Penyerangan terhadap Kafilah Mekah dan terhadap Bani Damrah di al-Abwa/ Waddan oleh MuhammadAugust, 623CE Muhammad menjadi sangat frustasi dengan kegagalan2 tiga usaha penyerangan untuk merampok kafilah2 pedagang Quaish. Waktunya semakin mendesak, dan dia merasakan tekanan untuk mengahasilkan harta benda bagi para pengikutnya. Dengan beban tekanan ini dalam pikirannya, dia sendiri lalu memimpin para pengikutnya untuk merampok. Usaha ini dikenal sebagai serangan di al-Abwa, yang juga dikenal sebagai Ghazwah dari Waddan. Telah dikatakan sebelumnya, dia sendiri kali ini yang memimpin penyerangan yang diarahkan ke Abwa, daerah tempat ibunya dikuburkan. Ia kaget sekali sewaktu tiba di tempat itu dan mendapatkan kafilah Quraish ternyata telah berlalu. Karena kecewa, dia lalu menyerang Bani Damra berada dekat di situ dan memaksa mereka untuk membuat perjanjian tidak menyerang (oleh B. Damra). Perjanjian inilah yang pertama ditulis oleh Muhammad dengan suku asing. Perjanjian ini memberi keutungan baginya karena mencegah B. Damra menyerangnya atau membantu musuh Muhammad yakni orang2 Quraish. Sebagai gantinya, Muhammad tidak akan memerangi suku B. Damra. Lalu Muhammad pergi sampai ke Waddan untuk mengejar kafilah Quraish, tapi mereka berhasil menghindarinya. Meskipun dia gagal menjarah harta orang2 Quraish, tapi di cukup pintar untuk membuat perjanjian dengan suku B. Damra yang merupakan suku nomad. Perjanjian ini memberinya sekutu untuk menyerang kafilah2 Quraish. Setelah itu, dia balik ke Medina. Sariyah atau brigade berarti kekuaan militer kecil yang dikomando oleh seorang dari letnan2 di bawah Imam. Ada referensi di Sahih Bukhari tetang usaha terorisme pertama yang dilakukan oleh Muhammad secara pribadi: Hadis Sahih Bukhari, Volume 4, Book 52, Number 256: Dikisahkan oleh As-Sab bin Jaththama: Sang Nabi melaluiku di tempat yang bernama Al-Abwa atau Waddan, dan ditanyai apakah boleh menyerang pasukan pagan pada malam hari dengan kemungkinan membahayakan kaum wanita dan anak2 mereka. Sang Nabi berkata,Mereka (yakni para wanita dan anak2) berasala dari mereka (kaum pagan). Aku juga mendengar Sang Nabi berkata,Pembentukan Hima tidak layak kecuali bagi Allah dan RasulNya. Hadis ini dengan jelas mengatakan bahwa dalam operasi terornya, Muhammad bahkan tidak mengasihani para wanita dan anak2 kaum pagan.
[Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
