Bhineka tunggal ika&Panca sila jadi hilang makna bagaiman tidak orang Liberal kayak elu orang memang perusak apa2 semua elu orang sosorin dengan cara2 liberal bego2an
semua kebiasaan lokal,semua keadaban Lokal elu orang campurin dengan budaya2 kebebasan luar batas,yang doeloe nya kagak ada elu orang paksa2in......memang kalian itu Bangsat semua nya. ________________________________ From: item abu <[email protected]> To: "[email protected]" <[email protected]>; milis parapemikir <[email protected]>; milis pemimpin teladan <[email protected]>; milis pepicek <[email protected]>; milis reformasi birokrasi <[email protected]>; milis temu eropa <[email protected]>; milis wahana <[email protected]>; milis zamanku <[email protected]>; tionghoa-net milis <[email protected]>; BatakCyber milis <[email protected]>; Danau Toba Milis <[email protected]> Sent: Saturday, September 8, 2012 4:24 PM Subject: Re: [proletar] Re: Masih adakah Bhinneka Tunggal Ika? Ngakunya sih ga ada paksaan dlm agama, faktanya orang dipaksa milih calon agama Islam, dipaksa pake hijab, dipaksa puasa, dipaksa ga boleh keluar dr Islam dan boleh dibilang dipaksa melakukan segala hal sampe piara jenggot atau cukur rambut jg dipaksa. Yg penting itu emang kaing2nya. >________________________________ > From: Batara Hutagalung <[email protected]> >To: milis parapemikir <[email protected]>; milis pemimpin teladan ><[email protected]>; milis pepicek ><[email protected]>; milis proletar <[email protected]>; >milis reformasi birokrasi <[email protected]>; milis temu >eropa <[email protected]>; milis wahana ><[email protected]>; milis zamanku <[email protected]>; >tionghoa-net milis <[email protected]>; BatakCyber milis ><[email protected]>; Danau Toba Milis <[email protected]> >Sent: Saturday, September 8, 2012 8:49 PM >Subject: [proletar] Re: Masih adakah Bhinneka Tunggal Ika? > > > >kalau berita ini memang benar… >aku tertegun … >kehabisan kata-kata … >tersisa satu pertanyaan … > >masih adakah bhinneka tunggal ika? >---------------------------------------------------------- > >http://jakarta.tribunnews.com/2012/09/07/keterlaluan-warga-disumpah-pilih-foke-agar-peroleh-jamkesda > >Pemilihan Gubernur DKI >Keterlaluan, Warga Disumpah >Pilih Foke Agar Peroleh Jamkesda >Tribunnews.com - Jumat, 7 September 2012 16:19 WIB > >TRIBUNNEWS.COM,JAKARTA--Berita yang menyebut adanya kegiatan >pengambilan sumpah dalam acara Jamkesda untuk pemenangan pasangan tertentu di >pilkada DKI Jakarta sewajibnya disikapi panwas DKI. > >"Segera dengan melakukan penyelidikan," kata >pengamat politik Ray Rangkuti dalam rilisnya ke Tribunnews.com, Jumat >(7/9/2012). > >Diberitakan sebelumnya sebuah media online menyebut ada >kejadian Warga Cidodol, Kebayoran lama, Jakarta Selatan, yang dijanjikan akan >dibuatkan Jaminan Kesehatan Daerah (Jamkesda) Jakarta, asalkan bersumpah di >bawah Alquran memilih pasangan Foke-Nara. > >Menurut Ray ini sudah keterlaluan dan sebuah pelanggaran >yang tidak main-main. "Semuanya masuk kategori pelanggaran berat," >kata Ray. > >Pelanggaran dimaksud adalah mempergunakan ritual agama untuk >kepentingan memaksa pemilih untuk memilih calon tertentu. "Ini bukan >kategori kampanye, tapi pemaksaan," katanya. > >Dijelaskan sumpah itu ikatan yang dilakukan dua pihak dengan >sanksi berat jika ada yang melanggar perikatan. Karena itu, lanjut dia, >sifatnya lebih dari sekedar politik uang dan itu sudah bersifat pemaksaan. > >Lainnya, menurut dia, ini ternyata mempergunakan aula >pemerintah untuk kepentingan pemenangan kandidat tertentu. "Jelas-jelas >itu sangat ditentang oleh peraturan pilkada," kata Ray. > >Dikatakan ini juga menumpang acara yang kemungkinan besar >merupakan program Pemda. "Jamkesda umumnya dikelola oleh Pemda," >katanya. > >Selanjutnya Ray mengatakan kemungkinan hal itu merupakan >program Pemda. "Kemungkinan lainnya tentu melibatkan aparat Pemda," >ujarnya. > >Dua hal terakhir ini juga, menurut Ray, merupakan >pelanggaran berat dalam Pilkada. Sebab, sanksi atas pelanggaran ini dapat >berujung pada pengguguran pasangan calon. "Tentu jika dapat dibuktikan >bahwa pelanggaran-pelanggaran tersebut berkaitan dengan pasangan calon," >katanya. > >Oleh karena itu, Ray mengatakan Panwas jangan sampai menutup >mata atau telinga atas berita ini. "Bahwa seolah-seolah tidak ada yang >terjadi di luar. Dibutuhkan kepekaan dan kemauan Panwas untuk segera >menindaklanjuti berita tersebut," kata dia. > >Menurut Ray jangan selalu menunggu adanya laporan sebab jika >begitu adanya, maka baiknya fasilitas Panwas atas akses informasi dicabut. > >"Bukan hanya Panwas, KPUD DKI juga sudah seharusnya >peka dalam hal ini. Mereka jangan menganggap bahwa masalah seperti ini adalah >urusan Panwas semata," katanya. > >Lanjut Ray pelanggaran-pelanggaran berat harus melibatkan >kita semua. Sebab, tahapan Pilkada bukan pekerjaan Si A atau Si B, tetapi >perhelatan kita semua. >"Kita lihat apakah dua institusi penyelenggara ini >aktif atau melempem?" ujar Ray. > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
