konon ekspresi marah membutuhkan 32 otot wajah untuk bekerja. sementara untuk tersenyum hanya butuh kurang lebih setengahnya saja.
tapi ada tuh imigran yg tinggal di leiden kalo marah2 otot mukanya ngga ada yg bekerja samasekali. kenapa bisa begitu? karena sejak lahir setelan otot mukanya udah pada posisi marah melulu. --- In [email protected], "arra_s" <arra_s@...> wrote: > > > Maraknya berita yang membuat "kemarahan masal.." > lalu melakukan aksi.. > yang menimbulkan reaksi kemarahan lagi.. > aksi- reaksi.. terus begitu.. > efek domino.. menyentuh ke semua lapisan masyarakat.. > efek ular tangga.. menghampiri semua titik di penjuru dunia.. > > mengapa tidak ada lagi yang melakukan "analisa dampak kemarahan masal...? > > sepertinya bumi sedang membunuh diri nya sendiri... > > padahal bagi seorang perempuan seperti saya.. > marah itu hanya masalah simpel.. > hanya ada dibilangan "dua" > kurang perhatian dan cemburu.. > dari pasangan nya.. > tidak ada efek domino.. > tidak ada bunuh diri.. > > mungkin mesti siap siap pindah ke planet lain.. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
