Bleki pemakan daging babi siapa yang mengecil kan pahlawan devisa itu! bukan nya elu tiap2 hari yang menghina TKW/TKI agamanya saja elu musuhin bagaimana profesi nya!
________________________________ From: item abu <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]> Sent: Thursday, August 23, 2012 6:27 PM Subject: Re: [proletar] Re: Mari kita peduli TKW ( "arra_s" itu jelas sudah gila... Di milis ini, orang2 Islam coba ngehina gua dgn bilang gua adalah tki atau tkw, yg berarti sebetulnya mereka ngehina profesi tki/tkw. Jadi sebetulnya yg ngehina tki/tkw itu adalah orang Islam, bukan gua. >________________________________ > From: Bukan Pedanda <[email protected]> >To: [email protected] >Sent: Thursday, August 23, 2012 9:58 PM >Subject: [proletar] Re: Mari kita peduli TKW ( "arra_s" itu jelas sudah >gila... > > > > >"arra_s" itu jelas bukan sekedar perempuan yang termasuk yang paling dungu >dimuka bumi ini tapi juga sudah gila... > >Makanya dia juga masih belum sadar bahwa yang disalahkan kafir seperti item >abu dalam soal pelecehan dan penyiksaan babu atau jongos yang berasal dari >Indonesia di Timur Tengah itu adalah ajaran agama najis yang tidak >berperikemansiaan... > >Jarang, sungguh jarang ada orang yag notaknay sudah begitu rusak, sudah begitu >busuk, sudah begitu nista dan sduah begitu menjijikkan seperti otak "arra_s" >ini... > >--- In [email protected], "arra_s" <arra_s@...> wrote: >> >> >> >> yg saya lihat disini, TKW mendapat penganiayaan oleh orang Arab, tetapi >> mereka berdua (Jusfiq dan si Item ) maki maki nya ke orang indonesia.. >> >> apa jadinya kalau mereka berdua mewakili TKW.. >> begitu berhadapan dengan majikan Arab nya, lantas yg di maki maki si TKW >> nya.. >> kasihan si TKW nya sudah jatuh tertimpa tangga pula.. >> >> begitu pak Abbas, pantauan saya terhadap masalah TKW kalau di wakil kan >> kepada mereka berdua.. >> >> >> >> --- In [email protected], Abbas Amin <abas_amin08@> wrote: >> > >> > Mari kita peduli TKW ! >> > >> > Kita tahu yang paling sayang dan paling merasa simpati terhadap tkw adalah >> > item abu dan Jusfiq. >> > >> > Saya akan rela mendorong dia jadi delegasi untuk PROTES dan UNJUK rasa ke >> > KEDUBES negara dimana tkw ini diperlakukan se wenang2 ! bila perlu ; kita >> > maki2 melaui item abu dan jusfiq pedundu ! >> > >> > Maki2lah tem majikan jahat tersebut ! >> > >> > Suapaya mas makinya; selidiki dulu siapa majikan tersebut namanya ! Jadi >> > kita bisa maki2 sdisini. >> > >> > Aku dan kawan2 ku semua pedsuli terhadap tkw tem ! >> > >> > tapi aku bnerharap kaarena pribadimu sangat mulia kau lah yang harus maju >> > menghadapi majikan jahat itu ! >> > >> > kawan2pun saya rasa setuju bahwa kaulah yang akan maju dengan didampingi >> > jusfiq protes keras terhadap majikan tersebut. >> > >> > --- In >> > [email protected], item abu <itemabu@> wrote: >> > > >> > > Apa ada orang Islam dan anjing piaraannya di milis ini yg prihatin atas >> > > apa yg tjd pd tkw ini? Ga ada. >> > > >> > > Apa hasil dr penerapan dr hukum syariat iblis di tanah suci? Hehehe... >> > > hasilnya adalah tkw dianiaya sampe mati, gila atau cacat tanpa ada >> > > keadilan apa2. Dan orang Indonesia ngejilat pantat orang Arab. >> > > >> > > >> > > >> > > >> > > http://news.detik.com/read/2012/08/12/162414/1989542/10/tiga-tahun-tak-ada-kabar-tkw-asal-kendari-pulang-tak-bernyawa >> > > >> > > >> > > Minggu, 12/08/2012 16:24 WIB >> > > Tiga Tahun Tak Ada Kabar, TKW Asal Kendari Pulang Tak Bernyawa Andi >> > > Fatima - detikNews >> > > >> > > >> > > Jakarta Isak tangis keluarga mewarnai kedatangan peti jenazah Nur Aminah >> > > (27), >> > > tenaga kerja wanita (TKW) asal keluruhan Labibia, Kecamatan Mandonga, >> > > Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (12/8/2012). >> > > >> > >> > > Sebelumnya, Jumat >> > > (10/8/2012) pihak keluarga mengaku mendapatkan telpon dari rumah sakit >> > > Polri di Jakarta yang mengabarkan Nur Aminah telah meninggal. >> > > >> > > Padahal >> > > menurut Arianti Hasan, keluarga korban selama tiga tahun di Kota Mekkah >> > > Arab Saudi, Nur Aminah belum pernah mengirim kabar ataupun gajinya >> > > selama menjadi TKW. >> > > >> > > â€Å"Tiba-tiba ada telpon dari Jakarta yang >> > > menyatakan, almarhumah dirawat di RS Polri Jakarta dalam keadaan koma, >> > > namun hari ini kami menerima peti jezanah keluarga kami,†ujar >> > > Arianti >> > > di rumah duka, Keluruhan Labibia Kota Kendari, Minggu (12/8/2012). >> > > >> > > Arianti, >> > > yang bersamaan berangkat dengan Aminah ke Arab Saudi memperlihatkan >> > > hasil pemeriksaan medis penyebab kematian yang diambilnya dalam peti >> > > jenazah. >> > > >> > > â€Å"Dalam peti jenazah saya >> > temukan surat medis penyebab >> > > kematian yang ditandatangani dokter Dewi dan yang terima Ronny dari >> > > BNP2TKI termasuk fotokopi pasport dan alamat majikannya,†Jelasnya. >> > > >> > > Arianti >> > > mengaku penasaran, karena pihak RS Polri tidak menjelaskan apa penyebab >> > > kematian Nur Aminah. Namun keluarga korban menduga akibat disiksa oleh >> > > majikannya selama menjadi TKW di Arab Saudi. >> > > >> > > Ia menambahkan, >> > > Aminah menjadi TKW Arab Saudi sejak tahun 2010. Ia berangkat melalui >> > > jasa PJTKI bernama Jauhar Perdana Satu Jakarta. Sedangkan yang mengurus >> > > keberangkatannya di Kendari bernama Kasim yang juga warga Labibia. >> > > >> > > Selain >> > > Aminah, ada empat TKW lain yang ikut diberangkatkan saat itu. Namun >> > > selama di Arab, hanya Aminah yang tidak pernah mengirim kabar kepada >> > > pihak keluarga. Sedangkan empat rekannya sudah kembali ke tanah >> > air, >> > > karena kontrak kerjanya hanya dua tahun. >> > > >> > > Aminah meninggalkan dua >> > > orang anak laki-laki, Anca (12 thn) dan Ancu (8thn). Kedua anak ini >> > > tinggal bersama ibu Aminah. Aminah bercerai dengan suaminya yang juga >> > > keluarganya, setelah itu ia memilih menjadi TKW ke Arab. >> > > >> > > (fdn/fdn) >> > > >> > > >> > > [Non-text portions of this message have been removed] >> > > >> > >> > [Non-text portions of this message have been removed] >> > >> > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
