Tidak Semua Penyanyi Bisa Menyanyikan Semua Nyanyian. Sekedar bernyanyi 
mungkin. Tapi untuk benar-benar menyanyikan sebuah nyanyian, tak semua penyanyi 
bisa menyanyikan semua nyanyian.

Ketika Uplik dan kawan kawan dibiarkan bernyanyi di ladang proletar, bau busuk 
yang terisap. Telinga sakit. mata berkunang dan kemudian buru-buru penonton 
berhamburan ke toilet : Muntah.

Tidak semua orang punya kapasitas dan kapabilitas untuk menyanyikan suatu thema 
atau isyu. Dan kapabilitas uplik selama ini cuma satu : Menebar permusuhan dan 
kebencian di ladang proletar. Jelas menjijikan.

Tidak semua penyanyi bisa menyanyikan semua nyanyian. The Beatles akan 
gelagapan kalau disuruh nyanyiin lagu koes plus, meskipun koes plus adalah 
"beatles nya indonesia". Coba bayangkan ... bagaimana john lenon akan gelagapan 
lagu "bujangan" karena kendala bahasa.

Sejak SD saya diajarkan kemajemukan. Saat lebaran datang ko ayong dan dan 
beberapa koko dan cici pemilik toko di sekitar rumah suka bertandang ke rumah 
nenek untuk memberi parcel. Sejak SD, saya sering berkunjung ke rumah duku Koko 
dan Cici yang ditinggal oleh saudaranya dan ikut larut dalam suasana duka . 
akrab dengan bau hio, sesajen di depan photo sang mendiang.

Sejak SD ibu saya sering ngajak saya main ke rumah atau toko cici dan koko, 
mereka ada yang beternak ayam, buka salon, jual kelontongan, bahkan ada jiga 
yang bikin gorengan. kami terbiasa menghirup bau hio, melihat meja sembahyang 
dan sering menjadi pendengar yang baik saat mereka bercerita tentang nenek 
moyang mereka lengkap dengan perjuangan hidup mereka yang memang tak mudah.

Kalau kakek, nenek, singgah ke toko mereka, dengan sigap mereka menyapa ramah 
"Eh pak haji, bu haji...senang saya bu haji dan pak haji mampir...ayo..mari ke 
dalam..kita ngobrol di dalam, saya kangen !" Dan si koko yang biasa sarapan 
tahu mentah sambil melayani pelanggan itu mengajak kami masuk, menghidangkan 
berbagai kue dan dengan senangnya dia menanyakan kabar dan bercerita ...

Saya orang indonesia . Muslim. Dan saya terbiasa dengan kemajemukan.

Saat kuliah saya punya teman protestan yang sangat dekat. Saat bulan puasa, dia 
sempet berantem dengan anak yang dengan cu x nya merokok di depan kantin : "Hey 
Bangsat ! Ini bulan puasa ! Kamu Islam ! Hormati saudara kamu dong !" itu yang 
ngerokok nddak terima, terus terjadilah saling gebuk. berantem. Saya yang repot 
menengahi.

Saat saya kelupaan sholat, dia juga yang ngingetin :"Kamu belum sholat ya ? 
Sholat dulu gih !" Dan saya pun nurut. Shalat.

Saya deket dengan beberapa teman katolik yang sangat romantic dalam beragama. 
Sempat saya ngajak kencan cewek cantik yang beragama katolik, makan malam 
bersama, saya sudah ribut mau menghantam semua makanan, dia dengan anggung 
menyatukan semua jemari di depan wajahnya, menutup mata dan berdoa. Lamaaaaaaa 
banget. setelah itu dia membuka mata, tersenyum manissssss dan makan dengan 
anggun. ( Love You !)

Saya bergaul dengan orang hindu dan budha. "adi" "Gusti" "Ketut" "Nyoman" ... 
dan kami baik-baik saja. satu bangsa, indonesia.

Bahkan...saat bekerja, hampir semua orang jepang, singapore yang saya kenal 
adalah ateis. Sempat saya jalan berdua sama direktur yang ateis, saya ajak 
jalan menyusuri kota bandung, pakai sandal jepit, jalan di trotoar jalan dago, 
makan jagung bakar pedes ... die bawa 2 kaleng bir. Dengan polos saya ambil 1 
kaleng, dia menegur "Hey pin San ! You Muslinm Neh ... ! Can not ! Can not ! 
Damme nah ... !"

Saya nyengir, tetep ambil satu kaleng bir dan meminumnya. "Yes i am, but its ok 
Sir .... bir ini enak !"  Saya nyeruput bir bintang dingin di sela dinginnya 
kota bandung dutemani kacang kulit. Dia geleng geleng kepala "Halaaah... not 
god neh... you not consist neh ...!" Saya jawap dikit "Mister... tape ajah 
kandungan alkoholnya jauh lebih besar dari bir kami makan, lha ini..cuma bir ! 
Cuma 1% ... Masa nddak boleh ?" he he he ..

Islam, Kristen, hiondu,budha,kejawen,batak,sunda,jawa,padang,...
inilah kami : Indonesia.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke