----- Original Message ----- 
From: "muskitawati" <[email protected]>


> Kalo ada satu atau dua orang bangsa kita punya penemuan, patut kita semua 
> bangga akan prestasinya.
>
> Tapi kalo ada satu dua bangsa kita berbohong atas penemuan yang tidak 
> pernah ditemukannya, patut kita semua malu atas perbuatan yang bangsa yang 
> memalukan itu.
>
>> "suryana" <gsuryana@...> wrote:
>> Jak pontana goblok, dia gak tahu
>> beberapa genius asal Indonesia
>> didalam beberapa bidang yg akhirnya
>> dipakai untuk masyarakat dunia.
>> Semisal belum lama seseorang mampu
>> menemukan dan memutuskan gen pisang
>> sehingga pisang tersebut bisa
>> matang sesuai dengan harapan si
>> pemilik.
>
> Penemu pematangan pisang memang sudah ada penemunya tapi bukan oleh orang 
> Indonesia:
>
> http://www.patentgenius.com/patent/6284946.html
> http://www.ctahr.hawaii.edu/nelsons/banana/ripeningbunchmanagement.pdf
>
> Jadi penemunya dan pemegang hak patentnya semuanya bukan orang Indonesia, 
> bahkan tidak seorangpun anak buahnya ada yang orang Indonesia.
>
> Memalukan bukan???? Cuma ngaku2 penemu kebohongan memang sangat memalukan.
>
> Di Jepang juga belum pernah ada ahli nuklir Indonesia, tapi dulu pernah 
> pemerintah RI mengirim pegawai negeri untuk belajar nuklir di Jepang, tapi 
> selesai belajar pulang jadi pengngguran.
>
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
++++
Terpaksa aku baca link nya nyak Mus, dan edan oretan kemana yg di link 
ngibrit kemana.

Yg aku tulis orang Indonesia mampu menemukan dna pisang yg bisa dipakai utk 
menunda kematangan pisang sesuai keinginan manusia.
Bukan paten utk gen hybrid segala macam, juga bukan proses pemilihan pisang 
dan penanganan pisang agar sampai ke konsumen sudah bersih.

Sekali lagi yg di temu kan adalah dna yg bisa menunda kematangan pisang, dan 
bila dna tsb disuntikan ke pisang mentah maka pisang akan memulai proses 
pematangan normal.

Mengenai pakar Nuklir Indonesia asal Jepang, mendapat penghargan khusus 
mengenai penemuan aplikasinya sehingga Jepang menawarkan warga negara, 
pekerjaan dan fasilitas, dan orang Indonesia nya tetap memilih tinggal di 
Indonesia.

Kemampuan imajinasi dan kreatif orang Indonesia dan rata rata orang asia 
bukan sedikit, bila dulu di kuasai oleh orang Amerika ( orang Amerika ntu 
lucu, nemu dikit ajah langsung bikin patent, karena takut di paten orang 
lain dan di karya kan orang lain, padahal penemuannya belum tentu berdaya 
guna langsung, baru sampai taraf ide ).

Tahun lalu ketika ada ujian nasional kelas SLTA pemenang dengan nilai total 
nyaris 10/sempurna diraih oleh siswa di kota kicit, dalam hal ini harus 
diakui bahwa bidang pendidikan dari pemerintah terlalu penuh dengan 
birokrasi, ybs dengan kemampuan inteligensia diatas rata rata, malah 
diterima gratis di universitas abal abal.

Pernah aku tanyakan ke seorang dosen dari Universitas Negri, dijawab bahwa 
sulit buat Uni nya menerima siswa ber potensi karena sekolahnya belum masuk 
ke daftar kerja sama bila angka kelulusannya diatas rata rata.

Cina kaya memang banyak yg sekolah di Amerika, dan dari 100 mahasiswa, aku 
jamin 98 orang buntutnya balik ke Indonesia hanya jadi pekerja dan 
pengusaha, dan bagi siswa abal abal, malah bikin malu Indonesia dimana 
membuat kartu kredit sebanyak mungkin, setelah mau pulang dipakai semua 
kartu kredit sampai batas limit.

Bila mau mengetahui Cina yg mau kuliah benar jangan mengambil patokan 
Amerika, sebaiknya ke Europa, Australia, Jepang.
Hanya utk menjadi genius, bukan berarti tidak ada, tergantung mau di expose 
apa tidak.
Di Singapore tidak sedikit mahasiswa Indonesia menemukan penemuan penemuan, 
hanya menjadi milik pemerintah Singapore, karena aturan mainnya seperti itu.
Utk informatika, Indonesia juga masuk kelas dunia, jadi selama kacamata kuda 
yg dipakai, maka yg berbau Indonesia menjadi selalu jelek, mirip si jak 
pontana, yg sebenarnya tinggal di Indonesia malah tetap goblok karena 
demennya baca oretan gak karuan dari si uplik yg gilanya diatas rata rata 
( JQ ntu termasuk jenius lho, jenius selama 12 tahun anteng morang maring di 
Prol, silahkan cari yg lain ada apa tidak member yg selama 12 tahun memutar 
kaset butut, memang sih tanpa muter kaset butut akan membuat tambah gelo ).

Eniwe Nyak Mus tolong tulis kriteria genius itu apa saja ? 



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke