Yang berminat sekali mau merkosa Chinese itu ITEM ABU,padahal dia kalau disuruh 
merkosa Marlene katanya bandulnya nunjuk jam 6.00 alias nunjuk kebawah.

Tawangalun.

--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:
>
> 
> 
> Suryana makin gila aja, setelah Tawang bilang dia pengen agar semua perempuan 
> Tionghoa,artinya juga istri dan anak perempuan Suryana dipoerkosa..
> 
> Omongannnya juga jadi makin kaco.
> 
> --- In [email protected], "suryana" <gsuryana@> wrote:
> >
> > 
> > ----- Original Message ----- 
> > From: "Sunny" <ambon@>
> > >
> > >
> > > http://health.detik.com/?993301lifestyle
> > >
> > > Makan Cokelat Jauhkan Pria dari Stroke
> > > Rahma Lillahi Sativa - detikHealth
> > > Kamis, 30/08/2012 15:22 WIB
> > >
> > > Jakarta, Cokelat sudah lama diketahui memiliki manfaat kesehatan yang 
> > > luar 
> > > biasa, diantaranya menjaga kesehatan jantung, meningkatkan fungsi 
> > > kekebalan tubuh dan mencegah penuaan dini.
> > >
> > > Tak hanya berhenti sampai disitu, sebuah studi baru menemukan bahwa 
> > > cemilan kesukaan anak-anak dan orang dewasa ini juga dapat menurunkan 
> > > risiko penyakit stroke jika dikonsumsi dalam jumlah besar, terutama bagi 
> > > pria.
> > >
> > > Untuk memperoleh kesimpulan itu, studi yang dipublikasikan dalam jurnal 
> > > Neurology ini mengamati pola makan lebih dari 37.000 pria Swedia berusia 
> > > 39-75 tahun. Partisipan juga ditanyai tentang berbagai jenis makanan dan 
> > > minuman yang dikonsumsinya, terutama cokelat lalu mengulas rekam medis 
> > > mereka selama 10 tahun belakangan.
> > >
> > > Hasilnya, risiko stroke pria yang mengonsumsi cokelat terlihat lebih 
> > > rendah, terutama yang makan cokelat dalam porsi besar. Dalam studi ini, 
> > > partisipan yang makan porsi cokelat terbesar yaitu sepertiga cangkir tiap 
> > > minggunya berisiko stroke 17 persen lebih rendah dibandingkan partisipan 
> > > yang tidak mengonsumsi cokelat sama sekali.
> > >
> > > Peneliti pun membandingkan temuan mereka ini dengan hasil studi-studi 
> > > sebelumnya yang lebih banyak mengemukakan kaitan antara konsumsi cokelat 
> > > dengan risiko stroke pada wanita saja.
> > >
> > > "Sementara studi lain seringkali mengamati bagaimana cokelat dapat 
> > > membantu menjaga kesehatan kardiovaskular pada wanita, studi ini adalah 
> > > yang pertama menemukan bahwa cokelat juga bermanfaat untuk mengurangi 
> > > risiko stroke pada pria," ungkap salah satu peneliti dari Karolinska 
> > > Institute di Stockholm seperti dilansir dari abcnews, Kamis (30/8/2012).
> > >
> > > Istimewanya, studi ini juga menemukan bahwa efek cokelatnya tak hanya 
> > > didapatkan pada cokelat hitam karena justru 90 persen cokelat yang 
> > > dikonsumsi partisipan dalam studi ini adalah cokelat susu. Padahal 
> > > studi-studi sebelumnya lebih sering menekankan bahwa pengurangan risiko 
> > > stroke itu dikaitkan dengan konsumsi cokelat hitam.
> > >
> > > Meski begitu, sejauh ini para pakar sepakat bahwa manfaat luar biasa dari 
> > > cokelat itu berasal dari kandungan flavanoidnya yang bersifat 
> > > antioksidan, 
> > > anti-pembekuan darah dan anti-peradangan. Padahal flavanoid sendiri 
> > > paling 
> > > banyak ditemukan pada cokelat hitam.
> > >
> > > Dr. Roger A. Brumback, seorang profesor di bidang patologi, psikiatri dan 
> > > neurologi dari Creighton University Medical Center yang tak terlibat 
> > > dalam 
> > > studi ini pun mengomentari, "Tak semua orang tahu bahwa cokelat susu itu 
> > > bisa menurunkan risiko stroke. Lagipula tak semua cokelat dibuat dengan 
> > > kandungan yang sama."
