QS.YUNUS 10:5. Dia-lah yang menjadikan matahari bersinar dan bulan bercahaya dan ditetapkan-Nya manzilah-manzilah (tempat-tempat) bagi perjalanan bulan itu, supaya kamu mengetahui bilangan tahun dan perhitungan (waktu). Allah tidak menciptakan yang demikian itu melainkan dengan hak[669]. Dia menjelaskan tanda-tanda (kebesaran-Nya) kepada orang-orang yang mengetahui.
Inilah tanda-tanda kekuasaan Allah yang diperlihatkan pada manusia melalui apa yang telah diciptakanNya. Antara matahari dengan bulan tidaklah sama. Matahari bersinar tajam, hangat, panas, dan menyilaukan. Panasnya dihasilkan dari matahari itu sendiri. Sedang Bulan bercahaya dan redup. Karena merupakan pantulan dari sinar Matahari. Jadi kita tahu bahwa Allah dapat menciptakan cahaya dari yang redup hingga yang terpanas. Allah juga yang menciptakan tempat beredarnya Planet-planet di ruang angkasa agar tidak bertabrakan. Untuk apa Allah menciptakan Matahari dan Bulan ? Yaitu agar kamu tahu jumlah perhitungan waktu, abad,tahun, bulan, minggu, hari, jam, menit, dan detik. Bila bulan purnama, bulan bulat sempurna itu artinya pertengahan bulan. Bulan sabit awal dari datangnya bulan yang baru. Allahlah yang mengetahui perhitungan waktu secara tepat. Sinar matahari mempunyai manfaat yang sangat banyak bagi mahluk hidup. Sinarnya yang mula-mula hangat di pagi hari, panas di siang hari dan kembali hangat di sore hari.Warna cahayanya yang merah, putih lalu berubah jingga atau abu-abu bila mendung.Siapa yang menciptakan benda yang sangat luar biasa itu kalau bukan Allah ?Benda itu sangat dibutuhkan oleh mahluk hidup. Dalam sinar matahari itu terkandung kalsium, ultra violet, untuk terjadinya photosintesa, sumber tenaga surya, dan masih banyak lagi. Kita wajib bersyukur. Tidak diciptakan benda-benda itu kecuali dengan tujuan yang benar. Allah menjelaskan dengan rinci bagi orang-orang yang mengetahui. Bila akal dipontensialkan untuk berpikir. Kita akan tahu bagaimana Allah secara adil menciptakan benda yang dibutuhkan manusia. Alangkah baiknya bila bertambah ilmu kita semakin kuat iman kita. Shalom, Tawangalun. --- In [email protected], "muskitawati" <muskitawati@...> wrote: > > > > From: Gabriella Rantau <gkrantau@> > > Matahari dan bulan tidak pernah susul- > > menyusul. Artinya penulis ayat itu > > berfikir bhw orbit matahari dan bulan > > itu sama. Spt bis Merantama jurusan > > Blok M dan jurusan Kebayoran Lama. > > Tetap ya... biarpun bulan dan matahari tidak satu orbit, keduanya selalu > saling susul menyusul, jadi salah keterangan Quran itu mereka enggak mengerti > orbit waktu itu. > > Buktinya, gerhana matahari atau gerhana bulan adalah adanya saling susul > menyusul dalam lintasan orbitnya masing2, karena lintasan orbitnya berjauhan > makanya mereka tidak saling tuburukan. Tapi kalo lintasannya sama, barulah > terjadi tubrukan. > > Jadi pengertian "saling susul menyusul" tetap ada hanya pengertian orbitnya > yang kurang dipahami alQuran. Kalo saja mereka mengerti adanya orbit tentu > mereka tahu kalo kata2nya salah bahwa matahari dan bulan tidak saling susul > menyusul. > > Contohnya, lintasan balap lari atletik di olympiade, biarpun pesertanya ada > 100 atlit, tapi lintasannya cuma ada 5, tetap mereka bisa saling susul > menyusul tanpa tabrakan karena track2nya berbeda. Tetap bisa dilihat dengan > mata siapa yang lebih cepat meskipun tracknya tidak sama. > > Ny. Muslim binti Muskitawati. > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
