Ulama sekarang tahu bahwa “Kitab Maryam” tentu tidak pernah ada, tetapi
lalu kitab apakah itu? Kalau Muhammad memaksudkannya sebagai Kitab Injil,
tentu ia sudah mengatakannya secara lurus. Tetapi ini pasti akan
menyebabkan Muslim ramai-ramai membaca Injil, dan lalu menemukan bahwa
Injil tidak pernah mengisahkan kekonyolan tersebut (sebab untuk apa Maryam
minggat sendirian dari keluarganya ketempat timur, dikalamana ia toh belum
hamil yang bisa memalukan keluarganya?). Dalam benak Muhammad, memang ia
memaksudkannya sebagai Kitab Maryam yang Allah turunkan kepadanya mengingat
dia nabiah yang tersuci. Muhammad mustahil memaksudkannya sebagai Al-Quran,
sebab bukankah ia sendiri yang SEDANG diperintah Allah untuk menceritakan
minggatnya Maryam, yang kisahnya memang BELUM ada dicatat di Quran bagian
manapun? Namun para ulama Islam nekad harus “mengkoreksi” wahyu Allah yang
satu ini kepada Muhammad. Tidakkah itu suatu penyelewengan yang absurd?


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke