Di-mana2 sukses atau gagalnya hidup kita dalam mencapai cita2, 85% tergantung 
kepercayaan orang lain kepada kita.  Hanya 15% saja dukungan dari bakat dan 
pendidikan.  Artinya, bakat dan pendidikan kita tanpa ditunjang kepercayaan 
orang lain kepada kerja kita, maka dijamin bakat dan pendidikan kita jadi sia2 
tidak bisa dikembangkan.

Demikianlah, apa yang berlaku dalam kesuksesan pribadi seseorang juga berlaku 
dalam kesuksesan kelompok manusia baik berupa bangsa maupun agama.  Dulu 
dizaman sebelum 911 dimasa Yasser Arafat masih hidup, Perancis adalah penopang 
negara Palestina yang paling gigih, bahkan ide negara Palestina itupun 
munculnya dari usul pemimpin Perancis kepada Yasser Arafat yang tadinya 
hanyalah pemberontak Arab yang gagal dalam merebut Israel sehingga Arafat 
ter-lunta2 dalam pengungsiannya yang ber-pindah2 tempat.

Pemimpin Perancis mengusulkan kepada Arafat untuk menggunakan negara Palestina 
dari pata mengatas namakan bangsa Arab dalam mencari dukungan kemerdekaan 
sebagai sebuah negara.  Pada mulanya perjuangan Yasser Arafat hanyalah merebut 
Israel dan membantai orang Yahudi diseluruh muka bumi ini.  Jadi cita2 seperti 
itu tidak fokus dan tidak bisa ada yang mendukungnya karena tidak ada tujuan 
akhir selain hanya memenuhi perintah Allah dari omong kosong AlQuran itu.

Demikianlah mulanya pada 1964, Yasser Arafat merumuskan perjuangan baru yang 
lebih terarah yaitu dengan dibentuknya PLO yang bertujuan membentuk negara baru 
yang dinamainya negara Palestina.  Sejak itulah Perancis adalah pendukung kuat 
untuk pembentukan negara Palestina yang kemudian diikuti oleh negara2 Eropah 
lainnya hingga negara2 diseluruh dunia termasuk Amerika.

Landasan perjuangan mendirikan negara Palestina kemudian diformulasikan dalam 
perjanjian Oslo dan Camp David dimana Arafat bersedia mengakui Israel yang 
sebagai gantinya Israel memberi hadiah tanah Gaza dan Westbank yang direbutnya 
sewaktu diserang orang2 Arab biadab dulu ditahun 1967.  Dunia waktu itu percaya 
akan niat baik Yasser Arafat dan melimpahkan berbagai macam bantuan untuk 
pendidikan dan pembangunan negara Palestina, tapi ternyata dunia dibohongi,  
Uang dan dana yang berlimpah itu ternyata diselewengkan Arafat untuk digunakan 
mendidik terorist bom bunuh diri yang semuanya terdiri dari anak2 yang 
jumlahnya kira2 20 ribu orang di Jenin.

Tentara Israel yang sudah keluar dari Gaza dan Westbank mendadak menyerang 
menduduki Gaza dan Westbank kembali untuk menghancurkan pusat2 pelatihan 
terorist diseluruh kota Jenin.  Kira2 5000 pasukan bomb bunuh diri mati dibunuh 
tentara Israel sebelum mereka menyusup ke perbatasan masuk ke Israel.  
Sedangkan sisanya sekitar 15 ribuan terpencat melarikan diri dan terus dikejar 
oleh pasukan Israel hingga kini.

Akibat kejadian ini dunia menghentikan semua bantuan nya kepada Palestina.  Ini 
adalah kebohongan fatal yang tidak bisa dimaafkan oleh siapapun yang bermoral.  
Kebohongan kedua terulang lagi, pasukan UN yang dikirim untuk memberikan 
bantuan makanan, obat2an dan segala kebutuhan pembangunan dirampok oleh 
gerombolan terorist Palestina ini karena sebagai muslimin dilarang menerima 
bantuan orang2 kafir.  Barang2 rampasan ini katanya kemudian dibagikan Hamas 
kepada rakyatnya.  Anggauta UN yang mati dan terluka akibat perampokan barang2 
yang sebenarnya sebagai sumbangan untuk Palestina itu akhirnya pulang balik 
membatalkan semua bantuan tsb hingga kini.

Istilah peribahasanya, keledai tidak akan terperosok dua kali kedalam lobang 
yang sama, demikianlah bangsa2 diseluruh dunia yang sudah dengan arif 
memberikan bantuannya malah balasannya dirampok, diculik, disiksa dan dibunuh 
hanya karena mereka orang kafir yang bukan beragama Islam.

Setelah kejadian2 tsb diatas, dunia makin jelas siapa yang dibantunya itu 
sebenarnya tidak patut dibantu, maka sejak itu dengan secara perlahan agar 
tidak tersinggung atau menyinggung perasaan orang2 Arab dan Islam ini, tidak 
lagi mendapatkan simpati, bantuan menurun drastis dan hingga kini betul2 sudah 
berlangsung kelaparan dan kematian2 karena sakit tidak diobati karena memang 
tidak ada obat yang bisa masuk karena di blokade total oleh Israel yang 
didukung UN maupun negara2 diseluruh dunia.

Simpati itu tidak pernah akan kembali lagi, yang sudah lewat tidak pernah akan 
terlupakan meskipun muslimin yang pelakunya sendiri sudah lupa pernah melakukan 
penipuan karena memang penipuan yang dimuliakan agamanya untuk memenangkan 
Allahnya  meskipun berakibat kekalahan kepada umatnya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke