Ref: Acara TV Indonesia tidak bikin pintar, tentu ada maksudnya sesuai politik 
rezim berkuasa. Salah satu unsur dalam politik ini adalah pembodohan masal yang 
bertujuan agar rakyat bisa mudah dimanipulasi dan dikerahkan sesuai kehendak 
demi kepentingan kaum berkuasa. 

http://malesbanget.com/2012/08/kenapa-acara-tv-indonesia-gak-bikin-pinter/#ixzz23UsspUEE
August 6, 2012 74 
Kenapa Acara TV Indonesia Gak Bikin Pinter
Shortlink: http://mlsbgt.de/ODEjOI 

Televisi, atau yang biasa disebut dengan TV merupakan media digital yang mudah 
diakses oleh siapapun. Hanya dengan mengetahui cara menyalakan TV, seseorang 
bisa langsung menerima informasi-informasi yang ditawarkan oleh saluran-saluran 
yang tersedia (harus ada yang bisa masang antena juga sih). Nah tapi kemudahan 
untuk mengakses TV ini nggak melulu baik lho ternyata! Banyak informasi gak 
mutu yang terus-terusan membombardir penonton. Gak bikin pinter gitu deh. Nih 
contoh-contoh permasalahan di TV Indonesia yang gak bikin penontonnya pinter.

1. Yang Cantik/Ganteng Hidupnya Enak
Sejak dimulainya acara-acara komedi di TV, apapun formatnya, di situ kita 
selalu melihat bahwa yang mukanya minus selalu diceng-cengin melulu dan yang 
tampangnya bagusan tidak pernah jadi bahan ledekan. Semakin kesini, 
bercandaannya semakin murah, misalnya yang tampangnya minus digebukin pake 
gabus gitu. Nah lagi-lagi yang ganteng atau cantik nggak kena gebuk. Biasanya 
sih mereka gak lucu dan bener-bener jadi pemanis acara doang. Kejadian ini 
tidak benar, saudara-saudara. Di dunia perledekan, semua orang harusnya kena 
ledek!

2. Kekerasan Boleh Diekspos, Kasih Sayang Tidak
Kalo nonton berita, kejadian-kejadian brutal seperti orang dipukulin, ditusuk 
atau dibacok itu cuma disensor sebagian. Kalo istilah kerennya, di-pixelate. 
Tapi giliran dalam film ada adegan di mana suami-istri yang sudah puluhan tahun 
bersama mau ciuman, sensornya bukan cuma di-pixelate, tapi dipotong seluruh 
scene. Alasannya standar, takut anak kecil nonton adegan ‘dewasa’. Lah terus 
anak kecil boleh gitu nonton orang ditusuk?

3. Seniman Itu Pasti Kucel
Masuk ke ranah infotaiment. Bintang film/sinetron Indonesia pasti akan dilabeli 
dengan sebutan “artis”. Begitu juga dengan penyanyi, pemain band pop, pokoknya 
yang tongkrongannya enak dilihat itu dianggap pantas menyandang gelar “artis”. 
Nah nanti giliran orang yang bergerak di dunia seni macam pelukis, pemahat, 
penyair yang notabene suka berdandan dengan selera mereka sendiri dan tidak 
memikirkan pendapat orang lain disebutnya “seniman”. Padahal ya sebenernya 
Artist itu artinya Seniman. Ya gak sih? Ini sungguh membuat penonton jadi salah 
kaprah.

4. Menjual Kemiskinan
Dengan format reality show, banyak acara yang bermunculan dengan menjual 
kemiskinan. Memang bener, masyarakat kita tuh harus mengurangi kesenjangan 
sosial dan harus membuka mata bahwa masih banyak orang yang hidup dibawah garis 
kemiskinan. Tapi kalau mau bantu orang mah bantu aja, nggak usah sampai 
diikutin kehidupannya selama seminggu, diekspose kemudian baru dibantu. Siapa 
tau kehadiran TV crew di rumah orang yang di ekspose ini justru menganggu dan 
apa yang dibilang sebagai ‘bantuan’ ini bisa jadi malah menimbulkan masalah 
baru dalam hidup mereka. Selain itu masalah kemiskinan ini juga masih jadi 
andalan buat acara-acara mencari bakat gitu. Pokoknya kalo yang ikutan acara 
pencarian bakat ini miskin dan hidupnya kasian, pasti itu diekspos banget 
dengan harapan orang-orang jadi kasian sama dia trus pada SMS premium deh. 
Padahal gak selamanya acara-acara ini beneran membantu orang-orang miskin 
tersebut lho.

5. Hidupnya Anang Itu Penting Banget
Anang inilah, Anang itulah, kayaknya kita semua tau lah ya apa aja yang terjadi 
dalam hidup Anang sekeluarga selama satu tahun belakangan ini.

Kalo acara TV lokal favorit kamu apa nih? Share yuk di comment box!


Sumber: 
http://malesbanget.com/2012/08/kenapa-acara-tv-indonesia-gak-bikin-pinter/#ixzz23bgDizxY
 
Copyright Malesbanget.com 2011 
Under Creative Commons License: Attribution Non-Commercial No Derivatives


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke