Ayat Quran yang sering dipakai umat Islam untuk membela bahwa Allah tidak mengajarkan pembunuhan ternyata hanya saduran dari kitab Yahudi;
Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (QS 5:32) Ayat diatas dicontek dari Mishnah, Sanhedrin 4: 5 Karena alasan ini, manusia [yaitu yang pertama] diciptakan sendiri untuk mengajar bahwa siapapun menghancurkan hidup sesorang seolah-olah ia telah membinasakan keseluruhan alam semesta, dan siapapun menyelamatkan jiwa seseorang seolah-olah ia telah menyelamatkan keseluruhan alam semesta. Lagipula [manusia yang pertama diciptakan sendiri] demi damai antar manusia, sehingga tak seorangpun bisa berkata kepada yang lain, Nenek moyang ku adalah lebih besar dari nenek moyangmu [Namun untuk alasan lain] adalah untuk memproklamirkan kebesaran Yang Maha Kudus, Dia lah yang memberkati Hampir semua aturan moral dalam Quran diambil Muhammad dari kitab2 Yahudi, Taurat dan Injil. Diuraikan beberapa diantaranya; Anak2 tidak perlu menuruti nasehat orangtuanya jika orang tua mereka menginginkan sang anak untuk melakukan kejahatan. Ini terdapat di Jebhamoth 6 dan di QS 29:8. Aturan makan, minum dan berhubungan seks saat puasa di bulan Ramadhan, QS 2:187 diambil dari Mishnah Berachoth 1:2. QS 4:46 menyatakan bahwa Muslim tidak boleh sembahyang jika mereka mabuk, habis buang air besar, atau menyentuh wanita. Larangan2 yang sama bisa dilihat di Berachoth 31:2 dan 111:4 dan Erubin 64. Shalat dapat dilakukan pada saat berdiri, berjalan atau bahkan sedang mengendarai. Hal ini tertulis di Berachoth 10 dan dipinjam Muhammad di Q 2:239, 3:39 dan 10:89. Ketaatan melakukan ibadah tidaklah mutlak jika dalam keadaan terjepit, dan hal ini tidak dianggap dosa. Pesan ini tercantum di Mishnah Berchoth 4:4 dan QS 4:102 Aturan wudhu di QS 5:6 dijiplak dari Berachoth 46 Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah, dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan, lalu kamu tidak memperoleh air, maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih); sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nimat-Nya bagimu, supaya kamu bersyukur. (QS 5:6) Di QS 5:6 tercantum bahwa jika tidak ada air hendaklah bersihkan diri dengan tanah. Talmud Berachoth 46 juga menyatakan bahwa orang dapat membersihkan diri dengan tanah. QS 17:110 menyatakan bahwa sembahyang tidak boleh dilakukan dengan suara yang keras. Aturan yang sama tercantum di Berachoth 31:2. QS 2:228 menetapkan masa tunggu selama 3 bulan sebelum wanita yang baru bercerai dapat menikah lagi. Misha Jabhamoth 4:10 menyatakan hukum yang persis sama. Hukum nikah di QS 2:221 serupa dengan Talmud Kethuboth 40:1. Baik Islam maupun Yudaisme menuntut wanita untuk menyusui bayinya sampai usia 2 tahun. Ini tertera di QS 31:14, 2:233 dan di Kethuboth 60:1. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
