Ref: Bagaimana masalah ini , yang satu bilang: “Syiah masih Islam”, tetapi MUI 
Jatim bilang Syiah sesat dan tak layak di Indonesia. Siapa yang paling benar????
http://www.voa-islam.com/news/indonesiana/2012/08/30/20393/mui-jatim-syiah-sungguh-tak-layak-berkembang-di-indonesia/
>
>Kamis, 30 Aug 2012
>
>MUI Jatim: Syiah Sungguh Tak Layak Berkembang di Indonesia
>Surabaya (VoA-Islam) - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jawa Timur telah 
>mengeluarkan fatwa bahwa Syiah adalah ajaran sesat. 
http://www.antaranews.com/berita/331868/syiah-masih-islam
Syiah masih Islam


Sabtu, 8 September 2012 17:12 WIB | 5151 Views

 
Hasyim Muzadi. (ANTARA)

  "Jangan mengatakan Syiah itu sesat." 
Surabaya (ANTARA News) - Rais Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH 
A. Hasyim Muzadi, menegaskan bahwa Syiah itu masih tergolong Islam, karena itu 
perbedaan yang terjadi dengan mereka tidak perlu disikapi menggunakan aksi 
kekerasan.

"Orang Madura itu selalu ikut kiai, karena itu mereka belum tentu mengerti 
tentang Syiah atau bukan, jadi perlu disikapi dengan dakwah, bukan kekerasan," 
kata Sekretaris Jenderal International Conference of Islamic Scholars (ICIS) 
itu kepada ANTARA News di Surabaya, Sabtu.

Tokoh NU asal Malang, Jawa Timur (Jatim) itu mengemukakan hal tersebut setelah 
berbicara dalam seminar pra-Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Kongres 
Besar (Konbes) NU yang digelar PBNU di Surabaya. Acara itu sekaligus 
Halalbihalal Pengurus Wilayah (PW) NU Jatim dengan Pengurus Cabang (PC) NU 
se-Jatim.

Dalam acara yang juga ditandai dengan peluncuran Induk Koperasi "Mabadiku 
Bintang Sembilan" yang berpusat di PWNU Jatim itu, Hasyim yang mantan Ketua 
PWNU Jatim menanggapi Kerusuhan Sampang yang oleh sejumlah pihak disebut-sebut 
dipicu paham Syiah.

"Solusinya, saya berharap para ulama di Sampang kembali kepada pengenalan Syiah 
melalui dakwah kepada masyarakat, dan berusaha keras menghindari kekerasan," 
katanya dalam acara yang juga dihadiri Wakil Ketua Umum PBNU, HM As`ad Ali S.

Menurut dia, penggunaan kekerasan juga akan membuat orang tidak memperhatikan 
persoalan Sampang yang sebenarnya, melainkan mereka akan mengutuk kekerasan 
yang ada dengan Islam sebagai sasaran.

"Karena itu, ulama di sana harus kembali kepada solusi dakwah, serta ekonomi 
dan pendidikan. Dirikan madrasah atau masjid untuk mengajari warga setempat 
mengaji. Jangan mengatakan Syiah itu sesat, karena justru akan memunculkan 
kekerasan, padahal Syiah itu lebih Islam daripada Ahmadiyah," katanya.

Rais Syuriah PWNU Jatim, KHM Miftachul Akhyar, secara terpisah menyatakan bahwa 
konflik Sampang bukanlah konflik Syiah dan Sunni, melainkan ada pihak ketiga 
yang melakukan provokasi terhadap keduanya.

"Jadi, ada pihak yang mengadu domba Syiah dan Sunni, tapi informasi yang 
beredar menjadikan Syiah sebagai korban, padahal korban warga dan rumah yang 
dibakar di sana bukan hanya milik Syiah, tapi Sunni juga," katanya.

Oleh karena itu, ia mengharapkan, para ulama dan masyarakat Sampang untuk 
bersikap hati-hati, agar tidak mudah terkecoh yang justru menguntungkan orang 
lain yang "menjual" masalah di Sampang itu.

Wakil Gubernur (Wagub) Jatim, H. Saifullah Yusuf, yang hadir dalam acara itu 
mewakili Gubernur Jatim, Soekarwo, mengemukakan hal senada. Ia menegaskan bahwa 
kerusuhan Sampang itu sebenarnya masalah dua orang kakak-beradik yang 
merepotkan banyak orang.

"Itu dua orang kakak-beradik yang merepotkan kita semua, bahkan niat baik 
pemerintah melakukan rekolasi pengungsi Syiah Sampang agar pendidikan anak-anak 
mereka terjamin dan kehidupan ekonomi mereka juga pulih, ternyata dicurigai 
tokoh-tokoh Syiah di sana," katanya.

Oleh karena itu, katanya, Soekarwo saat ini mengadakan pertemuan di Surabaya 
dengan berbagai pihak dari Sampang guna mengatasi masalah pengungsi yang 
berlarut-larut.

"Karena itu, saya mewakili Gubernur Jatim datang ke PWNU," katanya. (*)

Editor: Priyambodo RH


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke