Ciri khas Islam memang goblok hingga memuja Muhammad dengan dosa dosa
membunuh dan pedofil

---------- Forwarded message ----------
From: beatrix <[email protected]>
Date: 2012/8/8
Subject: Re: [islam-kristen] Re: [Fwd: [GMat] sepuluh alasan untuk percaya
alkitab]
To: "[email protected]" <[email protected]>


**


Setuju bung Benaya..
saya cuma agak heran aja, teman2 muslim sebegitunya memuja Muhammad smpe2
dosa yg dilakukan beliaupun di teladani.. klo org kristen gak gitu.. mau
nabi atau rasul atau apapun, dosa ya ttap dosa.. itu aja sebenarnya yg aku
mau mereka lihat di dalam kebenaran.. kita doain sama2 supaya mata rohani
mreka terbuka..

On 7 Agt 2012, at 23:40, [email protected] wrote:



Dear Beatrix
Semenjak saya ikut milis ini, Bung Tawang sangat sulit sekali unt mengerti
sudut pandang pendapat2 yg berbeda dg beliau. Saya agak bertanya2,bgmnkah
kehidupan beliau setiap hari ya? Bgmn perasaan anak dan istri selama hidup
dg beliau? Mudah2an tdk sekaku dimilis ini ya.
Namun demikian,sekuat dan setangguh apa pun alasan yg kita
kemukakan,apabila Rohullah tidak bekerja dihati,maka sia2lah daya upaya
kita. Kita harus jg berdoa agar kiranya Rohullah turun ke hati beliau2 agar
kiranya Almasih dpt dikenal oleh beliau2 ini. Kita pun jg kiranya
diteguhkan agar menghasilkan buah Roh,krn ingat,dr buahnyalah pohon itu
dinilai.

Selamat berdoa
Powered by Telkomsel BlackBerry®
------------------------------
*From: * beatrix <[email protected]>
*Sender: * [email protected]
*Date: *Mon, 6 Aug 2012 10:52:31 +0700
*To: *[email protected]<[email protected]>
*ReplyTo: * [email protected]
*Subject: *Re: [islam-kristen] Re: [Fwd: [GMat] sepuluh alasan untuk
percaya alkitab]



pak talawangun, sperti udh di bilangin, Alkitab itu jujur ceritain semua
kejadian, gak ada yg ditutup2in, and klo anda bilang Yesus nnti ketularan
sifat mbahnya, ikut2an dosa, klo gitu anda gk percaya Quran yg bilang hanya
Isa satu2nya manusia yg gk pernah berbuat dosa selama dia hidup didunia..
 kami org kristen tau semua nabi perjanjian lama yg pernah berbut dosa, n
itu di buka n di tulis dengan jujur oleh alkitan bukan utk kami teladani
dosanya ttapi supaya kmi blajar n juga lihat bgaimana Allah berbelas
kasihan kpada umatNya.. si Daud ngintip org mandi, kmi diajar gk boleh
melakukan dosa yg sama.. bukan seperti kalian krn nabi pubya bnyak bini,
kalian juga hrus teladani yg sama.. sesat itu namanya... Tuhan kmi gk akan
nurunin wahyu utk membenarkan perbuatan Daud.. harap anda paham ya...

On 6 Agt 2012, at 05:38, "Tawangalun" <[email protected]> wrote:



Kritikan saya thd Alkitab yg merupakan Kitab petunjuk yg mestinya isinya
tokoh2 yg bisa diteladani,kok yg ada justru kabeh Nabi pernah
selingkuh,Luth ngentu dua putrinya.Daud mbahe messias ngintip wong
mandi,karena dia naksir berat Urya suaminya dikirim kegaris depan ben
mati,setelah mati jandane dilungsur oleh mbahe Yesus tadi.Padahal kan ada
pepatah:Kacang mongso ninggal lanjaran.Artinya Messias yo akan kecipratan
sifat2 mbahe yg sukak ngintip wong adus tadi.
La jaman sekarang aja masih banyak orang biasa yg gak pernah nghamili
putrinya,la itu Luth Nabi tur jaman dulu kok dua putrinya digado.
Makane benar kata Nabi saya bahwa Torat Injil wis dipalsu.Dan diakui
sendiri oleh Robert Funk yg bilang:hanya ada 18% yg Firman Yesus dalam
Injil.

Shalom,
Tawangalun.

--- In [email protected], Omega <omega.post1@...> wrote:
>
>
>
> >
> > From: Indriatmo Atmo
> >
> >
> >
> >
> > SEPULUH ALASAN UNTUK PERCAYA ALKITAB
> >
> >
> >
> > Catatan: Berikut ini fakta penting mengenai Alkitab sebagai firman
> > Allah yang sejati. Kiranya melalui fakta-fakta ini, Roh Kudus menolong
> > kita untuk semakin memercayai isi firman-Nya dalam Alkitab dan
> > sungguh-sungguh memberitakan apa yang ada di dalamnya kepada
> > orang-orang yang Tuhan pertemukan dengan kita.
> >
> >
> >
> > 1. Kejujurannya
> >
> > Alkitab sungguh jujur. Alkitab memperlihatkan Yakub, bapak dari
> > "bangsa pilihan", sebagai seorang penipu. Alkitab juga menggambarkan
> > Musa, sang pemberi Hukum Taurat, sebagai seorang pemimpin yang merasa
> > tidak aman dan keras kepala, yang dalam usaha pertamanya untuk
> > menolong bangsanya sendiri, membunuh seorang laki-laki dan kemudian
> > lari menyelamatkan diri ke padang gurun. Alkitab menggambarkan Daud
> > bukan hanya sebagai raja yang paling dikasihi, panglima perang dan
> > pemimpin rohani, tetapi juga sebagai orang yang mengambil istri orang
> > lain dan kemudian, untuk menutupi dosanya, bersekongkol untuk membunuh
> > sang suami. Pada satu sisi, Kitab Suci pernah menilai bahwa umat
> > Allah, bangsa Israel, begitu buruk, sehingga Sodom dan Gomora tampak
> > baik bila dibandingkan dengan mereka (Yehezkiel 16:46-52). Alkitab
> > memperlihatkan bahwa sifat alamiah manusia memusuhi Allah. Alkitab
> > memprediksikan masa depan yang penuh dengan masalah. Alkitab
> > mengajarkan bahwa jalan ke Surga sempit dan jalan ke Neraka lebar.
> > Jelaslah, Kitab Suci ini tidak ditulis untuk mereka yang hanya
> > menginginkan jawaban sederhana atau pandangan terhadap agama dan
> > manusia yang ringan dan serba optimis.
> >
> > 2. Ketahanannya
> >
> > Ketika negara Israel yang modern muncul kembali setelah ribuan tahun
> > orang Israel tercerai-berai, seorang gembala Beduin menemukan satu
> > dari harta karun arkeologis yang paling penting di zaman ini. Dalam
> > sebuah gua di tepi Barat Daya Laut Mati, di dalam sebuah buli-buli
> > yang pecah, ditemukan dokumen-dokumen yang telah disembunyikan selama
> > dua ribu tahun. Temuan-temuan tambahan menghasilkan salinan-salinan
> > naskah yang umurnya seribu tahun lebih tua dari salinan-salinan tertua
> > yang ditemukannya sebelumnya. Satu dari yang paling penting adalah
> > salinan kitab Yesaya. Isinya ternyata sama dengan kitab Yesaya yang
> > ada di Alkitab kita. Gulungan-gulungan naskah Laut Mati itu muncul
> > dari debu bagaikan jabatan tangan yang bersifat simbol untuk
> > mengucapkan selamat datang kepada bangsa Israel yang baru kembali ke
> > tanah airnya. Gulungan-gulungan itu, menyingkirkan pendapat dari
> > sebagian orang yang mengatakan bahwa Alkitab yang asli sudah hilang
> > ditelan waktu dan sudah rusak.
> >
> > 3. Pernyataannya Mengenai Dirinya Sendiri
> >
> > Apa yang dikatakan Alkitab tentang dirinya sendiri adalah hal yang
> > penting untuk diketahui. Jika para penulis Kitab Suci sendiri tidak
> > pernah mengklaim bahwa mereka berbicara bagi Allah, tentunya kita
> > berbuat lancang jika kita membuat klaim itu bagi mereka. Mungkin kita
> > juga akan menghadapi persoalan lain. Kita mungkin akan menghadapi
> > sejumlah misteri yang tidak terpecahkan, yang terkandung di dalam
> > tulisan yang bersifat historis dan etis. Dan kita tidak akan memunyai
> > sebuah buku yang telah mengilhami munculnya Sinagoge dan gereja yang
> > tidak terhitung jumlahnya di seluruh dunia. Suatu Alkitab yang tidak
> > mengklaim bahwa ia berbicara atas nama Allah tentunya tidak akan
> > menjadi fondasi bagi iman ratusan juta orang Yahudi dan Kristen (2
> > Petrus 1:16-21). Namun, dengan didukung oleh bukti dan argumentasi
> > yang cukup, para penulis Alkitab telah mengklaim bahwa mereka diilhami
> > oleh Allah. Berhubung jutaan orang telah mempertaruhkan kehidupan
> > mereka saat ini dan saat kekekalan pada klaim-klaim itu, Alkitab
> > bukanlah buku yang baik jika para penulisnya berbohong secara
> > konsisten tentang sumber informasi mereka.
> >
> > 4. Mukjizatnya
> >
> > Peristiwa keluarnya Israel dari Mesir memberikan dasar historis untuk
> > memercayai bahwa Allah telah menyatakan diri-Nya sendiri kepada
> > Israel. Seandainya Laut Merah tidak terbelah sebagaimana yang
> > diceritakan Musa, Perjanjian Lama kehilangan otoritasnya untuk
> > berbicara atas nama Allah. Demikian pula, Perjanjian Baru juga
> > bergantung pada mukjizat. Seandainya, Yesus secara badani tidak
> > bangkit dari kematian, Rasul Paulus mengatakan bahwa iman Kristen
> > didirikan di atas kebohongan (1 Korintus 15:14-17). Untuk
> > memperlihatkan kredibilitasnya, Perjanjian Baru menyebutkan
> > saksi-saksinya, dan ini dilakukannya di dalam kerangka waktu yang
> > memungkinkan klaim-klaim itu diuji kebenarannya (1 Korintus 15:1-8).
> > Banyak dari para saksi itu akhirnya mati sebagai martir, bukan untuk
> > membela keyakinan moral atau rohani yang abstrak, tetapi untuk klaim
> > mereka bahwa Yesus telah bangkit dari kematian. Memang mati sebagai
> > martir bukan hal yang aneh, namun tetaplah penting untuk menyadari apa
> > yang menyebabkan mereka rela kehilangan nyawanya. Banyak orang rela
> > mati untuk sesuatu yang mereka percaya sebagai kebenaran. Dan tidak
> > ada yang rela mati untuk sesuatu yang mereka tahu sebagai kebohongan.
> >
> > 5. Kesatuannya
> >
> > Empat puluh pengarang yang berbeda menulis 66 kitab dalam Alkitab
> > selama lebih dari 1.600 tahun. Empat ratus tahun yang hening
> > memisahkan 39 kitab Perjanjian Baru. Namun demikian, dari Kejadian
> > sampai Wahyu, semua kitab menceritakan satu cerita yang utuh.
> > Bersama-sama mereka memberikan jawaban yang konsisten terhadap
> > pertanyaan-pertanyaan terpenting yang dapat kita tanyakan: Mengapa
> > kita di sini? Bagaimana kita dapat mengatasi rasa takut? Bagaimana
> > kita dapat berhasil? Bagaimana kita bisa bangkit dari keadaan kita
> > yang buruk dan tetap berpengharapan? Bagaimana kita dapat berdamai
> > dengan Pencipta kita? Jawaban-jawaban Alkitab yang konsisten terhadap
> > pertanyaan-pertanyaan ini, memperlihatkan bahwa Kitab Suci bukanlah
> > banyak buku melainkan satu buku.
> >
> > 6. Keakuratannya dari Segi Sejarah dan Geografi
> >
> > Selama berabad-abad, banyak orang meragukan keakuratan Alkitab dari
> > segi sejarah dan geografi. Namun, para arkeolog modern berulang-ulang
> > telah menggali dan menemukan bukti mengenai orang-orang,
> > tempat-tempat, dan kebudayaan-kebudayaan yang digambarkan dalam Kitab
> > Suci. Dari waktu ke waktu, deskripsi dalam Alkitab telah dibuktikan
> > sebagai catatan yang lebih dapat diandalkan daripada spekulasi para
> > ahli. Turis masa kini yang mengunjungi museum dan tempat-tempat yang
> > dilukiskan di Alkitab, mau tak mau sangat terkesan dengan latar
> > belakang geografis dan historis dari teks Alkitab yang ternyata
> > nyata.
> >
> > 7. Rekomendasi dari Kristus
> >
> > Banyak orang telah mengatakan hal yang baik mengenai Alkitab, tetapi
> > tidak ada yang memberi rekomendasi sekuat yang diberikan Yesus dari
> > Nazaret. Ia merekomendasikan Alkitab bukan hanya dengan ucapan-Nya,
> > tetapi juga dengan kehidupan-Nya. Pada saat-saat pencobaan-Nya,
> > pengajaran di hadapan orang banyak, dan penderitaan-Nya, Yesus dengan
> > jelas memperlihatkan bahwa Ia memercayai Kitab Suci Perjanjian Lama
> > lebih dari sekadar tradisi nasional (Matius 4:1-11, 5:17-19). Yesus
> > percaya bahwa Alkitab adalah buku tentang diri-Nya sendiri. Kepada
> > orang-orang senegeri-Nya, Ia berkata, "Kamu menyelidiki Kitab-kitab
> > Suci, sebab kamu menyangka bahwa olehnya kamu mempunyai hidup yang
> > kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang
> > Aku, namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup
> > itu." (Yohanes 5:39-40)
> >
> > 8. Keakuratan Ramalannya
> >
> > Dari zaman Musa, Alkitab telah meramalkan peristiwa-peristiwa yang tak
> > seorang pun ingin memercayainya. Sebelum Israel masuk ke Tanah
> > Perjanjian, Musa meramalkan bahwa Israel akan tidak setia, bahwa
> > Israel akan kehilangan tanah yang Allah berikan kepadanya, dan bahwa
> > Israel akan tercerai-berai ke seluruh dunia, dikumpulkan kembali, dan
> > kemudian dibangun kembali (Ulangan 28-31). Pusat dari ramalan
> > Perjanjian Lama adalah janji tentang Mesias yang akan menyelamatkan
> > umat Allah dari dosa-dosa mereka, dan pada akhirnya membawa
> > penghakiman dan kedamaian bagi seluruh dunia.
> >
> > 9. Keberlangsungannya
> >
> > Kitab-kitab Musa ditulis 500 tahun sebelum kitab-kitab Hindu yang
> > paling awal. Musa menulis kitab Kejadian 2.000 tahun. Selama masa yang
> > panjang itu, tak ada buku yang dikasihi atau dibenci seperti Alkitab.
> > Tak ada buku yang secara konsisten telah dibeli, dipelajari, dan
> > dikutip seperti Alkitab. Sementara jutaan judul-judul lain muncul dan
> > tenggelam, Alkitab tetap merupakan buku yang menjadi ukuran bagi
> > buku-buku lain. Sekalipun sering diabaikan oleh orang yang merasa tak
> > nyaman dengan ajaran-ajarannya, Alkitab tetap merupakan buku utama
> > dari peradaban Barat.
> >
> > 10. Kuasanya untuk Mengubah Hidup Manusia
> >
> > Orang yang tidak percaya sering menunjuk kepada mereka yang mengatakan
> > bahwa mereka percaya Alkitab, tetapi hidupnya tidak berubah. Tetapi
> > sejarah juga ditandai oleh mereka yang kehidupannya menjadi lebih baik
> > oleh karena buku ini. Sepuluh Perintah Allah telah menjadi sumber
> > pengarahan moral bagi banyak orang yang tak terhitung jumlahnya.
> > Mazmur-mazmur Daud telah memberikan kekuatan pada waktu kesulitan dan
> > kehilangan. Khotbah Yesus di Bukit telah menjadi obat bagi jutaan
> > orang, untuk mengatasi kesombongan dan sikap legalisme. Uraian Paulus
> > mengenai Kasih di 1 Korintus 13 telah banyak melunakkan hati yang
> > sedang marah. Perubahan hidup dari orang-orang seperti Rasul Paulus,
> > Agustinus, Martin Luther, John Newton, Leo Tolstoy, dan C.S. Lewis
> > menunjukkan perubahan yang dapat dilakukan Alkitab. Bahkan satu bangsa
> > atau suku seperti Celtic di Irlandia, Viking yang liar di Norwegia,
> > atau Indian Auka di Equador, telah diubah oleh firman Allah dan
> > kehidupan serta karya Yesus Kristus yang tak terbandingkan.
> >
> > Anda tidak sendirian jika Anda masih meragukan Alkitab. Alkitab, sama
> > seperti dunia di sekitar kita, memang mengandung unsur-unsur misteri.
> > Namun demikian, jika Alkitab benar-benar seperti yang dikatakannya,
> > Anda tidak perlu memilah-milah sendiri bukti-bukti yang ada. Yesus
> > justru menjanjikan pertolongan ilahi bagi mereka yang ingin mengenal
> > kebenaran tentang diri-Nya dan ajaran-Nya. Sebagai tokoh utama dari
> > Perjanjian Baru, Yesus berkata, "Barangsiapa mau melakukan kehendak
> > Allah, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah aku
> > berkata-kata dari diri-Ku sendiri." (Yohanes 7:17)
> >
> > Satu kunci penting untuk mengerti Alkitab adalah bahwa Alkitab tidak
> > pernah bermaksud untuk menarik kita kepada dirinya sendiri. Setiap
> > prinsip di dalam Alkitab memperlihatkan kebutuhan kita akan
> > pengampunan, yang disediakan Kristus bagi kita. Alkitab
> > memperlihatkan, mengapa kita perlu membiarkan Roh Kudus hidup melalui
> > kita. Untuk hubungan yang seperti inilah Alkitab diberikan kepada
> > kita.
> >
> > (Diambil dari:/ Nama situs: Sejarah Alkitab Indonesia/ Alamat URL:
> >
http://sejarah.sabda.org/artikel/sepuluh_alasan_untuk_percaya_alkitab.htm/Judul
asli artikel: 10 Alasan untuk Percaya Alkitab)
> >
> > * * * * *
> >
> > Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil
> > adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya,
> > pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani. (Roma 1:16)
> >
> >
> >
>

 =

  �L��M 8�D<�?\t�-$� �DC�

 


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke