Teman Sundaku nikah dengan Perempuan Arab. X ( perempuan Arab ) sejak bayi sampai SMA sekolahnya selalu Islam, karena sejak bayi tahu banyak mengenai Al Quran, suka terjadi kejadian lucu.
Pernah sekali waktu temanku yg merasa dirinya menguasai Al Quran bicara kesana sini mengenai Islam dan Al Quran, X mendengar dikamar karena tidak mungkin ikut nimbrung wong yg lagi ngobrol cowo semua. Setelah pulang X bicara, koq aneh sih teman Abi ( memanggil suaminya dengan Abi ), katanya tahu Al Quran, malah yg di omong in tidak cocok dengan apa yg dia pelajari. Apakah X memakai jilbab ?, neinnn, apakah X anti cina ?, nein suka ngobrol dengan istriku malah, apakah X fanatik ?, nein malah anak Perempuannya mau dinamakan Cleopatra, karena tinggal di gang saja jadi namanya dirubah. Itu baru 1 pengalamanku, belum lagi dengan kyai yg memiliki pesantren dan jumlah muridnya sejublek, ngobrolnya biasa saja dan anti kekerasan. Didekat rumahku ada "besan"nya ( orang Arab ) boss besar FPI , ketika aku datang ngobrol santai sekali dan sangat teduh, kehidupannya pun sangat sederhana, dikasih kendaraan ditolak lebih memilih naik angkot, dan anti kekerasan dan tidak pernah marah. Bila tiba Maulud tamu yg datang bisa ribuan orang ( aku tulis ribuan ) karena yg datang dari luar kota sejublek, sehingga khusus hai tsb jalan di tutup total. Utk apa yg datang sedemikian banyak ?, hanya menghormati karena keteduhan ucapannya. Bila ingin memahami apa itu Islam, maka bergaulah dengan umat Islam yg baik, bila ingin memahami Islam keras maka bergaulah dengan umat Islam yg radikal, apakah ada kesalahan ?, menurutku tidak karena apa yg mereka lakukan sama hal nya dengan agama lain yg memang kurang mendapat expose, semisal Hindu di India, apakah Hindu di India baik ?, mau tidak mau harus dilihat lagi oknum per oknum, karena Teresa datang ke India sampai hari tua nya di India melihat dan melakukan ada yg salah didalam masyarakat Hindu yg masih memakai kasta, yg saat ini bila dikatakan HAM, benar benar sudah dilanggar ( itu baru utk perempuan ), belum lagi penanganan manusia yg meninggal, bisa dibiarkan di pinggir jalan tanpa ada yg peduli, bila sudah bau paling dilempar ke sungai. Di Sungai Gangga pun banyak mayat mengapung, apakah itu salah, bisa menjadi benar bagi bukan penganut Hindu, sedang bagi penganut Hindu hal tsb biasa. Mengenai teror, hal ini jelas sudah masuk ke ranah politik, seperti yg sudah aku tulis, mengapa negara mayoritas Islam yg menetek ke Amerika dan Barat tidak pernah kena otak atik semisal Kuwait, Qatar, Arab saudi ( yg katanya sudah jelas banyak perkosaaan ), Brunei, Malaysia. Agama apapun bila sudah dijadikan alat politik maka akan menjadi berubah, tinggal politiknya mau dibawa kemana, kearah damai apa perang. Bila tinggal di Indonesia di Bogor seperti aku, channel TV tanpa parabola bisa 20 Channel, salah satu yg unik Daii TV dan TV Banten, siarannya malah bukan melulu Islam, dan warga maupun masyarakat Banten tidak ada yg morang maring. Demikian juga dengan TV Bogor isinya malah budaya Sunda..... Bila memang mau berdiskusi dengan damai, maka mulai lah dengan tulisan damai, bila langsung menulis ayat anu isinya anu, yah pasti tidak akan bisa ketemu, karena kitab suci mana pun bisa di comot sesuai keinginan si penulis. Dengan kedamaian, maka penjelasan ayat perayat pun bisa mengalir dengan mudah. Bila dengan memaki, apakah hasilnya akan membuat puas ? dan bisa dinyatakan pemenang ? Kristen sendiri bila sedang diskusi bisa panjang lebar utk menjelaskan 1 ayat. ----- Original Message ----- From: "Gabriella Rantau" <[email protected]> Banyak TKW di negara2 Islami yg diperkosa oleh majikan dan bahkan anak laki2 majikan. Biarpun mereka lapaor polisi tidak akan digubris. Soalnya mnrt Islam kesaksian seorang perempuan itu tidak di akui sama sekali.kalau tidak disertai saksi seorang laki2. Mengenai pelecehan seksuil diperlukan 4 orang saksi mata laki2. Sayangnya TKW Indonesia diperkosa di rumah, di kamar tidur majikan dan tidak pernah di shopping mall.Qur'an perempuan itu satu derajat di bawh Perempuan korban pemerkosaan kalau lapor ke polisi selain tidak digubris. Orang laki2 yg dituduh oleh si korban tidak pernah ditanyai apa2oleh polisi (kecuali kalau ada 4 saksi mata laki2). Si korban bahkan bisa dibalik dituduh mencemarkan nama baik si pemerkosa dan keluarganya. Spt tertulis dlm Qur'an perempuan itu satu derajat di bawah laki2. Dan perempuan setingkt anjing dan keledai dlm membatalkan shalat seorang laki2! Heibat bukan perlakuan thdp kaum perempuan. Gabriella ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
