Dalam praktek dunia pertabiban biasanya pasien2 yang sembuh disuruh pasang 
iklan di koran2, bahkan kata2 dalam iklan-nya didikte-kan oleh si Tabitnya, 
"mata saya buta tetapi sekarang melek lagi karena diobati tabib Fachrudin".  
Dari 45 pasien buta yang berobat pada tabib Fachrudin ini cuma ada satu2nya ini 
yang melek lagi, sedangkan sisanya yang 44 pasien itu malah kebutaannya makin 
total yang tadinya cuma buta sedikit karena masih bisa melihat bayang2an dan 
mereka dilarang pasang iklan men-jelek2an sang tabib.  Jadi dokter yang 
berpraktek seperti tabib ini dicabut ijazahnya karena melanggar etika 
kedokteran, karena dalam dunia kedokteran mereka yang sembuh dan yang tidak 
sembuh harus dibandingkan angka2nya.

Jadi dakwah Islam meniru cara2 tabib mencari pasien2 baru, atau mencari korban2 
baru.  Si Acong, pendeta Kristen sekarang minta disunat dan masuk Islam karena 
melihat kebenaran Islam lebih benar daripada Nasrani, karena Allah tidak 
beranak, tidak diperanakan dan tidak punya isteri yang bisa beranak.  Padahal 
si Acong ini nama sebenarnya Taufik yang kebetulan mukanya mirip ke-cina2an, 
tapi dia mendapat pahala karena membantu penyebaran agama Islam.  Tapi diam2 
banyak muslimin yang pindah ke agama Nasrani, masuk sembunyi2 ke gereja malam2 
seperti pencuri, kemudian meminta dibaptis oleh bapak pendeta.  Tapi seminggu 
kemudian, gereja itu terbakar, dibakar karena terbuka kedoknya melakukan 
Kristenisasi, katanya dipancing dengan supermie.

Demikianlah praktek pertabiban dan praktek ke Islaman menggunakan dalil2 yang 
sama karena sama2 bisa digunakan cara2nya.

> "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@...> wrote:
> Pengikut agama najis Islam itu tidak
> punya tradisi untuk mempertanyakan
> ajaran agama najis itu dengan kejujuran...

Membandingkan mana agama yang lebih menarik antara Islam vs Nasrani, marilah 
kita mengenang sejenak kebelakang dimana sejarah Suharto yang telah berhsasil 
menggulingkan Sukarno dengan kekuatan Islam yang muslimin ini.

Ternyata dengan kekuatan muslimin, Suharto telah menistakan budaya Cina, 
keturunan Cina dilarang berimlek, mereka harus ganti nama, ganti identitas, 
ganti agama, dan membuang semua nilai2 Cina untuk diganti dengan nilai2 yang 
bukan Cina.  Keturunan Cina betul2 dihina habis2an oleh muslimin, gadis2 Cina 
dipaksa menikahi haji2 jadi isteri kedua, isteri ketiga, bahkan isteri ke 
sembilan, dengan alasan "Assimilasi"

Bagi keturunan Cina Pilihan cuma satu dari dua, yaitu Islam atau Nasrani.

Ternyata kita sama2 menyaksikan ya, meskipun ditindas, diancam, diteror, 
keturunan Cina kebanyakan memilih identitas Nasrani.

Entah siapa yang adil, ternyata negara Cina bergandengan tangan dengan Amerika 
yang tadinya menjadi musuh buyutan.  Cina maju dengan pesat, dan muslimin 
diseluruh dunia sebaliknya yaitu mundur dengan pesatnya karena kemudian 
terbukti, Amerika pun dikhianati muslimin dengan 911.

Kenapa memilih Nasrani??? kenapa tidak memilih Islam???  Padahal Islam agama 
damai, agama kasih sayang, juga agama pemerkosaan massal keturunan Cina yang 
dipaksa melahirkan muslimin2 dikomuniti Cina.

Akibat pemerkosaan massal, sekarang banyak Cina yang ke-muslim2an, dan juga 
banyak muslim yang ke Cina2an.  Tetapi semuanya beragama Kristen.  Jadi kalo 
dulu Imlek dilarang maka sekarang malah muslimin yang merayakan imlek, banyak 
muslimin gotong tepekong, dan lebih mengherankan lagi di Muhammadiah dan NU 
banyak muslimin yang main barongsai, yaitu semacam patung2 yang diharamkan 
dalam Islam.

Imlek sudah dihalalkan oleh MUI, tapi hari natal sekarang diharamkan.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke