Menurut Michael H Hart, kebanyakan dari orang-orang besar yang ada dalam bukunya
menjadi besar karena kebetulan lahir di negara-negara maju yang jadi pusat
peradaban dunia. Bahkan tanpa ada mereka pun tetap saja negara-negara tersebut
akan maju dan akan ada banyak orang yang akan menggantikannya untuk memimpin
kemajuan tersebut.

Sebagai contoh Napoleon Bonaparte yang memimpin Perancis untuk menguasai Eropa
itu terjadi karena Perancis adalah memang negara Eropa yang besar dan kuat.
Napoleon tidak bisa melakukan itu jika Perancis adalah negara yang kecil dan
lemah. Dan pada akhirnya, Napoleon pun gagal dan meninggal dalam pengasingan.

Amerika Latin pun tetap akan merdeka dari penjajahan Spanyol meski Simon Bolivar
tidak ada. Akan banyak pejuang lain yang bisa menggantikan posisinya.
Yesus pun meski merupakan penyebar agama Kristen yang pertama, namun dia
ditangkap dan disalib oleh tentara Romawi. Jumlah pengikutnya saat Yesus
meninggal tidak banyak. Paulus lah yang berhasil mengembangkan agama Kristen
sehingga diterima bangsa Eropa.

Sebaliknya, Nabi Muhammad lahir di kawasan yang terbelakang. Mekkah kota
kelahiran Nabi adalah kota kecil di pinggiran yang jauh dari pusat perdagangan,
seni, dan ilmu pengetahuan. Saat itu yang jadi negara besar dalah Romawi dan
Persia. Ada pun bangsa Arab adalah bangsa jajahan yang terbelakang dengan jumlah
penduduk yang hingga sekarang pun tidak banyak serta terpecah menjadi berbagai
suku yang saling perang satu sama lain.

Pada saat Nabi lahir, kebanyakan bangsa Arab menyembah berhala. Selama 3 tahun
pertama Nabi Muhammad menyeru Islam pada keluarga dan teman dekatnya. Baru pada
tahun 613 Nabi menyiarkan Islam secara terbuka sehingga Islam mulai menyebar.
Penguasa Mekkah yang kafir pun menganggap Nabi Muhammad sebagai bahaya dan ingin
membunuhnya sehingga Nabi Muhammad hijrah ke Madinah. Setelah 3 kali serangan
kaum kafir Mekkah dalam perang Badar, Uhud, dan Khandaq gagal, Nabi Muhammad dan
pengikutnya menaklukkan kota Mekkah tahun 630. Pada saat meninggal tahun 632
Nabi Muhammad yang bertahun-tahun pada masa awal kenabiannya ditentang penduduk
kafir Quraisy dalam tempo 23 tahun sanggup menyatukan bangsa Arab di dalam
Islam.

Bangsa Arab bukan hanya sanggup menahan serangan tentara Romawi dan Persia,
bahkan sanggup menaklukkannya. Hingga saat ini ibukota Romawi, Constantinople,
di bawah kepemimpinan negara Islam dan berganti nama jadi Istambul (Turki).
Begitu pula Baghdad yang sebelumnya jadi ibukota Persia ada di negara Islam
Iraq.

Yang harus diingat adalah bahwa peperangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad
bukanlah peperangan yang penuh darah seperti yang dilakukan tentara Salib yang
membantai semua ummat Islam yang mereka taklukkan seperti dalam film ”Kingdom
of Heaven.” Peperangan yang dilakukan oleh Nabi Muhammad seperti pada perang
Badar, Uhud, Khandaq, dan Tabuk terjadi karena mereka membela diri dari serangan
kaum kafir. Peperangan terhadap kerajaan Romawi dan Persia justru membebaskan
daerah jajahan kerajaan tersebut sehingga mereka lepas dari penindasan kerajaan
Romawi dan Persia. Pada saat penaklukan kota Mekkah misalnya boleh dikata tidak
ada peperangan yang penuh darah. Tapi penyerahan yang penuh kedamaian.

Dalam 100 tahun sejak kematian Nabi Muhammad, Kerajaan Islam menyebar dari
India, Pakistan, Iran, Timur Tengah, Afrika Utara, Albania, Yugoslavia, hingga
Spanyol. Ini adalah satu imperium terbesar yang pernah ada dalam sejarah. Meski
Spanyol kembali dikuasai Katolik setelah 7 abad, namun Islam tetap berkuasa di
negara-negara Afrika Utara, Timur Tengah, Iran, dan Pakistan.
Islam bukan hanya maju secara politik dan militer. Dalam ilmu pengetahuan pun
tiba-tiba bangsa Arab yang dulunya terbelakang di bawah ilmuwan Yunani atau
Persia tiba-tiba jadi pemimpin. Banyak penemuan Islam / ilmuwan Arab/Islam yang
diakui dunia hingga sekarang.
Sebagai contoh, sistem angka yang dipakai dunia sekarang adalah sistem angka
Arab (Arabic Numeral) menggantikan sistem angka Romawi (Roman Numeral) yang
kaku. Dengan angka Arab anda dapat menulis 93.567.794.214.698 dengan mudah.
Angka tersebut tidak bisa ditulis dengan sistem angka Romawi.
Dalam ensiklopedi Microsoft Encarta disebut bahwa dalam dunia Islam yang
menyebar ke Barat hingga Spanyol banyak dihasilkan penemuan Ilmiah seperti angka
Arab:

===

The Islamic world, which in medieval times extended as far west as Spain, also
produced many scientific breakthroughs. The Arab mathematician Muhammad
al-Khwārizmī introduced Hindu-Arabic numerals to Europe many centuries after
they had been devised in southern Asia.

===

Astronom Arab (baca Astronom Muslim) juga banyak yang menemukan dan menamakan
bintang seperti Aldebaran, Altair, dan Deneb. Al Haytham (Alhacen) yang
mengantarkan ilmu Optic juga menemukan metode Ilmiah yang menekankan kepada
observasi, eksperimen, dan pencatatan yang akurat.
Singkatnya, Nabi Muhammad bukan hanya sekedar pemimpin agama atau Nabi. Namun
beliau juga adalah pemimpin militer, pemimpin negara, dan juga peletak fondasi
berkembangnya ilmu pengetahuan Islam (Islam Golden Age) di kalangan ummat Islam.
Tak heran jika seorang Non Muslim seperti Michael H Hart pun mengakui Nabi
Muhammad sebagai orang nomor satu di dunia mengalahkan Yesus dan manusia-manusia
lain di dunia.
Jika Non Muslim saja bersikap seperti itu, maka ummat Islam yang dalam
syahadahnya mengakui Muhammad sebagai utusan Allah juga harus mengakui bahwa
Nabi Muhammad adalah manusia paling sempurna yang maksum (terpelihara dari
kesalahan). Oleh karena itu ummat Islam harus mempelajari siroh/sejarah Nabi dan
mengikuti sunnah Nabi.
Berikut komentar tokoh Non Muslim terhadap Nabi Muhammad dan Islam:
Sir George Bernard Shaw in ‘The Genuine Islam,’ Vol. 1, No. 8, 1936.
“If any religion had the chance of ruling over England, nay Europe within the
next hundred years, it could be Islam.”

Baca selengkapnya di:
http://media-islam.or.id/2008/03/31/nabi-muhammad-manusia-paling-sempurna-di-dun\

Shalom,
Tawangalun.



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke