http://www.bbc.co.uk/indonesia/berita_indonesia/2012/09/120914_usembassydemo.shtml


Ormas Islam berunjuk rasa di Kedubes AS

Terbaru  14 September 2012 - 14:51 WIB


Ormas Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) berunjuk rasa di depan Kedutaan Besar 
Amerika Serikat di Jakarta, memprotes film 'Innocence of Muslims' yang dituduh 
menghina Islam.

Massa mulai berdatangan di Jalan Medan Merdeka Selatan pada pukul 14.00 WIB.

"HTI mengutuk pemerintah AS yang membiarkan begitu saja film ini dibuat dan 
disebarluaskan kepada khalayak, sebagai perbuatan biadab yang tidak bisa 
dibiarkan begitu saja," kata juru bicara HTI, Muhammad Ismail Yusanto dalam 
pernyataannya.

Aksi unjuk rasa ini menyusul aksi serupa di sejumlah negara Afrika Utara dan 
Timur Tengah, seperti Libia, Mesir dan Yaman.

Sementara itu Kedutaan Besar AS mengatakan bahwa mereka telah mendapat 
informasi dari kepolisian dan mengambil langkah pengamanan sesuai protokol.

Pihak Kedubes menghimbau masyarakat untuk menghindari area sekitar lokasi unjuk 
rasa demi mengantisipasi kemungkinan aksi berjalan ricuh.

Selain di Jakarta, HTI juga berencana menggelar aksi serupa di konsulat AS di 
kota-kota lain di Indonesia.

Ormas ini mencontohkan perlawanan pemimpin Turki di masa Ottoman, Sultan Abdul 
Hamid II (1876-1909) yang melarang pementasan drama karya Voltaire yang dinilai 
mengandung unsur penghinaan terhadap Nabi Muhammad.
Reaksi keras

Departemen Luar Negeri AS mengatakan bahwa seluruh misi diplomatik AS di 
berbagai negara menetapkan status siaga tinggi pasca serangan terhadap konsulat 
AS di kota Benghazi, Libia yang menewaskan sang duta besar.

Hari Kamis, unjuk rasa memprotes film tersebut di ibukota Yaman, Sanaa, 
berlangsung ricuh setelah demonstran berusaha merobos masuk ke halaman Kedutaan 
Besar Amerika Serikat.

Polisi sempat melepas tembakan ke udara untuk membubarkan para pengunjuk rasa 
namun sebagian dari mereka tetap berhasil memasuki kompleks kedutaan.

Sementara itu di Kairo, Mesir, pengunjuk rasa bentrok dengan aparat keamanan di 
luar kompleks kedutaan Amerika Serikat.

Stasiun TV Mesir menyiarkan gambar-gambar tentang mobil polisi yang dibakar dan 
orang-orang berlarian menghindari tembakan gas air mata pada Rabu (12/09) malam.

Presiden Mesir, Mohamed Mursi, sudah mengecam film tersebut namun pada saat 
bersamaan menentang kekerasan.

Sekjen PBB Ban Ki-moon mengutuk film tersebut dan kekerasan yang diakibatkannya.

"Tidak ada yang dapat menjustifikasi pembunuhan dan serangan semacam itu," kata 
dia.

"Film yang penuh kebencian itu sepertinya sengaja dibuat untuk memupuk 
kefanatikan dan pertumpahan darah."


BBC

BBC © 2012





------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke