Pembuatan filem yang berjudul "Innocense of Muslims" BUKANLAH SEBUAH 
PENGHINAAN, karena  isi ceritanya merupakan kritik bukan penghinaan.  Filem ini 
mengkritik agama Islam dan nabinya mengajarkan kepada umatnya hal2 yang 
merugikan umat lainnya yang dalam kaitan ini adalah umat Kristen Koptik yang 
hanya ada umatnya di Mesir.

Kritik itu merupakan "Opini" dan opini ini tidak selalu harus betul, karena 
sebuah "Opini" yang benar, maka tidak lagi dinamakan "opini" tetapi istilahnya 
adalah "Fact".

Demikianlah, filem yang dianggap menghina Islam ini hanyalah opini atau kalo 
ada bukti2nya dinamakan "fact".

Baik untuk mengungkapkan sebuah "opini" atau "fact", maka tidak boleh seseorang 
dihukum karenany.

Kalopun untuk opini atau fact ini ada yang mensacralkan atau mensucikannya 
sebagai Agama, Allah, atau nabi2nya, maka sacralisasinya ini mutlak dinamakan 
"opini" karena tidak akan pernah ada fact-nya.

Bahkan secara hukum pun tidak akan ada pernah UU untuk penghinaan mengharuskan 
seseorang dihukum mati, hal semacam itu hanya ada di negara komunis atau 
dinegara theocrasi.

UU penghinaan hanya terkait pada hukuman ganti rugi, dan tidak pernah dipenjara.
UU pembunuhan, kriminal atau kejahatan, maka hukumannya terkait penjara, kerja 
paksa, atau hukuman mati.
 
> Kok bonto banget sih kamu Mus,
> genah marahnya keluarga kerajaan
> karena merasa Princessnya disiarkan
> gambarnya yg topless. Gak ada
> hubungannya dg wong Islam. Jadi
> terbukti bahwa orang sekularpun
> belum bisa 100% mampu menerima
> kebebasan expressi.Boleh menyiarkan
> gambar apapun asal jangan yg
> menyangkut keluarga saya,begitu Mus.

Udah aku bilang, otak mu itu sudah rusak, kamu enggak bisa membedakan antara 
"kebebasan berexpressi" dan "penghinaan".

"Pendapat" misalnya ada yang berpendapat nabi Muhammad itu perampok.  Itu bukan 
penghinaan tapi kebebasan berpendapat.

Beda kalo ada yang menyatakan si Bill Gate perampok, maka hal itu namanya 
penghinaan ???  Paham belum !!!

Kelihatannya sama tapi tidak sama tapi tidak sama, dimana bedanya ???
Bill Gate bisa menuntut, karena akibat tuduhan fitnah itu, nama baiknya 
dirugikan, bisnisnya jadi turun, kerugiannya sekian bilyun dollar.  Dan kalo 
dibawa kemuka pengadilan, Bill Gate dapat ganti rugi.

Lain dengan nabi "Muhammad perampok", ini tidak bisa dituntut, karena tidak ada 
yang bisa mewakilinya menuntut, dan tidak ada yang bisa menghitung berapa 
kerugian nabi Muhammad oleh pendapat seperti begitu.

Sama halnya kalo ada yang mengatakan "Allah itu biadab", juga tidak ada yang 
bisa menuntut, karena Allah itu cuma angan2 abstract yang enggak pernah ada 
realitanya.  Lalu mana mungkin menghukum seseorang untuk sebuah angan2 yang 
tidak bisa merugikan atau menguntungkan seseorang?

Makanya pentingnya mempelajari HAM dan Demokrasi itu lebih penting dari 
pelajari AlQuran.  Karena alQuran masalah2nya tidak mendalam cuma diluarnya aja 
superficial main bacok, main rajam, tanpa  ada pemahaman yang mendalam bahwa 
perbuatan itu biadab.  Akibatnya semua muslimin tidak bisa membedakan beradab 
dan biadab.

Demikianlah, kalo nabi Muhammad itu bukanlah manusia, tapi simbol dimana tidak 
ada yang bisa mewakilinya.  Jadi kalo mau dikatakan penghinaan, maka boleh 
menuntut tapi si Muhammad sendiri yang harus menuntutnya karena kalo tidak bisa 
begitu, maka hal itu bukanlah penghinaan.

Juga sama, kalo anda bilang Bill Gate itu perampok, maka dia bisa nyewa lawyer 
untun menuntutnya, karena Bill Gate itu bukan barang abstract.

Bedanya kebebasan berpendapat dengan penghinaan adalah, pada penghinaan si 
orang yang dihina hanya bisa menuntut ganti rugi, dan berapa kerugiannya harus 
bisa dihitung, seperti akibat bill gate dituduh perampok, maka penjualan Windo2 
menurun sekian persen, maka si penghina itu harus membayarnya.

Demikianlah Islam tidak mengenal penghinaan dan kebebasan berpendapat kedua2nya 
disamakan yaitu sama2 hukuman mati.   Padahal dalam ilmu hukum yang benar 
enggak ada hukuman mati hanya karena penghinaan, cuku ganti rugi melalui 
tawar2an.

Jadi sekali lagi, Islam tidak mengenal hukum, tidak mengenal keadilan, karena 
semuanya cuma demi Allah bukan demi keadilan.

Itulah sebabnya Islam disebutkan sebagai ajaran biadab yang melanggar HAM dan 
anti Demokrasi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke