Wal anda benar, ke Kristenan bukan seperti Islam ajaran si bandot Muhammad. Gampang tersinggung dan berperilaku barbar
2012/9/9 Wal Suparmo <[email protected]> > ** > > > Salam > Jangan menyamakan mentalitas orang Kristen dengan orang Islam, Yg selalu > merasa dihina dan dimusuhi dan siap perang dan membunuh karena memang > agamanya lahir KARENA perang,di DALAM perang dan SIAP perang. > Banyak gambar Yesus versi CINA dengan mata sipit dan versi Bali. Tidak ada > yg protes malah LARIS di jual di Bali kepada pada touris asing. > > Wasalam, > Wal Suparmo. > > > --- Pada *Ming, 9/9/12, abdul halim <[email protected]>* menulis: > > > Dari: abdul halim <[email protected]> > Judul: Re: [Indonesia-Rising] Re: FENOMENA IMAN TERJADI DI BITUNG. > Kepada: [email protected] > Tanggal: Minggu, 9 September, 2012, 12:52 PM > > > > patung itu jgn diexpose nanti banyak org marah. orang amerika pasti marah > kok yesus tingginya cm 173,ga ideal bagi org amerika. org afrika juga marah > kok patung yesus kate utk ukuran afrika dan mukanya kok ga mirip yesus > versi afrika yg kribo,tegap dan tinggi,hitem dan tulang muka > menonjol.hampir semua bangsa punya gambar yesus masing2 dan beda satu sama > lain > > halim|3c xxv| de POK|B 1392 SKP|black buluck|sent from black bodol xk > On Sep 9, 2012 12:15 PM, "baswati" > <[email protected]<http://mc/[email protected]>> > wrote: > > ** > > > > kuwi Go'auld > > On Sun, 2012-09-09 at 04:45 +0000, tawangalun wrote: > > > > Ada 1001 cara Jin yg mau mblasukke manusia,tapi bagi saya gampang > > mengenali sebab:Ten Comandement aja melarang majang patung,la ini kok > > Yesus malah nyuruh bikin patung kan Yesus gadungan alias Jin. > > > > Tawangalun. > > > > --- In > > [email protected]<http://mc/compose?to=Indonesia-Rising%40yahoogroups.com>, > "################" > > <tamanbaru03@...> wrote: > > > > > > MANADO, Sebuah fenomena iman terjadi di Kota Bitung. Tepatnya di > > Kompleks > > > Perumahan Mutiara, Kecamatan Matuari. Adalah Jemri Resso (29) yang > > bekerja > > > serabutan mampu membuat sebuah patung Yesus yang membuat heboh > > warga. > > > Pasalnya, Jemri penganut agama Islam, dan sebelumnya tidak pernah > > sama > > > sekali mampu membuat patung. > > > > > > Menurut pengakuan pria asal Sulawesi Tengah ini saat ditemui di > > rumahnya, > > > Selasa (04/09/2012) bahwa pembuatan patung tersebut didasarkan atas > > mimpi > > > yang datang menghampirinya. "Pada malam keduapuluh Ramadhan > > (pertengahan > > > Agustus), saya bermimpi berada di suatu tempat yang tidak pernah > > saya lihat > > > sama sekali. Dalam mimpi itu saya bertemu dengan seseorang yang > > sedang > > > duduk diatas sebuah batu," cerita Jemri. > > > > > > Lewat mimpi itu dia diberi petunjuk untuk membuat sebuah patung yang > > > menyerupai rupa Yesus. Jemri menceritakan awalnya dia menolak > > membuat > > > patung tersebut, karena dia sama sekali tidak tahu membuat patung, > > dan > > > tidak tahu bagaimana rupa Yesus. Tetapi mimpi itu terus mendesaknya. > > "Saya > > > kan seorang Muslim, bagaimana bisa saya tahu rupa Yesus. Tetapi > > sosok dalam > > > mimpi itu lalu memberi saya petunjuk untuk mulai membuat patung > > tersebut > > > dari bagian kepala, badan lalu kaki," katanya. > > > > > > Selama 17 hari, akhirnya Jemri mampu menyelesaikan patung tersebut. > > Dan > > > betapa terkejutnya dia serta penghuni rumahnya karena patung > > tersebut > > > benar-benar mirip patung Yesus yang selama ini dikenal oleh umat > > Kristiani. > > > "Saya dituntun membuat patung itu, terutama ketika membuat wajahnya. > > > Awalnya saya sekedar membuat saja, tetapi tangan saya seperti > > dituntun > > > untuk membentuk wajah Yesus," ungkap Jemri. > > > > > > Jemri juga memberi kesaksian, kepalanya ikut sakit ketika dia > > menancapkan > > > paku di kepala patung tersebut. "Kepala saya turut sakit luar biasa, > > > seperti ditancap paku saja," ujarnya di tengah kerumunan ratusan > > warga yang > > > memadati rumah sederhana tempat keluarganya tinggal. > > > > > > Jemri Resso merupakan anak ketiga dari enam bersaudara pasangan > > Kasenangan > > > Resso dan Hamidah Resso. Ayahnya menganut agama Kristen, sedangkan > > ibunya > > > seorang penganut agama Islam. Jemri sendiri baru berada di Bitung > > sekitar 5 > > > bulan lamanya. Sebelumnya dia tinggal di Luwuk, Sulawesi Tengah. > > > > > > Karena warga yang berdatangan semakin banyak, akhirnya keluarga > > Jemri > > > memutuskan untuk menyerahkan patung tersebut kepada pihak Gereja. > > "Ini juga > > > atas perintah dalam mimpi tersebut. Saya menyerahkannya secara > > ikhlas, > > > sebagaimana yang diberi petunjuk," katanya. > > > > > > Selasa (04/09) sore patung tersebut dipindahkan oleh warga setempat > > ke > > > Gereja GMIM Musafir Saregat yang tidak jauh dari rumah Jemri. Ketua > > Jemaat > > > GMIM Musafir Pdt. Nova Tumengkor Rompas menyambut sukacita > > penyerahan > > > patung tersebut. "Kami menggangap ini merupakan pekerjaan iman, > > sebagai > > > sebuah karya Ilahi. Jemri merupakan orang yang dipilih untuk > > menunjukkan > > > kuasa Ilahi tersebut, walau dia beragama Muslim," ujar Pendeta Nova. > > Jemaat > > > Musafir sendiri berjanji untuk membuatkan sebuah lokasi untuk > > meletakkan > > > patung tersebut. > > > > > > Anggota Jemaat GMIM Musafir, Hotman Welung (62) menganggap bahwa apa > > yang > > > terjadi tersebut merupakan sebuah mujizat. "Beberapa hari ini > > kompleks kami > > > ramai dikunjungi orang dari berbagai penjuru. Mereka mau melihat > > secara > > > langsung patung tersebut," katanya. > > > > > > Diiringi ratusan warga akhirnya patung Yesus setinggi 173 cm karya > > Jemri > > > tersebut dipindahkan di dalam gedung Gereja. "Anehnya walau terbuat > > dari > > > campuran semen dan pasir, tetapi jika disentuh badan patung tersebut > > terasa > > > lunak, seperti tubuh manusia," ujar salah satu warga. > > > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
