Home / Nanggroe / Pidie 
Jamaah Turunkan   Khatib Jumat
Sabtu, 22 September 2012 15:26 WIB



* Isi Khutbah Dinilai Menyinggung


SIGLI - Teungku Usman AR SAg yang sedang menyampaikan khutbah Jumat di Masjid 
Baitul ‘Ala Limujahidin Abu Beureueh, Beureunuen, Kecamatan Mutiara, 
Pidie, tiba-tiba diturunkan oleh sebagian jamaah shalat Jumat dari 
mimbar (mihrab). Tindakan itu dilakukan, karena jamaah menilai isi 
khutbahnya kontroversial.


Menurut bendahara panitia masjid tersebut, Tgk H Jamal Abadi kepada Serambi 
kemarin, peristiwa itu terjadi sekira pukul 13.12 WIB. Saat itu Usman 
AR yang merupakan warga Simbe, Kecamatan Mutiara Timur, Pidie, baru 
setengah perjalanan berkhutbah, lalu dihentikan.

“Itu karena, 
sebagian jamaah tersinggung dengan isi khutbahnya yang kontroversial. 
Dia katakan kenduri pada hari ketujuh, ke-14, hingga hari ke-100 orang 
meninggal atau musibah merupakan perbuatan orang Hindu,” ujar Tgk Jamal 
Abadi yang didampingi Tgk H Muktasem, Ketua Bidang Wakaf Masjid Abu 
Beureueh itu.

Selain itu, kata Jamal Abadi, khatib juga 
menyebutkan bahwa doa dan shalawat secara jihar (suara dibesarkan) tidak
 dianjurkan, akan tetapi haruslah disirkan (cukup di dalam hati saja). 

Isi
 khutbah yang demikian, tidak berkenan di hati jamaah yang dalam 
keseharian mempraktikkan hal yang sebaliknya. “Mendengar materi khutbah 
seperti itu, puluhan jamaah yang merasa tersinggung langsung 
berteriak-teriak minta khatib turun dari mimbar,” ujar Tgk Jamal.

Menyadari
 sebagian jamaah bereaksi spontan, pengurus masjid bersama Kapolsek 
Mutiara langsung menurunkan Tgk Usman AR dari mimbar dan melarikannya 
dari pintu belakang masjid untuk selanjutnya diamankan dari kemungkinan 
dikasari. Tgk Usman AR bahkan dikawal sampai ke rumahnya. 

Di 
sisi lain, karena khutbah Jumat sudah tergolong cacat, maka imam masjid 
tersebut, Tgk Abubakar Maneh, diminta untuk memeruskan khutbah hingga 
tuntas, lalu dilanjutkan dengan shalat Jumat.

 Tetap secara jihar
Menurut
 Tgk Jamal Abadi, pernyataan Tgk Usman AR saat menjadi khatib tadi, 
tidak akan memengaruhi apa yang sudah biasa mereka praktikkan di masjid 
itu. “Dari hasil kesepakatan pemuka agama dan masyarakat serta jamaah di
 masjid ini, kami tetap menggelar doa dan shalawat bersama secara 
jihar,” imbuhnya.

Sementara itu, Kapores Pidie, AKBP Dumadi SStMk
 melalui Kapolsek Mutiara, Iptu Rahmad Nuzuli mengatakan, kasus 
penurunan khatib itu telah ditangani dan diselesaikan secara damai 
melalui musyawarah bersama. “Kebetulan saat kejadian kita pun sedang 
Jumatan di masjid tersebut, sehingga cepat dilakukan tindakan 
antisipasi,” tukasnya.

 Bukan pertama
Kasus khatib 
Jumat diturunkan dari mimbar, bukan pertama terjadi di Pidie. Pada hari 
Jumat, 9 September tahun lalu, Tgk Saiful Bahri bin Ahmad Abu (41) yang 
sedang berkhutbah di Masjid Raya Keumala Kampung Jijiem, Kecamatan 
Keumala, Pidie, juga diturunkan paksa oleh sejumlah jamaah.

Bukan
 saja diturunkan dari mimbar, ia bahkan mengaku dikeroyok oleh delapan 
jamaah, sehingga kening kanannya luka dan berdarah. Kejadian ini dipicu 
oleh rasa tidak suka jamaah terhadap isi khutbahnya yang menyinggung 
perasaan mereka sebagai anggota Komite Peralihan Aceh. Kasus ini sempat 
ditangani polisi. (c43)

materi khutbah kontroversi
* Kenduri hari ketujuh, ke-14, dan ke-100 di rumah orang meninggal/ditimpa 
musibah merupakan budaya agama Hindu. 
* Shalawat dan doa bersama secara jihar (membesarkan suara) tidak dianjurkan.

Editor : hasyim




________________________________


  
Tengku Hasan di Tiro: Seuntimèn keu Mardéka mantong hansép!

http://www.youtube.com/watch?v=V4k4RV-bCmM 

Tengku Hasan di Tiro: Peuë makna Indonesia ?
http://www.youtube.com/watch?v=tQx4CvMgg_k 


Tengku Hasan di Tiro: gandjéthat, 'aébteuh lagoina peuë njang ka teudjadi di 
atjèh

http://www.youtube.com/watch?v=vB76_c2Y6IA 


Tengku Hasan di Tiro: Minimum nibak keupeunténgan Bansa Atjèh

http://www.youtube.com/watch?v=TscD8C0MwfE 
 
Tengku Hasan di Tiro: Keupeunténgan nasional atjèh hana lé lam pikéran ureuëng 
geutanjoë
http://www.youtube.com/watch?v=rgDKzi0j51I 

Tengku Hasan di Tiro: Pakriban tapeu-ék seumangat njang karhet ?
http://www.youtube.com/watch?v=TSOMK9zEKdQ 

Tengku Hasan di Tiro: Kru-Seumangat Bansa Atjèh !
http://www.youtube.com/watch?v=U8awekdidMQ 


Pham beugot seudjarah Atjèh @ Tudjuan Pendídékan Atjèh ! 
http://www.youtube.com/watch?v=psq5tz6w9wA&feature=related 

HIKAJAT SEUMANGAT IMAN. Uléh: Sjahid Tgk Idris Ahmad
http://www.youtube.com/watch?v=gCiemmLRlwg&feature=related 

KISAH SEUDJARAH BARÔ. Keunarang: Tgk M. Daud Husin
http://www.youtube.com/watch?v=PL4N61Pxq4E


Tgk Hasan di Tiro: "Ureuëng njang paléng bahaja keu geutajoe nakeuh - djawa 
keumah djipeugot urg atjèh seutotdjih nibak seutot geutanjoe. Mantong na urg 
atjèh njang tém djeuët keu kulidjih, keu sidadudjih, keu gubernurdjih, keu 
bupatidjih, keu tjamatdjih, dll. Mantong na biëk droëteuh njang djak djôk dan 
peusah nanggroe atjèh keu djawa!" 
http://www.youtube.com/watch?v=Gbjb04wKWow&feature=related 


###########################

"Sesungguhnya jika sebagian di antara kita yang dewasa ini bermegah dengan 
kedudukan dan kekayaan yang mereka dapatkan dari menghambakan diri kepada 
penjajah, adalah pribadi-pribadi yang meracuni dan melecehkan ideologi Acheh 
Merdeka yang beliau lahirkan, dan kepada mereka masa kehancuran akan datang 
yang membuat mereka lebih nista daripada kaum penjajah."
http://www.asnlf.org/ 


###############################################################

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke