Seingat gua, dulu ngirim bawang putih antar pulau jg bisa dituduh nyelundup.
Di lain pihak, penyelundupan lewat Bea Cukai itu berlangsung terus secara besar2an dan kecil2an jg, dan semua orang tutup mata, termasuk KPK. Selama ini, KPK cuma pernah sekali ngerazia Bea Cukai dan nangkap 5 orang, itu jg krn pimpinan Bea Cukai barusan ganti, yg berarti itu cuma sekedar pemberitahuan ke orang Bea Cukai bhw pemimpinnya baru diganti shg setoran hrs dikirim ke pemimpin baru. Emang selalu begitu, begitu ada pemimpin baru di Bea Cukai, ada razia unt peringatan bhw ada pemimpin baru. Jadi sebetulnya aturan itu dibuat spy dilanggar dan yg ngelanggar nyetor duit ke pihak yg berwenang. >________________________________ > From: Nanang Heriyanto <[email protected]> >To: Qanita <[email protected]>; [email protected]; >[email protected] >Sent: Friday, September 28, 2012 11:22 PM >Subject: [proletar] Lapindo Sudah Keluar Minyak Bumi & Dieksploitasi? hasilnya >Dikirim/Dijual Secara Ilegal? > > > >http://serikatm.blogspot.com/2012/09/warta-online-lapindo-sudah-keluar_24.html >Lapindo Sudah Keluar Minyak Bumi & Dieksploitasi? hasilnya Dikirim/Dijual >Secara Ilegal? >Dari Lapindo sudah keluar minyak bumi dan dieksploitasi? Dan hasilnya >dikirim/dijual secara ilegal? Bagaimana tanggungjawab Lapindo pada >masyarakat korban lumpur & bagaimana peran negara untuk mengamankan >kekayaan alam RI? Padahal untuk membayar uang >jual-beli (bukan ganti rugi) tanah rakyat yang tenggelam lumpur & >biaya mengatasi bencana (bukan bencana alam) akibat pengeboran >perusahaan milik keluarga Bakrie ini adalah beban keuangan negara.Heran, >disebuah negara, ada pemerintah yang mau dijajah & dibodohi seperti >ini.. Pemerintah negeri berpikir untuk kesejahteraan masyarakat, bangsa >& negara.. atau.. berpikir asal dapat bagian, tidak perduli >masyarakat, bangsa & negara runtuh, dan jatuh miskin.. (tragedi >somalia: rakyat kelaparan sampai kelihatan tulang, terjadi karena hal >seperti ini terus menerus).. Tapi apakah memang bangsa >ini dikutuk atau bernasib buruk?... karena rakyatnya sama sekali tak >peduli, sehingga pembuat bencana dengan tanpa rasa malu bisa menjadi >tokoh panutan, bahkan tokoh sebuah partai yang besar & cukup >berperan mengendalikan keputusan2 negara, karena dipilih oleh cukup >banyak rakyat. Jadi apakah benar jika dikatakan bahwa masyarakat ikut >bersalah pada kehancuran negeri ini? > >----------------------------------------http://www.beritajatim.com/detailnews.php/4/Hukum_&_Kriminal/2012-09-24/147328/_Polisi_Amankan_36_Ribu_Liter_Minyak_Tanpa_Ijin_Angkut > >Polisi Amankan 36 Ribu Liter Minyak tanpa Ijin Angkut >Senin 24 September 2012 > >Tuban (beritajatim.com) - Petugas kepolisian dari Polres Tuban berhasil >melakukan penangkapan 2 truk tangki besar yang melakukan penangkutan >minyak mentah (Crude Oil) dari Lapindo yang akan di kirim ke JOB >Pertamina- Petrochina, Tuban. Saat ditangkap pengemudi tangki tersebut >tidak memiliki ijin angkut minyak bumi itu. > >Dua truk tangki besar yang diamankan oleh petugas kepolisian Polres >Tuban itu adalah truk tangki nopol L 8587 UR yang dikemudikan oleh >Supendi (55), warga Desa Kedawung, Kecamatan Grati, Pasuruan. Tangki >tersebut mengangkut seberat 16 ribu liter minyak mentah. > >Dan truk tangki nopol L 8456 UE, yang dikemudikan oleh Banyu Candra >(30), warga Perum Made, Kelurahan Made, Kecamatan Lamongan, Lamonga, ia >membawa sebanyak 20 ribu liter minyak mentah dari Lapindo, Sidoarjo. > >Penangkapan dari 2 truk tangki yang bermuatan 36 ribu liter minyak bumi >yang merupakan milik dari CV Sari Fama tersebut berawal saat petugas >kepolisian dari jajaran Polres Tuban melakukan razia kendaraan di >wilayah Kecamatan Soko, Tuban yang merupakan jalan menuju JOB Pertamina- >Petrochina, Tuban. > >"Saat melakukan razia dan memeriksaan sejumlah kendaraan ternyata 2 >tangki itu tidak memiliki surat perintah angkut, dan surat ijinnya tidak >sah karena tidak ada stampel. Sehingga langsung diamankan untuk >dilakukan penyelidikan lebih lanjut," terang Kaur Binops Polres Tuban, >Iptu Simon Triyono, Senin (24/09/2012). > >Saat ini petugas kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut >terkait penangkapan 2 kendaraan tangki yang bermuatan minyak mentah >tersebut, petugas kepolisian Polres Tuban telah melakukan pemanggilan >terhadap pemilik kendaraan yang mengankut minyak mentah itu. > >"Kita telah melakukan pemanggilan terhadap pemilik namun belum datang, >Kita masih terus melakukan pengembangan dalam kasus ini. Untuk barang >bukti berupa 2 kendaraan tangki berserta dengan 36 ribu liter minyak >bumi kita amankan di Mapolres Tuban," lanjut Simon.[mut/ted] > >[Non-text portions of this message have been removed] > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