> > >
> > > Menurutnya, kelebihan cokelat hitam bila dibandingkan cokelat susu adalah 
> > > flavanoidnya tidak diencerkan dan tidak tercampur dengan susu. Komposisi 
> > > kakao atau cokelatnya pun mencapai 35 persen, sedangkan pada cokelat 
> > > susu, 
> > > cokelatnya tak lebih dari 10 persen. Justru kalau pasien diminta untuk 
> > > mengonsumsi lebih banyak cokelat susu maka sama saja dengan memberinya 
> > > dosis gula yang lebih tinggi.
> > >
> > >
> > > ++++
> > >
> > > Ref:  Agaknya orang yang sering galak (marah-marah) mempunyai tekanan 
> > > darah tinggi.
> > >
> > > http://health.detik.com/read/2012/08/30/074153/2002735/766/jadi-orang-jangan-galak-galak-kalau-tak-ingin-kena-stroke?l992204755
> > >
> > > Jadi Orang Jangan Galak-galak Kalau Tak Ingin Kena Stroke
> > > AN Uyung Pramudiarja - detikHealth
> > > Kamis, 30/08/2012 07:41 WIB
> > >  a..
> > > Jakarta, Galak dan suka marah-marah tidak hanya membuat orang cepat tua 
> > > dan dijauhi teman, tetapi juga mengganggu kesehatan. Penelitian 
> > > membuktikan, orang yang galak lebih rentan kena stroke bahkan meski tidak 
> > > merokok atau makan junk food.
> > >
> > > Dibandingkan orang-orang pada umumnya, seseorang yang memiliki sifat 
> > > temperamental atau gampang marah dan tidak sabaran punya risiko 2 kali 
> > > lebih tinggi untuk kena stroke. Peningkatan risiko ini hampir setara 
> > > dengan kebiasaan merokok, yang juga merupakan faktor risiko pada serangan 
> > > stroke.
> > >
> > > Para ilmuwan di Spanyol membuktikan hal itu setelah mengamati 150 orang 
> > > dewasa yang mengalami serangan stroke, lalu membandingkannya dengan 300 
> > > orang dewasa sehat dari lingkungan yang sama. Selain mencatat riwayat 
> > > penyakitnya, para ilmuwan juga mengamati kepribadian para partisipan.
> > >
> > > Kepribadian yang buruk, dalam arti gampang marah dan tidak ramah 
> > > dikaitkan 
> > > dengan riwayat stres yang sifatnya kronis. Berbagai penelitian sebelumnya 
> > > menunjukkan, stres kronis memang merupakan salah satu faktor risiko pada 
> > > serangan stroke sperti halnya merokok.
> > >
> > > Namun yang mengejutkan dalam penelitian ini adalah, peningkatan risiko 
> > > stroke pada orang pemarah hampir setara dengan kebiasaan merokok. Baik 
> > > sifat pemarah maupun kebiasaan merokok, sama-sama bisa meningkatkan 
> > > risiko 
> > > stroke hingga 2 kali lipat.
> > >
> > > Selain karena merokok dan punya sifat pemarah, risiko stroke juga 
> > > meningkat dengan adanya riwayat pengalaman traumatis atau emosional. 
> > > Misalnya pad aorang yang pernah sangat berkabung dan gagal berdamai 
> > > dengan 
> > > perasaannya, risiko stroke bisa meningkat hingga 4 kali lipat.
> > >
> > > "Pola perilaku bisa menunjukkan kemampuan untuk beradaptasi dengan 
> > > berbagai pemicu stres dalam hidup," kata Dr Jose Antonio Egido, ahli 
> > > saraf 
> > > dari San Carlos University Hospital yang mempublikasikan penelitian itu 
> > > dalam Journal of Neurology, seperti dikutip dari Dailymail, Kamis 
> > > (30/8/2012).
> > >
> > >
> > >
> > >
> > > [Non-text portions of this message have been removed]
> > >
> > >
> > >
> > > ------------------------------------
> > >
> > > Post message: [email protected]
> > > Subscribe   :  [email protected]
> > > Unsubscribe :  [email protected]
> > > List owner  :  [email protected]
> > > Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links
> > >
> > >
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke