sekitar tahun 2002, saat selesai ngasih seminar komputer di hotel swarna dwipa palembang kepada para pengusaha kecil yang tergabung dalam small & medium enterprises - swiss contact, seorang bapak menghampiri saya . . . menyodorkan kartu nama.
saya ingat betul. kartu nama itu berwarna hitam, tulisannta gold, bahannta plastik, dan ada tulisan CEO di bawah nama bapak itu. intinya bapak itu minta dibantu. saya manggut dan berkata jaim seperti gaya pak mario teguh :"baik bapak. . . kapanpun bapak perlu bantuan, bapak bisa hubungi saya , nomor hape saya ada di diktat seminar." saat pulang . . . saya menuju parkiran, dijemput sopir pakai mobil kantor. panther biru. dan tanpa sengaja, saya melihat bapak "CEO" lewat pakai motor bebek hitam merk honda supra vit. *f* masih cerita tentang CEO Sekitar tahun 2008, saya sama temen lagi ada kegiatan di hotel papandayan bandung. saat itu saya benar benar dalam keadaan bangkrut. jatuh miskin. nddak punya apa apa. dan sedang berusaha untuk bangkit. setelah ketemu temen, nddak sengaja saya ketemu si fulan. dengan semangat 45 dia menyapa saya. trus beberapa saat akhirnya saya duduk di lobby. dengerin dia sibuk menceritakan kesuksesannya. ngomingnya juta juta. . . milyar milyar. . . saya manggut manggut aja. trus dia kasih saya kartu nama. putih warnanya. ada nama dia. di bawahnta ada tulisan tebal "CEO". TRUS . . .dia pamit duluan dan nampak terburu buru keluar sambil melihat2 cuaca di luar yang emang mendung dan mulai sekali kalu terdengar gemuruh halilintar. dengan langkah pelan saya menuju parkiran. masuk ke mobil sangat sederhana. . . satu satunya mobil yang saya punya saat itu. . . sisa sisa masa lalu. . . mobil sedan merk mazda 323 interplay. hujan mulai turun, dan saya terkaget kaget dan melongo bingung saat si fulan terlihat lewat pakai motor. merknya vespa. warnanya abu telor asin. lewat pakai jas hujan . . . bapak CEO itu lewat pakai vespa butut kehujanan! *** juni 2006. saya ke jakarta, sama teman baru. CEO perusahaan telekomunikasi. naik mobil bapak CEO, Mercy masterpiece. bapak CEO duduk samping pak sopir, saya duduk di belakang sambil nonton film dari layar jaca yang nemplok di belakang jok depan. sepanjang perjalan, bapak CEO cerita, rumah di dago, istri wanita karir, asset sekitar 15 milyar rupiah. perjalanan pulang . . . di puncak cianjur kami mampir bentar minum jahe sama pisang keju. saya mulai bicara, dan akhirnya sang CEO cerita bahwa hutang nya ke bank sudah mencapai angka 30 milyar dan minta diakalin agar bank bisa kucurin lagi pinjeman 5 milyar bermodalkan sertifikat rumah milik papa nya. pinter. . .pinter. . . , kartunama CEO, asset 15 milyar, utang 30 milyar. pinterrr. . . pinter. . . . sukses! *** Satu bulan lalu, tahun 2012. saya diajak temen saya, CEO sebuah perusahaan sound engineering di bandung ketemu temennya di bandung utara. dalam pertemuan itu saya bener bener salah custom. saya pan baru ketemu client, jadi nddak sempet ganti baju, masih pakai stelan stupid kemeja merah, celana kain item, sepatu kulit item, rambut klimis wet look. temen saya dengan bahagianya pakai celana pendek kanvas coklat, sandal crock warna ungu! tshirt tipis coklat dengan bolong bolong karena itu tshirt kayaknya udah tua banget, trus pakai kupluk item. lebih parah lagi saat ketemu temen yang di bandung utara itu, sandal jepit swallow warna ijo udah lepet, celana katun item, kaos bertuluskan "bali" warna item. kita ngobrol di rumahnya. bukan. . . ! bukan di ruang tamu! tapi di ruang billyard. transaksi senilai 4.4 milyar terjadi. cukup dibucarakan di ruang billyard sambil bilyard, udud, hahahihi hahahihi. . .ngopi. . . 3 hari kemudian iru temen yang di bandung utara sudah ada di amerika. temen saya seminggu kemudian udah di singapore, saya sendiri nyungsep di jakarta. jadi kita mah bingung kalau keyemu temen baru ngibul ngaku ngaku CEO, setelan jas dasi, mobil mercy, petantang petenteng seolah dengan "segitu" sudah merasa jadi mahluk paling sukses di jagat raya. ko tony yang tinggal di belakang unpad dipati ukur, sehari hari pakai minicab putih tahun 80 an. suka nongkrong dan ngobrol di kupat tahu seputaran jalan teuku umar bandung. jajanan kaki lima. pabriknya punta 5 biji. biasa aja tuh . . . saya kenal face to face dengan direktur operasional lotus, pernah makan karedok bareng dengan petinggi IBM indonesia di rumah makan sunda di setrasari, saya masih master dealer untuk atmel electrinic singapore yang buka lapak di daerah kaki bukit, saya face to face kenal dengan ketua paguyuban pengusaha komputer melayu yang buka lapak di sim liem square . . . mereka biasa biasa aja tuh . . . nddak petantang petenteng. kenapa ya . . . kok ateis di proletar goblog goblog? norak! ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
