Komunitas muslim Amerika mengutuk kekerasan di Libya yang menewaskan Dubes AS dan tiga stafnya. Mereka khawatir insiden ini akan menghidupkan kembali sentimen antimuslim seperti yang terjadi usai serangan teroris 11 September 2001 di AS.
Imam Talal Eid, ulama di Brandeis University dekat Boston memperkirakan, serangan di Libya akan memicu "kebencian lebih besar" terhadap muslim. Eid juga mengkritik warga muslim AS yang menurutnya tidak berbuat cukup banyak untuk menentang terorisme. "Muslim Amerika tak pernah memprakarsai demonstrasi besar untuk menentang terorisme dan orang-orang yang seiman dengan mereka yang melakukan kejahatan-kejahatan ini," cetus Eid seperti dilansir media huffingtonpost, Kamis (13/9/2012). "Para pemimpin muslim Amerika harus memprakarsai demonstrasi untuk menunjukkan bahwa muslim menanggapi isu terorisme dengan serius, jika tidak, orang-orang akan menanyakan apa yang dilakukan muslim," tutur Eid. Nasser Weddady, salah seorang direktur di Kongres Islam Amerika (American Islamic Congress) setuju bahwa aksi protes perlu dilakukan. "Kita sebagai komunitas, bisa melakukan apa yang dilakukan warga Libya, dan turun ke jalan dan melakukan protes," katanya menyinggung tentang revolusi Libya yang menggulingkan rezim Muammar Khadafi tahun 2011 lalu. Dikatakannya, ada anggapan bahwa kekerasan di Libya bukan kejadian spontan, melainkan didalangi oleh para fundamentalis Islam. "Begitulah cara mereka bekerja, dengan memanipulasi sentimen agama masyarakat dan perasaan anti-Amerika," cetus Weddady. "Kita harus bekerja lebih keras agar masyarakat tahu bahwa muslim di Amerika berintegrasi dengan baik ke dalam kehidupan Amerika, dan berkembang, dan bahwa kita punya kebebasan beragama di sini," tandas Salam Al-Marayati, presiden Muslim Public Affairs Council. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
