Islam di Indonesia yang ribut2 masalah Rohingya hanyalah organisasi yang itu2 
juga seperti FPI cs yang juga majikannya MUI.  Padahal Muslimin dan Islam di 
Arab juga tidak ada yang pusing2 masalah Rohingya ini.  Jadi tujuannya itu cuma 
ngebantu kasih sumbangan saja, maksudnya Rohingya itu dijadikan alasan untuk 
tarik sumbangan masyarakat untuk kemudian uangnya dikantongin karena dizaman 
sekarang partai2 Islam sekelas FPI ini sedang rudin tidak punya uang buat 
lebaran.

Nantipun sehabis lebaran akan sepi lagi, gimana mau ngurusin Rohingya sedangkan 
urusan rumah tangga sendiri sedang berantakan, pusatnya Islam di Mecca dan 
Madina sedang terancam demonstrasi menentang pemerintahan, bahkan diseluruh 
negara2 Arab, Timur Tengah dan negara2 Islam sedang dilanda peperangan.  
Sementara itu situasi di Gaza dan Westbank makin mencekik, blokade sudah 
menyebabkan banyak jatuh korban2 kelaparan, korban2 penyakit yang tidak 
diobati, kenapa bukan Palestina dulu yang ditolong ?  Kenapa harus Rohingya ?

Jadi gunakanlah skala prioritas, gunakanlah akal yang rasional, tentukan agenda 
mana yang harus didulukan antara Palestina yang sedang sekarat, kelaparan, 
penyakit menular berjangkit, uang tidak ada, obat2an tidak ada, makanan tidak 
ada, wilayahnya terkurung tidak bisa keluar dan yang dari luar tidak bisa 
masuk, apakah harus dibelakangkan dibandingkan Rohingya yang bebas berpergian 
kemana sama yang sudah ditanggulangi UNHCR di camp2 pengungsian yang serba ada 
???

Kenapa Palestina dan Syria tidak diajukan dulu kepada UN agar banyak muslimin 
yang bisa diselamatkan ???  Di Syria, ribuan muslimin dibantai setiap harinya 
tanpa diberitakan, tanpa ditolong, dan sama sekali tidak diperhatikan.

Jadi mengelola bantuan untuk Rohingya tidak lain tujuannya adalah korupsi, 
mengumpulkan dana dari masyarakat dimana kontrolnya tidak bisa dilakukan.  
Tentu beda kalo bantuan untuk Palestina bisa dilacak oleh penerimanya.  Kalo 
anda diberi dana besar dengan pesan untuk diberikan kepada korban2 Rohingya di 
Myanmar, kemudian dana tsb anda tengteng langsung ke Myanmar, dan di Myanmar 
anda simpan uang tsb di bank di Myanmar, lalu anda ber-foto2 dengan orang2 
Rohingya diperbatasan dan kembali lagi ke Indonesia.  Lalu siapa yang bisa 
mengecheck uang yang anda laporkan sudah diberikan kepada orang2 Rohingya itu 
???  Kalopun mau dicheck, si pengechecknya ke Myanmar tidak akan diperbolehkan 
keperbatasan apalagi foto2 disana.  Lalu si pengecheck tanya kepada anda gimana 
bisa masuk keperbatasan karena ternyata dilarang, lalu anda karang cerita 
bohong bahwa anda dapat petunjuk Allah sehingga menemukan jalan tikus yang bisa 
membawa anda ke perbatasan dengan
 mengecoh tentara Myanmar.  Tentu cerita begini hanya bisa dipercaya oleh 
orang2 yang soleh, hanya bisa dipercaya oleh mereka yang betul2 mendalami Islam 
saja.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke