Tolol dan tulul. Amerika yg kamu banggakan butuh perang, maka di aduk aduk negara yg bisa di aduk aduk.
Indonesia termasuk yg di aduk aduk, butuh waktu lebih dari 6 tahun untuk menjatuhkan Soeharto, Amerika sebel sama Soeharto karena pada akhirnya membuat strategi politik luar negeri untuk meng aktif kan kembali negara negara non blok, maka Soeharto banyak keliling dunia menyambangi negara negara yg memang awalnya non blok, dan paham bila Amerika jadi polisi dunia akan merugikan negara negara kecil. Aku bukan pembela Soeharto, aku memberikan bukti dimana 5 tahun terakhir sebelum di jatuh kan Soeharto banyak nyambang ke negara negara yg bisa kembali pada posisi nonblok. Negara negara Islam sebagai negara miskin karena dipaksa miskin adalah target pertama, dengan Indonesia sebagai negara pertama yg harus di obok obok, dan Amerika bisa disebut gagal memporak porandakan NKRI, Amerika hanya bisa memaksa mendapatkan Aceh melalui Hasan Tiro. Gagal di Indonesia maka Irak di embat, karena Saddam Husen me nyaran kan jual beli minyak dilakukan dengan uang non dollar Amerika, maka Irak di serang, Ketika di serang junjungan kamu si uplik gelo morang maring juga ke Amerika, karena Amerika memaksa menyerang dengan alasan yg tidak ada. Irak jatuh, selesai perang, dan Amerika masih tetap mengalami defisit yg terus meningkat, dan membuat solusi membuat perang lagi di negara negara Timur Tengah dan Afrika, semua pemerintah yg syah di obok obok melalui demontrasi penggulingan kekuasaan meniru apa yg sudah terjadi di Indonesia. Bila anda punya otak, maka anda harus juga melihat Turki, Bahrain, Arab, Kuwait, Qatar, Brunei, Malaysia ( ada beberapa negara dengan Islam mayoritas ) tidak pernah di obok obok, malah dibela termasuk Pakistan dan Pakistan dibela karena utk menahan agar negara tsb memiliki kedekatan dengan India, dan pada akhirnya Pakistan pun bisa di obok obok. Indonesia dengan mayoritas penduduk beragama Islam, bisa dibilang unik, asumsikan dari 250 juta penduduk yg non Islam "asumsi" kan lagi ada 50 juta ( supaya anda yg tulul senang ), masih ada 200 juta penduduk beragama Islam, dari 200 juta asumsikan lagi dibagi dua NU dan Muhhamadyah, masing masing 125 Juta NU dan 75 juta Muhammadyah, Silahkan asumsikan lagi yg beragama Islam Radikal yg di Indonesia sendiri dinamakan teroris, Baik itu anak buah jebolan Ngruki sampai FPI, HT dan ormas lainnya. Bila kelompok radikal ini ada 5 % maka Indonesia sudah amburadul dan non Muslim akan dibabat habis, sedang nyatanya malah tambah makmur dengan banyak raja raja kecil yg mengecap kemamkmurannya tsb yg disebabkan oleh otonomi daerah yg kebablasan. Sampai saat ini Amerika tetap memaksakan kehendak utk Indonesia agar jadi bonekanya, dan utk memuluskan jalan tsb mau tidak mau harus dilakukan dari bawah tanah dengan brainwash/propaganda ( kayaknya kamu gak ngerti apa itu brainwash dan propaganda ), dan dengan segala cara memodali kelompok kelompok radikal ( aku tulis kelompok karena jumlahnya tidak banyak ), ditambah dengan makna demokrasi yg dipaksakan, dengan otonomi daerah yg dipaksakan, dengan pilkadut yg dipaksakan. Indonesia tidak bisa menolak, karena sudah terjerat dengan perjanjian² politik. Amerika pusing dengan RRC, dimana RRC pun mendekat ke Indonesia, maka Amerika mendadak menaruh pasukan armada ke VII di Darwin dengan tujuan mempertahankan minimal Irian. Irian dengan freeportnya dijadikan ladang emas, sedang Papua New Guinea tidak banyak diperhatikan karena negara tsb tingkat korupsinya sudah diatas level parah, biarpun sama sama di pulau Irian, perkembangan masyarakat Irian dan PNG sangat jauh berbeda. PNG yg nota bene mayoritas Kristen tidak bisa berkembang karena masyarakatnya sudah lebih banyak yg menjadi pemabuk, biarpun sama sama tinggal di pulau yg sama hasilnya tetap berbeda. Irian mendapat banyak bantuan dari pusat dan di korupsi juga, dilain sisi perkembangan peradaban jauh lebih maju dibandingkan PNG yg banyak Kristennya. Anda ntu tolol dan tulul, membaca sesuatu tidak kritis dan tidak mau mencerna serta tidak mau berusaha memakai logika. Yg ada dibenak anda Islam adalah jelek, padahal Indonesia dengan mayoritas Islam banyak menjadikan para cina menjadi konglomerat sialan, dimana sesudah meraup banyak uang kabur ke luar negeri, berbeda dengan orang Indonesia yg beragama Islam, disaat jadi konglomerat mereka tidak bisa kabur, karena tidak ada budaya kabur seperti halnya konglomerat sialan. Jakarta dan kota kota besar terus tumbuh dengan perkembangan ekonomi yg pincang, hal ini pada saat nya nanti akan menjadi alat letusan revolusi, dan bila terjadi revolusi jangan salahkan bila RRC/Rusia akan membantu revolusi, dan yg syah dibantu oleh Amerika, dan ujung ujung nya akan terjadi perang saudara. Silahkan anda kritis dengan kacamata politik, jangan dengan kacamata kuda ke Yesus melulu, karena ke tolol an anda pada akhirnya akan membuat anda jadi provokator yg tidak berguna. Bila anda pengikut Yesus maka pakai ajaran Yesus, dan salah satu ajaran nya KASIH, dan ini yg tidak anda miliki, yg anda miliki hanya benci tanpa alasan jelas sehingga segala sesuatu yg salah di tujukan ke Islam. Didunia pengikut Islam milyaran memang harus diakui pengetahuannya tidak merata, dan bila pengetahuannya merata 5 % saja maka dunia bisa dibawah kendali penganut Islam dan Sosialis, karena faham politik Islam pada dasarnya Sosialis dengan Musyawarah bukan dengan votang voting yg pada dasarnya tidak memahami apa itu votang voting. Dan ingat di Palestina banyak penganut Kristen, jadi anda jangan memakai kacamata kuda model kim mo hook karena polo nya sudah kena braiwash politik Imperialis kapitalis. Si Ireng n uplik n loper koran sudah tidak punya urat malu plus otak, silahkan diskusi dengan mereka, dan apa yg anda dapat ?..........hanya munafik koar koar di millis dilain sisi tangan menadah uang utk sekedar hidup, jauh lebih nista dari pengemis di Indonesia, di Indonesia biarpun banyak pengemis, mereka masih ada beberapa yg memiliki rumah diatas rata rata kelas menengah. Silahkan bantah bila memang anda dan kawan kawan punya otak. ----- Original Message ----- From: <[email protected]> Bego seh, dah tau kalangan mental timur tengah sperti itu, sperti berteman sama perompak, akhirnya dirinya Ɣªήƍ ∂ï rampok. Si christ stevens dah taonan karir kok ndak tau tipikal orang2 tersebut, Jadi menurut g! Awalnya tuh pemberintak kaing2 minta dibantu jatuhkan rezim kadafy, setelah dibantu ya ∂ï gigit, Mudah2 dubes as ∂ï mesir tunisia sudan waspada ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
