Hehehe... di Iran itu emang ga kedengeran ada konflik antar etnis atau antar 
Sunni/Shia, yg ada cuma penindasan thd orang Kristen, Bahai, cewek dll.

Harusnya sih, orang2 Shia di Madura itu dipotong lehernya dan kepalanya 
dipancang di tiang kayak apa yg tjd ke si Husein dan keluarganya di Karbala yg 
dilakukan oleh khalifah Islam dan pendukungnya.


(Si Teddy pasti mikir gua lagi nganjurin spy menggal kepala orang Shia dan 
mancang kepala mereka di tiang).




>________________________________
> From: Sunny <[email protected]>
>To: [email protected] 
>Sent: Tuesday, September 4, 2012 3:29 AM
>Subject: [proletar] Pesan Warga Iran soal Konflik Syiah Sampang
> 
>
>  
>http://www.tempo.co/read/news/2012/09/03/173427073/Pesan-Warga-Iran-soal-Konflik-Syiah-Sampang
>
>Masjid Imam Husein di Karbala, Irak. Wikipedia.org
>
>Senin, 03 September 2012 | 06:52 WIB
>Pesan Warga Iran soal Konflik Syiah Sampang
>Besar Kecil Normal 
>
>TEMPO.CO, Teheran – Warga Syiah di Iran prihatin mendengar masih adanya 
>konflik berdarah antara muslim Syiah dan Sunni di Indonesia. “Saya sedih 
>mendengar kabar ini dari Anda,” kata Dariush Ghassemi, seorang warga Teheran 
>yang ditemui Tempo, akhir pekan lalu.
>
>Dariush yang sehari-hari berprofesi sebagai pemandu wisata merupakan salah 
>satu relawan yang mendampingi delegasi Indonesia selama penyelenggaraan 
>Konferensi Tingkat Tinggi Gerakan Non-Blok di Teheran, Iran. 
>
>Menurut Dariush, di Iran, konflik macam itu sudah jarang terdengar. “Konflik 
>antara etnis yang berbeda, maupun antara Sunni dan Syiah, sudah lama tidak ada 
>lagi,” katanya. “Belakangan ini, hubungan kami sangat baik,” katanya. Dia 
>membantah berita bahwa penguasa Syiah di Iran mendiskriminasi penganut Sunni 
>di sana. 
>
>Menurut Dariush, kerukunan ini didorong oleh para pemuka agama Islam di Iran 
>yang selalu menekankan toleransi antar -umat. “Kami diajarkan kalau dua muslim 
>itu bersaudara. Jadi seharusnya tidak ada konflik dan pertengkaran di antara 
>saudara,” kata Dariush. 
>
>Pria beranak dua ini berpesan agar warga Islam di Indonesia bisa hidup 
>bertetangga dengan rukun dan damai. “Kita semua keturunan dari Adam dan Hawa. 
>Semuanya bersaudara,” katanya. Jika ada perbedaan, kata Dariush, maka 
>seharusnya ini diselesaikan dengan diskusi dan negosiasi. 
>
>Dariush juga menekankan bahwa muslim di seluruh dunia sama saja, entah itu 
>berlatarbelakang Syiah atau Sunni. “Tidak ada perbedaan. Kita semua di hadapan 
>Tuhan sama. Hanya amal perbuatan kita saja yang membedakan posisi kita,” 
>katanya.
>
>WAHYU DHYATMIKA (TEHERAN)
>
>[Non-text portions of this message have been removed]
>
>
> 
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke