Berita dibawah ini adalah tayangan berita youtube Sep 2, 2011 menjelang pelaksanaan tuntutan kongres di Amerika untuk menghentikan bantuan kepada Palestina bukan hanya dari Amerika tapi juga bantuan UN juga segera dibatalkan, apabila Palestina mengajukan permohonan menjadi anggauta UN. Amerika juga akan menghentikan bantuannya kepada UN apabila UN memberi pengakuan kepada Palestina sembari Amerika sendiri akan memvetonya.
http://www.youtube.com/watch?v=pp_dDDr8nT8 No money, no state: US wants slash aid to UN over Palestine The US Congress is considering a bill introduced by a pro-Israeli lawmaker that would slash America's contribution to the UN and any of its bodies if they recognise Palestinian statehood. The General Assembly is due to hold a controversial vote later this month on recognition. The law proposed by a Republican Congresswoman would also permanently cut humanitarian relief funding to Palestinian refugees displaced from land occupied by Israel. RT's Marina Portnaya has more from New York. RT on Twitter: http://twitter.com/RT_com RT on Facebook: http://www.facebook.com/RTnews Sebagai akibat Palestina mengajukan lamaran menjadi anggauta dengan melanggar persyaratan sebelumnya bahwa kemerdekaan negara Palestina hanya bisa berdiri atas dasar hasil kesepakatan dengan Israel menyangkut keamanan negara Israel serta pengakuan kedaulatan Israel. Tanpa mempedulikan persyaratan itu lagi, Abbas telah mengajukan lamarannya secara sepihak ke UN sehingga memaksa Amerika melanjutkan peringatannya dengan menghentikan semua bantuan ekonomi dan bantuan kemanusiaan baik dari Amerika maupun dari UN. Sekarang, masih ada dalam jumlah kecil bantuan UN kepada camp2 pengungsian di Jordania, Libanon, Syria, Arab Saudia, dan Mesir yang masih tetap ditunjang hidupnya meskipun jumlah tunjangan itu sudah dipotong lebih dari separohnya. Tanpa dana TIDAK MUNGKIN ADA NEGARA, dan Amerika sekarang secara bertahap sudah mulai menghentikan semua bantuan2 keuangan kepada bekas calon negara Palestina yang akan dibatalkan ini. Memang, Arab, Islam, dan pendukung2nya adalah bangsa yang tidak tahu malu, sudah hidupnya ditunjang orang kafir, masih juga mencaci makinya, jadi memang pantas biarkan mereka mati secara alamiah, atau biarkan Allah sendiri yang memberikan bantuannya kepada mereka. Peristiwa khianat kaum muslimin dengan membunuh duta besar Amerika akan lebih menjerumuskan bekas negara Palestina ini kedalam jurang kehinaan yang tidak bisa keluar lagi. Ini akan menjadi pelajaran bagi Amerika, bahwa Islam mengajarkan umatnya untuk menipu orang kafir, menusukkan pedang dari belakang. Bangsa Arab Palestina berhak kembali ketanah airnya, maka silahkan balik kengeri masing2 di Arab Saudia, Mesir, Libanon, Syria atau di Jordania. Israel bukanlah tempatmu, bukan rumahmu, bukan negerimu, bukan tanah tumpah darahmu karena Israel adalah milik bangsa Yahudi. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
