya banyak sekali menulis dan posting, > mungkin 100 posting lebih, tentang fisika sebagai sebuah konsep alam semesta > yang natural, mengapa grondslag philosophy saya fisika, dan mengapa saya > atheis, ... > > di grup itu juga saya jelaskan tentang asal-usul kekuatan, gravitational, > tulisan Albert Einstein tentang relativitas, inersia, gravitational force, > singkatnya didalam konsep dasar fisika/basic konsep, kekuatan berasal dari > inersia, ataupun elektromagnetism, dlsb, secara umum penjelasannya kira-kira: > > 1. all things made of atoms (Richard Feynman), atau dalam arti yang lain maka > all things made of elementer particles > 2. setiap atoms, atau elementer particles ini saling berinteraksi akibat > mereka punya kekuatan sendiri dan ditarik oleh kekuatan atoms lainnya, atau > secara garis besar bisa saya analogikan bumi mempunyai gravitational force > yang berasal dari massa bumi itu sendiri, namun bumi bergerak secara revolusi > (mengitari matahari) akibat gravitational force massa bumi itu sendiri > berinteraksi dengan gravitational force matahari. Secara umum bisa ditarik > kesimpulan bahwasanya gerak merupakan implikasi dari interaksi (gabungan) > kekuatan inersia satu atom dan kekuatan inersia lainnya. Namun didalam konsep > fisika secara umum, tidak mungkin ada kekuatan/force apabila tidak berasal > dari partikel. So asal usul kekuatan didalam konsep fisika telah jelas, > bukanlah kekuatan supernatural personal God yang dipercayai oleh kaum agama. > > selanjutnya, lebih baik saya emosi dan marah-marah kalau orang gak tahu > konsep fisika secara umum dan menjelek-jelekan atheisme, itu hanya akan > terjadi kepada orang-orang tolol saja, lebih baik mereka baca dulu konsep > fisika terutama dari pakar-pakar seperti Albert Einstein, Richard Feynman, > dlsb, baru kalau belum jelas tentang fisika sebagai konsep alam semesta yang > natural, tanyakan kepada saya, saya akan jawab semampu saya, atau nanti saya > buat sesi sebuah video khusus penjelasan saya tentang fisika sebagai konsep > alam semesta yang natural. > > Memahami fisika sebagai konsep alam semesta yang natural juga sebenarnya > tidak mudah, kalau mudah, tentu saja banyak fisikawan di ITB sudah menjadi > atheis naturalis, tapi kenyataannya sampai level doktoral-pun saya lihat > mereka masih belum bisa memahami fisika sebagai sebuah konsep alam semesta > yang natural. Mereka saya lihat masih belum mampu memahami konsep fisika > secara holistik (bukan parsial), dan mencampuradukannya dengan konsep > agama/konsep supernatural. > > Di grup itu juga banyak penjelasan saya bahwasanya fisika-lah yang menjadi > konsep yang bisa didevelopment/dikembangkan, dari pengetahuan umum ke > pengetahuan lebih khusus atau detail, dan juga konsep yang applicable, > misalnya Albert Einstein mengembangkan classical mechanic dari Newton, dan > pengembangan-pengembangan ilmu fisika sangat memajukan pengetahuan, dan > teknologi secara aplikabel dan nyata. Tugas seorang fisikawan memang > development atau pengembangan, bukan dogmatis atau menerima mentah ilmu > fisika, namun ilmu fisika sebagai grondslag ilmu pengetahuan lainnya harus > selalu berkembang tiada henti. > > +++ > > Di grup Fis Media ada pertanyaan cukup berat, saya mencoba menjelaskan tugas > seorang Leader, yaitu membangun visi, dan tugas seorang PM yang managerial > birokratis daily, lalu saya ditanya oleh seseorang yang kira-kira sbb: > > 'Anda seorang atheis tulen, jika anda menjadi decision maker apakah anda akan > melarang agama?' > > saya jawab dengan tegas... > > 'saya tidak akan melarang agama sejauh agama tidak membodohkan umat, jika > agama mencerdaskan masyarakat maka akan saya dukung, tapi kalau agama menjadi > suatu pola pikir/mindset destruktif dan punya fakta implikasi membodohkan > umat, maka dengan tegas akan saya larang, dan akan saya perbolehkan lagi > apabila masyarakat sudah cerdas. Goal atau mimpi saya adalah membangun > masyarakat cerdas yang berbasis ilmu pengetahuan, teknologi, humanisme, art, > imajinasi, spiritual experience, bagaimanapun caranya akan saya lakukan' > > pertanyaan lanjutan: > > bagaimana membuat masyarakat cerdas? > > saya menjawab: 'perbaikan genetika, kemudian gizi (material yang kita input), > dan kebudayaan yang berkualitas' > > pertanyaan lanjutan: > > apa itu kebudayaan berkualitas? > > saya menjawab: 'kebudayaan berkualitas adalah kebudayaan yang berbasis > humanisme, art, spiritual experience, ilmu pengetahuan dan imajinasi, yang > pada prinsipnya mencerdaskan masyarakat atau improve SDM' > > Catatan: Seorang real leader pastilah disertai kemampuan membangun visi, > seperti halnya Lee Kuan Yew ketika di Skolkovo Moscow ditanya 'apa mimpi anda > (Lee) thd Singapore?' > > dan Lee Kuan Yew menjawab mimpinya adalah menjadikan Singapore sebagai > kosmopolitan yang mendunia. > > +++ > > Di grup Forlib, saya mencoba menjelaskan apa itu kecerdasan, > > 'kecerdasan kasta tertingginya ditempati oleh imajinasi, kemudian > kreativitas, dan problem solver' > > Imajinasilah yang selalu merubah dunia... > > Imajinasi bahan bakarnya adalah knowledge, imajinasi yang berkualitas berasal > dari kemampuan memahami knowledge yang berkualitas pula... > > ########### > > 5 Agustus 2012 > > @ws> > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
