Apah ini hasil rampokan semua ?

2012/8/31 emmanuel Mehmet <[email protected]>

> **
>
>
> *Masjid-Masjid Lain di Eropa dan Amerika
> Yang Dulunya Gereja*
>
> sumber
> http://forumkristen.com/index.php?PHPSESSID=g29gfjor6lvb4f8aedjhpif0n0&topic=39110.0
>
> Di saat umat Kristen Inggris “lari” dari gereja, umat Islam ambil alih
> tempat mereka untuk dijadikan masjid. Di Peace Street 20 Bolton, berdiri
> sebuah gedung besar berkubah yang amat berwibawa, yang lengkap dengan
> menara. Tempat itu ramai dikunjungi warga Bolton, terutama yang memeluk
> Islam, bahkan tiap pekannya, ribuan umat Islam hadir di tempat ini, guna
> melaksanakan shalat Jumat. Gedung itu tidak lain adalah Masjid Zakariyya.
>
> Sejarah berdirinya masjid itu, bukanlah kisah yang singkat. Kala itu
> antara tahun 1965 hingga 1967 umat Islam Bolton dan Balckburn belum
> memiliki tempat permanen untuk melaksanakan shalat. Untuk melakukan shalat
> Jumat saja, mereka melaksanakannya di The Aspinal, sebuah diskotik dan
> tempat dansa yang digunakan di malam hari, sedang siangnya di hari Jumat
> tempat itu dibersihkan para relawan guna dijadikan sebagai tempat
> melaksanakan shalat Jumat.
>
> Karena jumlah jama’ah semakin bertambah, maka diperlukan tempat besar yang
> permanen. Dan dimulailah pencarian bangunan yang bisa digunakan sebagai
> masjid sekaligus islamic center. Pada tahun 1967, ada penawaran pembelian
> gedung bekas gereja komunitas Metodis, yang terpaksa dijual karena
> terbakar. Dengan dana sebesar 2750 pound sterling dari komunitas Muslim
> lokal, akhirnya bangunan itu menjadi milik umat Islam. Bangunan itulah yang
> kini disebut Masjid Zakariyya itu.
>
> Tidak hanya Masjid Zakariyya, beberapa masjid Inggris pun memiliki kisah
> yang hampir sama dengan kisah masjid kebanggan Muslim Bolton itu, yakni
> sama-sama berasal dari gereja yang dijual, baik karena kehilangan pengikut,
> atau karena sebab lainnya. Berikut ini masjid-masjid yang dulunya merupakan
> gereja:
>
> Masjid Jami’ London
>
>
>
> Tempat ibadah ini juga dikenal dengan sebutan masjid Brick Lane, karena
> posisinya di Brick Lane 52. Bangunan berdinding bata merah itu, merupakan
> masjid terbesar di London, yang mampu menampung 4000 jama’ah. Walau
> demikian luas, masjid ini belum bisa menampung seluruh anggota jama’ah
> shalat Jumat, hingga sering kali jama’ah meluber ke jalan raya. Mayoritas
> anggota jama’ah merupakan keturunan Banglades, hingga wilayah tersebut
> disebut Banglatow.
>
> Masjid ini memiliki sejarah yang sangat unik dan panjang. Awalnya,
> bangunan yang didirikan sejak tahun 1743 ini adalah gereja Protestan.
> Dibangun oleh komunitas Huguenot, atau para pemeluk Protestan yang lari
> dari Prancis untuk menghindari kekejaman penganut Katolik. Akan tetapi,
> karena jama’ahnya menurun, maka gereja ini dijual.
>
> Di tahun 1809, bangunan ini digunakan masyarakat London untuk
> mempromosikan Kristen kepada para pemeluk Yahudi, dengan cara mengajarkan
> Kristen dengan akar ajaran Yahudi. Tapi, program ini juga gagal. Dan
> bangunan diambil oleh komunitas Metodis pada tahun 1819.
>
> Komunitas Metodis cukup lama “memegang” gereja ini. Walau demikian, pada
> tahun 1897, tempat ini diambil oleh komunitas Ortodok Independen dan
> berbagi dengan Federasi Sinagog yang menempati lantai dua.
>
> Tapi tahun 1960-an komunitas Yahudi menyusut, karena mereka pindah ke
> wilayah utara London, seperti Golders Green dan Hendon, sehingga bangunan
> ditutup sementara, dan hal itu berlanjut hingga tahun 1976. Setelah itu
> gedung itu dibuka kembali, dengan nama barunya, Masjid Jami’ London.
>
> Masjid Didsbury
>
>
>
> Masjid ini terletak di Burton Road, Didsbury Barat, Manchester. Gedung
> yang digunakan sebelumnya merupakan bekas gereja komunitas Metodis, yang
> bernama Albert Park. Gedung ini tergolong bangunan kuno, karena telah
> beroprasi sejak tahun 1883. Akan tetapi, pada tahun 1962 gereja ditutup,
> dan beralih menjadi masjid dan islamic center. Masjid ini, kini mampu
> menampung 100 jama’ah, dan yang bertanggung jawab sebagai imam dan khatib
> hingga kini adalah Syeikh Salim As Syaikhi.
>
> Masjid Brent
>
>
>
> Terletak di Chichele Road, London NW2, dengan kapasitas 450 orang, dan
> dipimpin oleh Syeikh Muhammad Sadeez. Awalnya, bangunan itu merupakan
> gereja. Hingga kini ciri bentuknya tidak banyak berubah. Hanya ditambah
> kubah kecil berwarna hijau di beberapa bagian bangunan dan puncak menara.
>
> Masjid New Peckham
>
>
>
> Didirikan oleh Syeikh Nadzim Al Kibrisi. Terletak di dekat Burgess Park,
> tepatnya di London Selatan SE5. Kini masjid ini berada di bawah pengawasan
> Imam Muharrim Atlig dan Imam Hasan Bashri. Sebelumnya, gedung masjid ini
> merupakan bekas gereja St Marks Cathedral.
>
> Masjid Sentral Wembley
>
>
>
> Masjid ini terletak di jantung kota Wembley, dekat dengan Wembley Park
> Station. Daerah ini memiliki komunitas Muslim besar dan banyak toko Muslim
> yang berada di sekitarnya. Gedung masjid ini sebelumnya juga merupakan
> bekas gereja. Walau sudah terpasang kubah di puncak menaranya, tapi
> kekhasan bangunan gereja masih nampak jelas. Dengan demikian,siapa saja
> yang melihatnya, akan mengetahui bahwa bangunan itu dulunya adalah gereja.
>
> Selian masjid-masjid di atas, sebuah gereja bersejarah di Southend juga
> sudah dibeli oleh Masjid Jami’ Essex dengan harga 850 ribu pound sterling.
> Gereja dijual, karena jama’ah berkurang, sehingga kegiatan peribadatan
> dipusatkan di Bournemouth Park Road. Konseskwensinya, gereja ini sudah
> tidak beroprasi sejak tahun 2006 lalu. Rancananya gereja akan dijadikan
> apartemen, tapi gagasan itu ditolak oleh Dewan Southend. Akhirnya, gereja
> kosong itu dibeli oleh komunitas Muslim yang tinggal di kota itu, yang juga
> sedang membutuhkan tempat untuk melaksanakan ibadah.
>
> Saat itu jumlah komunitas ini mencapai 250 orang, “gereja bekas” itu
> merupakan tempat yang sesuai, karena mampu menampung 300 jama’ah. Tidak
> banyak dilakukan perubahan pada bentuk bangunan yang telah berumur 100
> tahun lebih itu, hanya perlu menambah tempat untuk berwudhu dan sebuah
> menara.
>
> --
> Jangan melihat islam dari perilaku pemeluknya krn perilaku mereka
> seringkali tidak sesuai dgn ajarannya,lihatlah Islam dari ajarannya.Baca Al
> quran
>
>  
>


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke