Maklum aja, kitab sucinya itu penuh dgn dongeng2 dan ajaran bejad, jadi ga 
heran kalo pengikutnya pada bunuh2an.






>________________________________
> From: "[email protected]" <[email protected]>
>To: "[email protected]" <[email protected]> 
>Sent: Friday, August 31, 2012 8:29 PM
>Subject: Re: [proletar] Aliran Syiah Nodai Islam, Umat Islam Marah kok malah 
>Dimusuhi?
> 
>
>  
>Tapi orang syiah ngomong sunny yg sesat, jadi binun yg sesat yg mana? Apa 
>karna mereka minoritas maka ∂ï sebut sesat 
>Sent from my BlackBerry® 
>powered by Sinyal Kuat INDOSAT 
>
>-----Original Message----- 
>From: "Sunny" <[email protected]> 
>Sender: [email protected] 
>Date: Fri, 31 Aug 2012 12:54:14 
>To: <Undisclosed-Recipient> 
>Reply-To: [email protected] 
>Subject: [proletar] Aliran Syiah Nodai Islam, Umat Islam Marah kok malah 
>Dimusuhi? 
>
>http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/08/30/20402/aliran-syiah-nodai-islam-umat-marah-kok-malah-dimusuhi/
> 
>Kamis, 30 Aug 2012 
>
>Aliran Syiah Nodai Islam, Umat Islam Marah kok malah Dimusuhi? 
>BANDUNG (voa-islam.com) - Indonesia berpenduduk mayoritas muslim terbesar di 
>dunia, tapi entah mengapa justru yang mayoritas itulah yang dizalimi bahkan 
>dimusuhi. Ironisnya bukan oleh orang-orang kafir tapi oleh tokoh pemerintah 
>yang notabene mengaku sebagai Muslim. 
>
>
>Fenomena itu terlihat dalam kasus konflik antara umat Islam dengan pengikut 
>aliran sesat Syiah di Sampang, Madura. Umat Islam yang resah lalu melakukan 
>perlawanan lantaran keyakinannya dilecehkan justru dianggap sebagai kekerasan 
>dan harus ditindak. 
>
>Oleh sebab itu Ketua Forum Ulama Umat Indonesia (FUUI) KH. Athian Ali M. Dai, 
>MA menyayangkan sikap para tokoh pemerintah yang hanya memandang ketika 
>kemarahan umat Islam saat keyakinannya dilecehkan oleh aliran sesat sebagai 
>kekerasan dan harus ditindak. 
>
>
>“Umat Islam di negeri ini dimusuhi, karena memang itulah Islam; kalau tidak 
>diimani ya dimusuhi. Lucu melihat pernyataan para tokoh di pemerintahan 
>seperti Mahfud MD yang menyatakan bahwa aparat harus segera mengambil tindakan 
>kepada para pelaku kekerasan. Jadi semua melihat yang namanya kekerasan itu 
>hanyalah ketika orang marah karena keyakinan mereka diinjak-injak, itulah 
>kekerasan. Tapi orang yang menginjak-injak keyakinan orang itu bukan 
>kekerasan. Karena di mata orang-orang tidak beragama seperti ini, menghina 
>agama itu tidak ada apa-apanya, sesuatu yang di mata mereka tidak ada 
>masalah,” ungkapnya saat diwawancara voa-islam.com, Rabu (29/8/2012). 
>
>
>Memang, seperti diberitakan di berbagai media, Ketua Mahkamah Konstitusi 
>Mahfud MD meminta aparat bertindak tegas terhadap pelaku penyerangan aliran 
>sesat Syiah di Sampang, Madura. 
>
>
>"Aparat penegak hukum harus mengambil tindakan tegas terhadap pelaku 
>penyerangan tersebut," katanya usai Syawalan 1433 Hijriah Keluarga Alumni 
>Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) di Yogyakarta, Minggu (26/8/2012). 
>
>
>Lebih lanjut, ulama asal Bandung ini menjelaskan yang dimaksud orang tidak 
>beragama bukanlah orang atheis tak menganut agama apa pun. “Maksud saya orang 
>yang tidak beragama itu orang yang tidak mengerti agama, boro-boro menghayati 
>agama,” jelasnya. 
>
>
>Menurutnya, seorang Muslim itu seharusnya menjadikan keyakinannya sebagai 
>sesuatu yang lebih mahal dari segala-galanya, bahkan dari nyawanya sekalipun. 
>
>
>“lebih baik orang menginjak kepala sayalah daripada menginjak-injak keyakinan 
>saya. Saya mungkin masih bisa bersabar kalau ada orang menginjak kepala saya, 
>tapi tidak mungkin saya bisa bersabar ada orang menginjak keyakinan saya. 
>Karena bagi saya keyakinan itu sesuatu yang termahal, saya lebih baik mati 
>daripada keyakinan saya diinjak-injak orang,” paparnya. 
>
>
>Namun, ketika umat Islam marah karena keyakinannya diinjak-injak justru 
>merekalah yang diberi stigma negatif. “Ketika umat Islam marah lalu dituduh 
>teroris, ekstrimis, fundamentalis,” tandasnya. [Ahmed Widad] 
>
>
>[Non-text portions of this message have been removed] 
>
>
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke