Ternak millik orang Shia jg banyak yg hilang, pasti dijarah.

Tp dlm perang, gpp koq ngejarah harta musuh, jadi halal ngejarah ternak orang 
Shia itu, hehehe...






>________________________________
> From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Monday, September 3, 2012 9:16 PM
>Subject: [proletar] 15 Warga Syiah Hilang
> 
>
>  
>Ref: Apakah hilang dalam hal ini mempunyai arti dibunuh?
>
>http://www.shnews.co/detile-7229-15-warga-syiah-hilang.html
>
>15 Warga Syiah Hilang 
>M Bachtiar Nur | Senin, 03 September 2012 - 16:46:04 WIB
>
>Share 
>
>(dok/antara) Pemerintah abai memberikan fasilitas yang layak bagi korban. 
>JAKARTA - Sebanyak 15 warga Syiah hingga kini belum ditemukan pascaperistiwa 
>kekerasan yang menimpa jemaah Syiah di Dusun Nangkernang, Desa Karang Gayam 
>dan Dusun Geding Laok, Desa Blu’uran, Sampang, Jawa Timur, 26 Agustus lalu. 
>
>Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Surabaya 
>bersama sukarelawan Jaringan Solidaritas Kemanusiaan yang terjun ke lokasi 
>sejak 28 Agustus untuk proses pencarian dan evakuasi mengungkapkan, selain 
>belum ditemukannya 15 warga Syiah setempat, peristiwa ini turut mengakibatkan 
>kerugian materi cukup besar. 
>
>Hasil inventarisasi Kontras Surabaya, tercatat jumlah bangunan yang terbakar 
>terdapat pada 48 lokasi, dengan rincian pada satu lokasi terdapat satu 
>bangunan rumah utama, satu bangunan dapur, satu bangunan musala, dan satu 
>bangunan kandang ternak. 
>
>"Seluruh rumah yang terbakar adalah rumah warga jemaah Syiah yang terletak di 
>dua desa, yaitu Desa Karang Gayam dan Desa Blu’uran. Seluruh bangunan yang 
>terbakar adalah rumah milik dari 64 keluarga. Satu unit kerangka motor yang 
>telah terbakar ditemukan dan dikabarkan puluhan yang lain hilang. Warga 
>setempat menginformasikan bahwa beberapa ekor ternak (kambing dan sapi) ikut 
>terbakar dan puluhan yang lain hilang," ujar Kordinator Kontras Jawa Surabaya, 
>Andy Irfan J melalui rilis yang diterima SH, Minggu (2/9). 
>
>Lebih jauh ia menuturkan, keadaan ratusan warga komunitas Syiah Sampang yang 
>menjadi korban kekerasan pada 26 agustus 2012 saat ini semakin memburuk. 
>
>Seperti telah diketahui, korban ditempatkan oleh pemerintah di Gedung Olahraga 
>(GOR) Kabupaten Sampang Sampang dengan fasilitas yang tidak memadai. 
>Akibatnya, sejumlah pengungsi telah jatuh sakit. 
>
>Muhammad Muadz, koordinator sukarelawan kemanusiaan yang mendampingi korban di 
>GOR Sampang menyampaikan bahwa saat ini 69 korban telah jatuh sakit. 
>
>Rincian korban sakit terdiri atas 20 dewasa dan 5 anak-anak terdiagnosis 
>terserang penyakit dermatitis venenata (diduga penyakit ini akibat serangan 
>serangga tomcat), 5 orang usia lanjut menderita Hipertensi, 16 anak-anak 
>menderita infeksi saluran napas atas (ispa), 7 anak-anak menderita diare, 3 
>anak-anak menderita febris (panas selama satu hari dan masih didiagnosis 
>penyakitnya), 3 anak menderita maag, dan 10 anak terkena klinis anemia. 
>
>Terkait hal ini, Andy menegaskan sejak awal Kontras Surabaya telah 
>mengingatkan kepada pemerintah agar memberikan fasilitas yang layak bagi 
>korban. Namun sepertinya pemerintah mengabaikan hal ini. 
>
>"Sebanyak 69 korban yang sebagian besar di antaranya adalah anak-anak telah 
>jatuh sakit. Hal ini membuktikan bahwa fasilitas di GOS Sampang tidak memadai 
>dan pemerintah harus memperbaikinya. Tidak adanya dokter yang stand by, tidak 
>adanya tenaga terapi, sedikitnya paramedis, seringnya pemberian makan yang 
>terlambat, dan kebersihan yang buruk adalah penyebab utama puluhan korban 
>telah jatuh sakit. Apabila kondisi GOR Sampang tidak diperbaiki, sangat 
>mungkin jumlah korban yang sakit akan bertambah," ujar Andy yang berharap 
>penanganan korban sebaiknya diambil alih pemerintah pusat karena bupati dan 
>seluruh jajaran Pemkab Sampang dinilai sama sekali tidak memiliki keseriusan 
>dalam menangani korban. 
>
>Sejumlah tuntutan mendesak terkait penanganan korban di penampungan, menurut 
>Kontras Surabaya, adalah perbaikan fasilitas kesehatan, air bersih, 
>kebersihan, dan makanan bagi korban. 
>
>Selain itu, penyediaan fasilitas khusus bagi korban yang tergolong kelompok 
>rentan, yaitu anak-anak, lanjut usia, ibu hamil dan perempuan, serta 
>dilibatkannya perwakilan korban untuk merumuskan penanganan dan perlindungan 
>kepada korban, pengambilalihan penanganan korban oleh pemerintah pusat. 
>
>(Sinar Harapan) 
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke