Pemerintah Mesir meminta Amerika menghormati agama Islam dengan melarang dan 
menangkap pembuat filem "Innocense of Muslims".  Padahal tidak perlu minta2 ya, 
tangkaplah dan laranglah dulu para pelaku kekerasan terhadap Kristen Koptik 
tentunya semuanya akan beres.

Jadi bukanlah Amerika yang tidak menghormati agama Islam, justru sebaliknya 
agama Islam dan umatnya di Mesir-lah yang biadab menzalimi umat dan bangsanya 
sendiri yang beragama Islam Koptik yang banyak jatuh korban sehingga mereka 
meminta suaka politik di Amerika.

Tindakan kekerasan Islam lebih jahanam daripada sekedar membuat filem kritik !!!

Presiden Mursi meminta Amerika mengerti akan perasaan umat Islam yang 
tersinggung akibat pembuatan filem tsb.  Harusnya khan presiden Mursi bisa 
mengerti perasaan umat Kristen Kopti yang menderita lahir dan batin karena 
agamanya dihina, dinista, gerejanya dibakar, umatnya dianiaya, pendetanya 
dibunuh, harta bendanya dijarah, dan umatnya diusir keluar dari tanah airnya di 
Mesir !!!

Lalu dimana salahnya sikap Amerika yang melindungi orang2 yang teraniaya oleh 
Muslim dan Islam dinegaranya ????  Adakah muslimin di Indonesia dan diseluruh 
dunia bisa menjelaskannya dimana letak keadilannya ????

Ada2 aja ya pemikiran dan ajaran Islam yang biadab seperti begini, kesalahan 
sendiri malah ditimpakan kesalahannya kepada orang lain yang tidak bersalah !!!

Pemerintah Amerika diminta Mursi agar menghormati nilai2 yang berlaku di Mesir, 
padahal tidak pernah Amerika mengganggu nilai2 yang berlaku di Mesir, justru si 
Mursi inilah yang memaksakan nilai2 Islam yang berlaku di Mesir agar 
diberlakukan di Amerika, tentu enggak bisa begitu, dan pasti ditolak presiden 
Amerika dan juga ditolak oleh seluruh rakyat Amerika.  Nilai2 di Mesir 
berlakukan saja di Mesir, Jangan dipaksakan kepada Amerika atau kepada negara 
lainnya.  Nilai2 di Amerika selalu melindungi kebebasan berpendapat dan tidak 
bisa kemudian Mesir memintanya agar nilai2 itu diganti dengan nilai2 Islam 
sehingga di pembuat filem harus ditangkap dan dihukum mati oleh pemerintah 
Amerika.  Tentu tidak bisa, karena UU di Amerika malah melindungi sipembuat 
filem bukan menangkap dan menghukum mati sipembuat filem itu.

Sama saja ya, ini juga berlaku bagi umat Ahmadiah yang seharusnya nilai2 mereka 
dilindungi pemerintah RI bukan malah dinista kemudian diputer balikkan bahwa 
Islam Ahmadiah menista Islam Sunni.  Tapi pemerintah Amerika disinipun tidak 
turut campur untuk melarang nilai2 biadab Islam di Indonesia yang menistakan 
Islam Ahmadiah.  Pemerintah Amerika menganggap itu urusan pemerintah RI yang 
sudah ada aturan Internasionalnya bagi para pelanggar HAM ini.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke