Di salah satu buku tentang pemimpin-pemimpin Aceh ada sejumlah potret Cut Nya 
Dien, pada potret tsb beliau tidak pakai jilbab atau cador, nikab, biasa saja 
dan seingat saya hanya satu gambar dimana selendangnya ditaruh di kepala.

From: item abu 
Sent: Monday, September 03, 2012 1:10 AM
To: [email protected] 
Subject: Re: [proletar] Re: Muslimin dan Santri2nya Adalah Pahlawan Agama Bukan 
Bangsa !!!

  
Cut Nya Dien pake pakean orang mati dan ditutupin mukanya?

Si Imam Bonjol itu emang teroris, dia dan gerombolan ulamanya ngebantai dan 
merkosa orang Minang dan Batak.

>________________________________
> From: Tawangalun <mailto:tawangalun%40yahoo.com>
>To: mailto:proletar%40yahoogroups.com 
>Sent: Monday, September 3, 2012 4:27 AM
>Subject: [proletar] Re: Muslimin dan Santri2nya Adalah Pahlawan Agama Bukan 
>Bangsa !!!
> 
>
>  
>Mus mbok dilihat lagi foto2 pahlawan RI kok pakaiannya ala teroris kabeh :
>1.Diponegoro.
>2.Imam Bonjol.
>3.Kyai Modjo.
>4.Hasanudin.
>5.Teuku Umar.
>6.Cut Nya Dien.
>Berarti sing berjuang nglawan londo dulu santri2.ndelalah Bung Tomo ketika
>membakar massa Surabaya nglawan sekutu yg dikira Londo pakai teriakan Allahu
>Akbar.Baru kali itu ada jendral Mallaby yg tewas dalam perang Mus,biasane yg
>mati itu krocuk.
>
>Tawangalun.
>
>--- In mailto:proletar%40yahoogroups.com, Muskitawati <muskitawati@...> wrote:
>>
>> 
>> 
>> 
>> > emmanuel Mehmet <emmanuelmehmet@> wrote:
>> > muskitawati lupa bahwa yang dulu
>> > berjuang membebaskan RI adalah
>> Jadi Muslimin dan Santri2nya adalah pahlawan agama karena membantai 
>> bangsanya yang tidak seagama bukan artinya sebagai pahlawan bangsa.
>> 
>> Jadi Muslimin dan Santri2nya TIDAK BISA dianugerahi NKRI sebagai "pahlawan 
>> nasional" tapi harus dianugerahi sebagai "pahlawan Syariah Islam" atau 
>> sebagai "Syuhada Indonesia" yang gelarnya hanya bisa diberikan di Mekah sana 
>> oleh Caliphah Islam yang berkuasa.
>> 
>> > para santri dan pejuang rakyat
>> > yang hampir semua muslim. Dipikir
>> > kemerdekaan RI diberi UN dan USA,
>> > Belanda, Inggris dan portugis
>> 
>> Anda itu yang goblok, meskipun ada santri dan muslim yang ikut berjuang 
>> untuk kemerdekaan tapi bukanlah berarti mereka berhak dianugerahi sebagai 
>> "Pahlawan Nasional", bayangkanlah Suharto dan Gus Dur sekalipun gagal, 
>> ditolak dan tidak berhak mendapatkan gelar pahlawan nasional padahal mereka 
>> jelas2 sudah berjuang sebagai pejuang.
>> 
>> Bahkan Bung Karno saja yang begitu besar jasanya sebagai pejuang yang lebih 
>> besar jasanya daripada para santri dan muslimin manapun juga ternyata sampai 
>> sekarang belum bisa mendapatkan gelar sebagai "pahlawan nasional".  Lalu 
>> kenapa bekas pemberontak Masyumi harus kita angkat jadi pahlawan nasional ???
>> 
>> Kalo masalah UN, Amerika, Inggris dan Belanda memang adalah penentu berhasil 
>> tidaknya Indonesia Merdeka, jadi jangan beranggapan bahwa kemerdekaan 
>> Indonesia berasal dari perjuangan fisik, itu enggak benar bahkan sekarang 
>> pun Indonesia sudah makin jelas tidak merdeka dan tidak ada yang bisa 
>> menyangkal bahwa Suharto dan Sukarno cuma presiden boneka saja.
>> 
>> Kalo Malaysia masih lebih terhormat menjadi boneka satu negara saja yaitu 
>> Inggris.  Indonesia lebih terhina karena diboneka-kan oleh tiga negara yaitu 
>> Amerika, Inggris dan Belanda.
>> 
>> Jadi jangan sombong se-olah2 RI itu negara merdeka, tidak ada bukti bahwa RI 
>> itu berdaulat seperti kedaulatan Malaysia dan Myanmar.
>> 
>> Apakah RI lebih berdaulat dari Jepang ???  jelas enggak lah, padahal Jepang 
>> biarpun se-olah2 merdeka dan berdaulat tapi tidak lebih daripada boneka 
>> Amerika gara2 kalah perang.  Siapapun yang kalah perang tidak pernah bisa 
>> berdaulat.  Lalu berapa kali RI ini kalah perang ???  Ganyang Malaysia 
>> gagal, menjajah Timor Timur gagal, negara ini di-obok2 negara2 tetangganya 
>> sendiri.
>> 
>> Jepang kalah perang, para jendralnya diberitakan harakiri padahal semuanya 
>> dibunuh Amerika tapi demi menghormati rakyat Jepang agar jangan dendam dan 
>> tersinggung, raja Hirohito tidak dibunuh dan jendralnya diberitakan mati 
>> harakiri demi harga diri.
>> 
>> Jadi bukan cuma Jepang yang diperlakukan dengan penuh penghargaan oleh 
>> Amerika, tapi juga RI ini.  Sukarno dihargai tapi tidak tahu diri, dibisiki 
>> jangan ganyang Malaysia dia salah ngerti dikiranya Amerika ketakutan, 
>> begitulah nasibnya terpaksa dijatuhkan dengan kehinaan.  Kalo Jepang berhara 
>> kiri, maka untuk RI oleh Amerika penghargaan itu diberikan kepada muslimin 
>> dengan membantai 10 juta orang2 PKI.
>> 
>> Jadi orang2 Jepang merasa bangga kepada jendral2nya yang dibunuh Amerika 
>> tapi diberitakan "Harakiri", tidak demikian dengan RI karena terbantainya 10 
>> juta orang PKI bukan menjadi kebanggaan bangsa ini melainkan kebanggaan kaum 
>> muslimin RI dengan santri2nya yang semuanya merasa menjadi pahlawan agama.
>> 
>> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>> 
>> [Non-text portions of this message have been removed]
>>
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]





[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke