Rabu, 24/08/2005 13:41WIB Amien ingatkan adanya agenda negara besar di Aceh-Papua
JAKARTA (Antara): Mantan Ketua MPR Amien Rais meminta pemerintah berhati-hati terhadap agenda negara-negara besar di Nanggroe Aceh Darussalam (NAD) dan Papua, karena Indonesia adalah negara besar yang kaya sumber daya alam. `Negara besar yang punya kepentingan dan strategi global dapat menjadikan kita `panggung` permainan mereka,` katanya usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Kantor Presiden, Jakarta, hari ini. Amien meminta pemerintah mewaspadai era globalisasi tersebut. Saat ini, katanya, ada beberapa `panggung` yang menjadi permainan negara besar seperti Timur Tengah atau Asia Tenggara. Indonesia adalah negara besar dan mempunyai kekayaan alam yang besar pula, sehingga tentu menjadi sorotan negara besar. `Sehingga, yang terjadi di Tanah Rencong dan Papua jangan dilepaskan dari perkembangan global seperti itu,` katanya. Amien meminta, pemerintah tidak menganggap enteng permasalahan yang terjadi di NAD dan Papua tersebut. Sebagai contoh, negara besar seperti Uni Soviet bisa bubar, demikian pula Yugoslavia yang merupakan negara Eropa Timur yang kuat dan makmur juga runtuh. Indonesia, lanjutnya, setelah kehilangan Timor Timur serta Sipadan dan Ligitan hendaknya jangan sampai kehilangan daerah lainnya. `Aceh dan Papua harus diperhatikan sungguh-sunguh,` katanya. Mengenai penandatanganan nota kesepahaman (MoU) RI dengan GAM, Amien mengatakan, jika hal itu diibaratkan pertandingan tinju, maka GAM sudah menang angka telak di ronde kedua. Untuk itu, lanjutnya, Indonesia harus merebut akhir ronde kedua itu dengan angka yang besar. Ia mengatakan, penandatangan MoU itu terkesan tergesa-gesa karena mengejar target selesai sebelum tanggal 17 Agustus. Namun demikian, ia meminta DPR tidak melakukan interpelasi, karena akan menambah ruwet permasalahan. Amein mengatakan, dirinya berpikir positif bahwa MoU itu merupakan niat baik termasuk GAM, sehingga yang terjadi adalah hasil yang saling menguntungkan. Ia juga kaget dengan isi MoU, karena semula dirinya mengira hanya masalah penarikan pasukan, pengumpulan senjata dan pemberian amnesti, namun ternyata isinya jauh lebih luas termasuk politik, keamanan, dan ekonomi. Mengenai masalah di Papua, Amien mengatakan, sejumlah pihak beranggapan Pemerintah dan Kongres AS berseberangan dalam masalah Papua. Namun, menurut dia, hal itu tidak benar. Pemerintah dan Kongres AS itu hanya berbeda nuansanya saja, tapi fundamental sikapnya tetap sama. `Sehingga, jangan menganggap hanya beberapa anggota Kongres (yang ingin Papua merdeka), sementara Pemerintah AS (dianggap) mendukung integritas Indonesia. Ini tidak bijak,` katanya. http://www.bisnis.com/servlet/page?_pageid=196&_dad=portal30&_schema=PORTAL30&p_topik=W20&p_prev=386038 ------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> <font face=arial size=-1><a href="http://us.ard.yahoo.com/SIG=12hqc1ocm/M=362335.6886444.7839734.2575449/D=groups/S=1705796846:TM/Y=YAHOO/EXP=1124897576/A=2894362/R=0/SIG=138c78jl6/*http://www.networkforgood.org/topics/arts_culture/?source=YAHOO&cmpgn=GRP&RTP=http://groups.yahoo.com/">What would our lives be like without music, dance, and theater?Donate or volunteer in the arts today at Network for Good</a>.</font> --------------------------------------------------------------------~-> Post message: [EMAIL PROTECTED] Subscribe : [EMAIL PROTECTED] Unsubscribe : [EMAIL PROTECTED] List owner : [EMAIL PROTECTED] Homepage : http://proletar.8m.com/ Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
