Kalo ada agama yang menjadi sumber ilmu pengetahuan, maka agama itu hanya ada 
dua yaitu agama Yunani kuno (Greek) dan agama Hindu. Jadi dunia Islam bohong 
dengan mencatut se-olah2 Islam sebagai sumber Ilmu.  Dunia Ilmu pengetahuan 
belum pernah merujuk apapun ke agama Islam ataupun ke alQuran.  Namun sangat 
mencengangkan ilmuwan barat bahwa agama Hindu yang letaknya sangat jauh dengan 
agama Greek ternyata memiliki persamaan2 yang sangat mendetail.  Jadi kalo anda 
sebagai ilmuwan biasa menggunakan simbol2 alpha, beta, gamma, delta, epsilon 
dst. itu berasal dari agama Greek, sedangkan kalo anda meneliti planet2 
diangkasa raya, maka banyak digunakan nama2 dewa dewi Greek yang diberikan oleh 
para ilmuwan.

Jadi singkat kata, tidak ada satupun ilmuwan yang tidak mengenal notation Greek 
maupun nama dewa2 Greek ini.  Sedangkan untuk numeral system yang kita kenal 
sekarang adalah yang disebut Arabic-numeral bukanlah asalnya dari Arab, karena 
sebutan lengkapnya yang benar adalah Hindu-Arabic Numeral system yang 
diciptakan oleh seorang mathematician India diabad kesatu dan kelima.  Kemudian 
ciptaan ini digunakan oleh Al-Kharizmi ahli matematika Persia yang beragama 
Zoroaster tapi kemudian dianggap beragama Islam oleh dunia Islam.  Dan lima 
tahun kemudian barulah ada ahli matematika Arab yang benar2 beragama Islam yang 
bernama Al-Kindi.

Jadi Arabic Numeral yang merupakan ciptaan orang India diabad pertama kemudian 
diperkenalkan kedunia barat oleh dua orang ahli Matematika Persia dan Arab 
sehingga digunakan didunia ilmu pengetahuan hingga saat ini karena dianggap 
sangat praktis dalam memudahkan perhitungan2.

Yang sangat mencengangkan dunia ilmu pengetahuan sekarang adalah konsep Cosmic 
yang dipahami ajaran Hindu adalah adanya satu kekuatan yang memiliki 3 unsur 
yang disebutnya Trimurti yang dilambangkan oleh satu tubuh dengan tiga kepala 
yang mukanya menghadap ke tiga arah yang berbeda.  Ketiga kepala ini mewakili 
tiga dewa yang bernama Brahma, Wisnu dan Syiwa.

Brahma = Dewa Pencipta
Wisnu = Dewa pemelihara
Syiwa = Dewa perusak.

Ternyata kosmos kita ini memang mengandung kekuatan2 penciptaan, pemeliharaan 
dan pemusnahan.  Dari hasil peneropongan bintang2 terbukti banyak bintang2 baru 
yang muncul sebagai penciptaan baru, dan bintang2 baru ini bisa bertahan hingga 
milyardan tahun untuk kemudian dengan kekuatan yang belum dikenal didunia ilmu 
pengetahuan mendadak bintang2 tua itu hilang.

Di bumi kitapun terjadi keajaiban yang sama, pohon2 baru tumbuh hingga melalui 
suatu periode waktu pohon itu mati, dan untuk membersihkannya terjadi 
pembusukan atau perusakan sebagai tugas dewa syiwa sehingga berubah kembali 
menjadi tanah yang pada waktunya kembali menciptakan yang baru sebagai 
reincarnasi-nya.  Jadi pemahaman agama Hindu yang merupakan agama yang tertua 
ini sungguh mengejutkan dan mengagumkan dimana kedua agama Greek dan Hindu 
terus menerus menjadi pusat penelitian para ahli2 ilmu pengetahuan diseluruh 
dunia ini.

Jadi terus terang, kalo kita jujur membandingkan agama Greek dan agama Hindu 
ini, ternyata agama2 Nasrani, Yahudi dan Islam banyak menjiplak ide2 agamanya 
dari dua agama tertua ini.  Agama Nasrani memiliki ide "trinitas" yang jelas 
berasal dari ide Trimurti ini.  Juga Islam yang memiliki ide Allah dengan 99 
sifatnya juga berasal dari Hindu yang memperkenalkan kekuatan supranaturalnya 
yang memiliki 250 sifat2.

Jadi agama sebagai rujukan ilmu pengetahuan hanya ada dua, yaitu agama Greek 
dan agama Hindu, sedangkan Bible dan AlQuran sama sekali bukan rujukan.  Tetapi 
antara Bible dan AlQuran tetap besar perbedaannya, kalo anda baca Bible, banyak 
menceritakan nama2 tempat yang kemudian sering dijadikan rujukan arkeologis, 
sejarah dan penelitian anthropologis.  Sebaliknya, AlQuran terlalu banyak 
menceritakan tentang perintah2 Allahnya, tentang ceremonial keagamaannya, 
tentang upacara2 dan tentang doa2, mantera2 dll yang sama sekali tidak 
merupakan sumber sejarah, juga bukan sumber ilmu pengetahuan karena lebih 
menekankan kepada supranatural, kepada hal2 gaib, yang kesemuanya bukan 
merupakan sumber2 keilmuan apapun.

Sebagai ilustrasi, saya persilahkan anda baca sendiri detailnya dari referensi 
website dibawah ini:

http://en.wikipedia.org/wiki/Hindu%E2%80%93Arabic_numeral_system 

The Hindu–Arabic numeral system[1] or Hindu numeral system[2] is 
a positional decimal numeral system developed between the 1st and 5th centuries 
by Indian mathematicians. The system was adopted byPersian (Al-Khwarizmi's c. 
825 book On the Calculation with Hindu Numerals) and Arab 
mathematicians (Al-Kindi's c. 830 volumes On the Use of the Indian Numerals) by 
the 9th century. It later spread to the western world by the High Middle Ages. 



http://answers.yahoo.com/question/index?qid=20080113091534AAjMTgT 

Hindus declare that there is only one Supreme Being and He is the God of all 
religions. There is no "other God." Thus the Biblical Commandment "Thou shalt 
have no other God before me," really means, "Thou shalt not deny the Ultimate 
Reality or worship any power other than the Ultimate Reality." 

So, like most of the other religions, Hindus believe in God and only one God. 
Their view of God is much like the Christian Holy Trinity. 

Hindus view cosmic activity of the Supreme Being as comprised of three tasks: 
creation, preservation, and dissolution and recreation. Hindus associate these 
three cosmic tasks with the three deities, Brahma, Vishnu and Shiva. Lord 
Brahma brings forth the creation and represents the creative principle of the 
Supreme Being. Lord Vishnu maintains the universe and represents the eternal 
principle of preservation. Lord Shiva represents the principle of dissolution 
and recreation. These three deities together form the Hindu Trinity. 

One must clearly understand that Brahma, Vishnu and Shiva are not three 
independent deities. They represent the same power (the Supreme Being), but in 
three different aspects. Just as a man may be called a doctor, father or 
husband based upon the tasks he performs, the Supreme Being is called Brahma, 
Vishnu or Shiva when conceived as performing the three different cosmic tasks 
of creation, preser-vation, and dissolution/recreation. "The oneness of the 
three gods Brahma, Vishnu and Shiva is brought out by the mystic symbol AUM 
where 'A' represents Vishnu, 'U' Shiva and 'M' Brahma."  


Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke