Ref: Kalau begitu para petinggi negara dan agama yang suka bohong di NKRI, 
kehidupan mereka tidak sehat, jantung mereka sering berdebuk berdebak dan oleh 
sebab itu perlu sering dicheck up atau berobat di luarnegeri.


http://wolipop.detik.com/read/2012/08/15/182942/1992549/1135/ingin-hidup-sehat-jangan-berbohong?w992201835
abu, 15/08/2012 18:29 WIB
Ingin Hidup Sehat? Jangan Berbohong!
Victrin Christy - wolipop


Jakarta - Banyak orang yang mulai mengurangi makan danging, perbanyak minum air 
mineral dan rajin berolahraga demi mendapatkan hiup sehat. Namun ada satu hal 
lagi yang perlu dilakukan, yaitu kurangi kebiasaan berbohong.

Seorang peneliti Notre Dame yang juga berprofesi sebagai psikiater, Anita Kelly 
beranggapan bahwa tingkat kejujuran seseorang memiliki manfaat besar bagi 
kesehatannya. Kesimpulan itu diambil berdasarkan penelitian yang pernah ia 
lakukan sebelumnya.

Penelitian yang diberi nama 'Science of Honesty' menemukan fakta bahwa 
rata-rata orang Amerika melakukan 11 kebohongan dalam seminggu. Dan hal itu 
membuat mereka memiliki beberapa gangguan kesehatan.

Untuk membuktikannya, Kelly pun melakukan penelitian kepada 110 orang dari 
berbagai kalangan yang usianya berkisar antara 18 sampai 71 tahun. Peserta di 
bagi kedalam dua kelompok besar, kolompok pertama diberi ketentuan untuk tidak 
berbohong selama 10 minggu. Sedangkan kolompok kedua tidak diberi instruksi 
apapun.

Kemudian responden tersebut datang ke laboratorium setiap minggunya untuk 
mengisi lembar kuisioner berisi tentang kesehatan mereka. Kuesioner itu 
merupakan tes polygraph. Tes yang merekam respon seseorang ketika diberi 
pertanyaan, dan berguna untuk menilai jumlah kebohongan.

Hasilnya seperti yang telah diduga sebelumnya. Separuh peserta yang jujur 
selama 10 minggu diklaim lebih sehat dari mereka yang berbohong. Para peserta 
yang berbohong seringkali mengeluh sakit kepala, sakit tenggorokan, ketegangan, 
kecemasan, dan gangguan kesehatan lainnya. Di akhir penelitian Kelly mencatat 
ada beberapa peserta menyadari hal tersebut dan merekapun mulai berhenti 
melakukan kebohongan. 

"Saya pikir berbohong dapat menyebabkan stress untuk banyak orang, bahkan 
banyak dari mereka yang sampai depresi karena kecemasannya", ujar dr. Bryan 
Bruno, kepala departemen psikiatri Lenox Hill Hospital di New York City, 
Amerika Serikat.

(eya/kik)

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke