Dalam AlQuran jelas dituliskan bahwa penyembah berhala harus dibantai musnah dari muka bumi ini, dan semua patung2nya harus dihancurkan. Jadi kata2 ini merupakan pernyataan alQuran yang dijadikan kewajiban setiap muslimin. Tetapi karena begitu banyaknya bukti2 arkeologist yang membuktikan bahwa pernyataan2 dalam AlQuran ternyata tidak benar, maka seharusnyalah Semua penyembah berhala beserta patung2nya dilindungi. Karena kepercayaan mereka tidak mengganggu maupun merusak kepercayaan anda terhadap Islam.
JADI Menyebarkan kepercayaan Islam harus dilakukan melalui kompetisi bukan dengan perang, ancaman, teror2, maupun pemaksaan2 secara tersembunyi atau terang2an. Kalah dalam berkompetisi jangan dianggap harus dimenangkan melalui perang dan teror. HAM sudah tegas dan jelas melarang mem-bedakan manusia atas dasar agamanya, juga melarang mem-bedakan manusia dari keimanannya. HAM melindungi semua umat yang beragama atau tidak beragama tanpa mem-beda2kannya kepercayaannya, ras-nya, gender-nya maupun agamanya. Jadi Islam dan Syariah Islam yang mem-beda2kan manusia dari agama dan keimanannya jadi bertentangan dengan HAM, sehingga Islam dan Syariahnya merupakan agama yang melanggar HAM. Syariah Islam yang menempatkan muslimin sebagai manusia yang lebih mulia dari yang bukan muslim dan merendahkan mereka yang bukan Islam jadi se-rendah2nya binatang yang darahnya halal ditumpahkan, adalah ajaran yang salah, ajaran yang melanggar HAM, dan ajaran yang HARUS DILARANG UNTUK DIPRAKTEKKAN DIMUKA BUMI INI. Dunia dan alam semesta ini adalah milik bersama, bukan milik mutlak hanya kaum muslimin dan Allahnya. Jadi Syariah Islam yang menyatakan bahwa dunia dan alam semesta ini milik Allah dan kaum muslimin adalah ajaran yang menyesatkan. > Abbas Amin <abas_amin08@...> wrote: > AA komentar : Apakah Bukti ini MUTLAK ! > Bahwa memang jaman itu begini begitu !? > apa hanya kesimpulan yang dipaksakaan !? Jawabannya tergantung anda sendiri, apakah anda percaya bahwa Islam dan Quran itu mutlak ??? Bukti arkeology hanya membantah pernyataan apa yang dikatakan dalam Islam dan Quran, masalah mutlak tidaknya bukanlah kesimpulan melainkan keimanan anda itu sendiri. Bagi yang bukan Islam, maka bukti arkeology merupakan kenyataan atau realitasnya yang tidak membutuhkan tambahan kata mutlak atau tidak mutlak, karena masalah mutlak atau tidak mutlak hanyalah bagaimana penggunaan anda terhadap realitas yang ada. Dengan demikian kata mutlak ini bukan diletakkan kepada realitasnya melainkan kepada penggunaan keimanan anda itu sendiri. Apakah keimanan anda itu mutlak atau tidak mutlak ??? Maksudnya, kalo anda menganggap keimanan anda itu tidak mutlak, maka salahlah perbuatan membunuhi orang murtad dan kafir yang dalam Islam dan alQuran mutlak tanpa option. Karena orang yang dibunuh itu tidak bisa kembali hidup. Atheist itu adalah orang yang tidak percaya adanya Tuhan, sedangkan "Arkeology" adalah hanya istilah untuk kegiatan ilmiah yang terkait dengan manusia atau benda, dan karena "arkeology" itu sendiri bukan benda, maka tidak pada tempatnya ditambah dengan kata sifat sebagai atheist atau beriman. Jadi sekali lagi, bukti arkeologist merupakan bantahan pernyataan Islam dan alQuran (=yang tidak ada buktinya.) Islam, AlQuran dan Allah tidak ada buktinya sehingga dengan bukti arkeologis yang merupakan bantahan alQuran maka untuk satu pernyataan alQuran tentang zaman jahiliah bisa ditemukan jawabannya sebagai tidak benar. Sedangkan dengan bukti2 arkeologis yang lainnya akan pula menjawab ketidak benaran pernyataan2 lain didalam AlQuran. Dengan kenyataan2 ini, apakah bijaksana untuk memutuskan membunuhi orang2 penyembah berhala, murtad, kafir dan Yahudi demi menegakkan Syariah Islam telah dibuktikan secara arkeologist tidak benar ??? Lalu dimana letaknya hak kebenaran Islam untuk membunuhi para penyembah berhala, murtad dan kafir ini ???? Lalu bagaimana nasib para korban sesama muslimin Ahmadiah terkait dengan bukti2 yang membantah kebenaran Islam yang tidak benar ini. Karena mereka yang dibunuhi tidak bisa hidup lagi, dan mereka yang dijarah tidak bisa dikembalikan lagi harta bendanya. Apalagi terkait dengan hal apa yang bisa membuat seseorang harus mati dibunuh karena kepercayaannya yang salah ??? Jadi orang2 yang percaya Islam secara salah pun tidak boleh dihukum apalagi dibunuh, penyembah berhala yang kita anggap salah kepercayaannya pun tidak boleh dihukum dan dibunuh karena apa yang mereka percaya sama sekali tidak mengganggu maupun menyakiti kaum muslimin yang mempercayainya. Itulah sebabnya, dalam HAM dicantumkan bahwa tidak seorangpun boleh dihukum karena kepercayaannya, tidak seorangpun yang boleh dihukum karena pendapat2nya. Jadi mereka yang berpendapat bahwa "Nabi Muhammad itu Perampok, Terorist, dan Pedophilist" tidak boleh dihukum karena pedapatnya ini. Dan pendapat seseorang bukanlah penghinaan seperti yang dijadikan alasan kaum muslimin untuk menghukum pendapat seseorang. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
