Jawabnya pasti, penembak ketujuh tentara Mesir pengawas perbatasan di Sinai, adalah Hamas. Namun Israel tetap mencari bukti2 lain akan keterlibatan Fatah-nya dibawah Abbas !!! Jawaban ini bisa di analisa dengan mengetahui latar belakangnya lebih dulu.
Meskipun sekarang kelihatannya perang modern berbeda dari perang zaman nabi2 dulu, tapi strategi, tujuan, dan taktik2 yang digunakan tetap sama, yang beda cuma teknologi alat2 pembunuhnya saja yang digunakan sekarang lebih canggih dari zaman dulu. Sekali lagi saya ingatkan filosofi perang dulu dan sekarang sama, yang kalah tidak mungkin bisa bangkit lagi selalu dijajah oleh yang menang hingga yang menang dikalahkan oleh yang lain bukan dikalahkan mereka yang dijajahnya dan bukan dikalahkan mereka yang sudah dikalahkannya dulu. Demikianlah kita kembali kepada perang 1967 yang hanya berlangsung 6 hari saja seluruh kekuatan negara2 Arab dibawah pemimpin perang Jendral Gamal Abdul Nasser akhirnya dibantai habis oleh Israel dan sebagian menyerah. Untuk jangan menimbulkan kebencian rakyat Arab, jendral Gamal Abdul Nasser dibunuh diam2 se-olah2 mati sakit alamiah di rumah sakit sama seperti matinya Sukarno. Tapi itu tidak penting karena cuma strategi untuk meredakan api dendam dan kebencian rakyat jelata saja. Jadi semua yang kalah kemudian dikendalikan oleh Israel, salah satunya lembah Sinai, dataran Golan, Gaza, lembah Bekaa, Westbank, dan lain2nya lagi semuanya berada dibawah pengawasan Israel. Masing2 negara Arab dilakukan reshuffle kabinet, presidennya diganti, jendralnya diganti yang kesemuanya adalah agen2 Israel itu sendiri. Setelah semua negara Arab yang kalah ini berhasil dikendalikan segalanya. Maka semua tempat2 strategis yang tadinya diduduki Israel diserahkan kembali dibawah sebuah perjanjian yang mengikat sepanjang masa. Antara lain adalah Sinai yang katanya sudah dikembalikan kepada Mesir, nyatanya belum dan tidak pernah. Jadi tentara Mesir yang menjaga di Sinai itu sebetulnya samaran dari tentara Israel sendiri, sedangkan penguasa Mesir cuma bertugas cuap2 saja se-olah2 memusuhi Israel... semua itu cuma strategi politik perang. Lembah dan dataran Sinai itu strategis, adalah benteng pertahanan Israel yang tangguh terutama untuk membendung serangan negara2 Arab dari segala penjuru. Oleh karena itu wilayah ini secara militer tidak boleh jatuh ketangan musuh Israel. Dibuatlah kerja sama yang diikat dengan perjanjian oleh Israel mengenai pengawasan oleh pasukan Mesir untuk mencegah penyusupan2 orang2 Arab ke Israel. Kalo benar2nya mana mau Arab Mesir bekerja sama dengan Israel musuh yang dibencinya. Tapi ini lain cerita, karena 1967 Mesir sudah jatuh ketangan Israel sama seperti jatuhnya Jepang ketangan Amerika usai perang dunia kedua. Jadi tentara Mesir yang menjaga di Sinai tidak lain adalah tentara Israel juga yang hanya diberi seragam baju tentara Mesir. Jadi, kalo ada serangan ala terorist terhadap ketujuh tentara Mesir yang berjaga di Sinai, jelas sipenyerangnya bukan Mossad, juga bukan tentara Israel tapi musuhnya. Makanya tidak aneh, belum lagi serangannya selesai, pasukan helicopter Israel sudah mendesing diatasnya, dan ada tiga penyerang (terorist) yang tertembak mati. Mayat ketiga penyerang ini pasti diselidiki secara ketat, apakah Abbas terlibat ??? Masalah Hamas dalam kasus ini tidak perlu diselidiki, karena Hamas ini memang musuh Israel jadi wajar kalo mendesign serangan ini. Yang tidak lazim dan tidak boleh terlibat justru Mahmud Abbas ini karena dia terikat perjanjian dengan Israel yang kalo dia khianati, tentu akan dibunuh oleh Israel dengan cara yang tersembunyi tentunya. Jadi enggak terlalu susah untuk membuktikan keterlibatan Abbas dalam kasus ini, karena pasukan Hamas sudah terkurung diblokade di Gaza sehingga kemungkinan kecil sekali bisa molos dan melakukan serangan diperbatasan. Bisa jadi Hamas ini bekerja sama dengan Abbas sehingga barulah cocok kesemua pasukannya yang ikut serta disini. Korban2 yang ditembak Israel bisa digunakan jadi petunjuk siapa2 pelaku dibelakangnya. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
