--- In [email protected], jack_fanotona@... wrote: > > Ah bisa aje, bisa aja item itu cuma nyatut nama kresten?
ahh, ngayal aje... si item adalah kristen taat yang selalu rajin membaca alkitab kok. > Sent from my BlackBerry® > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > -----Original Message----- > From: "rezameutia" <rezameutia@...> > Sender: [email protected] > Date: Sun, 30 Sep 2012 10:48:32 > To: <[email protected]> > Reply-To: [email protected] > Subject: [proletar] Re: Pendetane ITEM bermukjizat malah tewas > > > > --- In [email protected], jack_fanotona@ wrote: > > > > Memang item kresten? Siapa bilang item kresten bisa aja dia budha hindu ato > > atheis? > > > item abu udah pasti kristen karena kelakuan dia seperti anjing yang ngembat > ibunya sendiri, memperkosa adiknya sendiri seperti perintah di Alkitab. > > nggak mungkin kitab suci buddha atau hindu memerintahkan umatnya ngembat ibu > nya sendiri dan memperkosa adiknya sendiri seperti di alkitab. > > elu sebagai kristen taat seharusnya seperto item juga melakukan seluruh > perintah alkitab dan mengikuti contoh jesus, seperti memelihara cabo yang > namanya sama dengan nama ibu lu sendiri. > > hehehe.... > > > > > > > > Sent from my BlackBerry® > > powered by Sinyal Kuat INDOSAT > > > > -----Original Message----- > > From: "Tawangalun" <tawangalun@> > > Sender: [email protected] > > Date: Fri, 28 Sep 2012 22:52:54 > > To: <[email protected]> > > Reply-To: [email protected] > > Subject: [proletar] Pendetane ITEM bermukjizat malah tewas > > > > Pendetane ITEM tewas kalah sakti dg pawang ular India. > > > > > > Mau Bermukjiat, Pendeta Amerika Tewas Jadi Korban Kepalsuan Injil Markus > > > > Ajaran Bibel tentang mukjizat iman memakan korban. Seorang pendeta Kristen > > Karismatik asal Amerika, tewas mengenaskan karena mengamalkan ayat Injil > > itu. > > > > Ayat Bibel yang diyakini sebagai mukjizat iman adalah Injil Markus 16:17-18: > > > > *"And these signs shall follow them that believe⦠They shall take up > > serpents; and if they drink any deadly thing, it shall not hurt > > them"*(King James Version) > > > > *"**Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya, ....mereka > > akan memegang ular, dan sekalipun mereka minum racun maut, mereka tidak > > akan mendapat celaka" *(Alkitab Terjemahan Baru). > > > > *"Sebagai bukti bahwa mereka percaya, ....kalau mereka memegang ular atau > > minum racun, mereka tidak akan mendapat celaka" *(Alkitab Bahasa Indonesia > > Sehari-hari). > > > > Menurut ayat Injil tersebut, Yesus Kristus menggaransi orang Kristen yang > > beriman, dengan kepastian memiliki beberapa bukti mukjizat, antara lain: > > tidak akan celaka bila memegang ular berbisa yang mematikan dan tidak akan > > celaka bila meminum racun yang mematikan. > > > > Dengan kata lain: pembuktian kebenaran iman orang Kristen menurut ayat > > tersebut bisa dilakukan dengan testing memegang ular berbisa dan meminum > > racun. Bila orang Kristen tidak mengalami celaka sedikitpun, setelah > > memegang ular berbisa atau meminum racun, maka keimanan orang Kristen sudah > > benar sesuai standar ajaran Yesus. Dan sebaliknya, orang Kristen yang > > celaka setelah memegang ular berbisa atau meminum racun, maka keimanannya > > belum sesuai standar. Apalagi orang Kristen yang tidak berani menguji > > imannya dengan memegang ular berbisa atau meminum racun, mereka berarti > > meragukan mukjizat iman yang diajarkan Yesus dalam Injil Markus. > > > > Bermodal Injil Markus 16:17-18 tersebut, Pendeta Mark Randall "Mack" > > Wolford bermaksud membuktikan mukjizat iman di hadapan ratusan jemaatnya. > > Secara demonstratif, pendeta berusia 44 tahun ini berkhotbah sambil > > memegang ular berbisa yang peliharanya selama bertahun-tahun. > > > > Pendeta gereja House of the Lord Jesus di Matoaka, Virginia Barat, Amerika > > Serikat ini sangat yakin bahwa orang Kristen diperintahkan oleh Yesus dalam > > Alkitab untuk memegang ular berbisa tanpa takut mati. > > > > Bak pawang ular, dalam kebaktian sore di Panther Wildlife Management Area, > > pada Minggu (27/5/2012) lalu, Wolford membawa ular berbisa saat memimpin > > kebaktian. Naasnya, ular berbisa itu tiba-tiba mengigit pahanya. > > > > Menurut *The Washington Post*, kegiatan itu segera dihentikan dan Wolford > > dilarikan ke rumah sakit untuk dirawat akibat gigitan ular beracun itu. > > Namun nyawanya tak tertolong dan meninggal sekitar pukul 10 malam di > > Bluefield Regional Medical Center. > > > > ...Pendeta Wolford tak seharusnya mati mengenaskan demi membuktikan > > mukjizat iman. Karena Injil Markus 16:9-20 sudah diakui kepalsuannya secara > > konsensus oleh para ilmuwan Kristen sendiri... > > > > Karena pendeta Kristen tidak bisa melakukan mukjizat ular beracun > > sebagaimana janji Injil, maka yang patut diragukan adalah otentisitas Bibel > > atau keimanan sang pendeta. Padahal sebagai pendeta fanatik yang beraliran > > Kristen karismatik, iman kristiani Wolford jelas tak bisa diragukan. Toh ia > > tewas ketika membuktikan mukjizat yang dijanjikan Injil Markus. > > > > Pendeta Wolford tak seharusnya mati mengenaskan jadi korban gigitan ular > > beracun demi membuktikan mukjizat iman, bila ia mau berpikir ilmiah dan > > realistis. Karena Injil Markus 16:9-20 sudah diakui kepalsuannya secara > > konsensus oleh para ilmuwan Kristen sendiri. > > > > Dalam *The Five Gospels *yang disusun oleh Robert W Funk, Roy W Hoover dan > > The Jesus Seminar, Injil Markus 16:9-20 sama sekali tidak dicantumkan. > > > > New York International Bible Society dalam *The Holy Bible New > > International Version*, di bawah pasal 16 ayat 8 (hlm 780), meletakkan > > garis tegas yang memisahkan ayat 16:8 dengan ayat berikutnya (16:9-20). Di > > bawah garis tersebut terdapat peringatan yang berbunyi: "The two most > > reliable early manuscripts do not have Mark 16:9-20."* (Dua manuskrip yang > > paling tua (codex Sinaiticus dan codex Vaticanus) tidak memiliki Markus > > 16:9-20).* > > > > The Holy Bible New King James Version terbitan tahun 1994, pada halaman 993 > > menjelaskan: "Verses 9-20 are bracketed in NU-Text as not original. They > > are lacking in Codex Sinaiticus and Codex Vaticanus, although nearly all > > other manuscripts of Mark contain them." (Ayat 9-20 di dalam tanda kurung > > pada teks NU adalah tidak asli. Ayat-ayat itu tidak terdapat dalam codex > > Sinaiticus dan codex Vaticanus, meskipun hampir semua manuskrip Markus yang > > lain memuatnya). > > > > NU-Text adalah Alkitab gabungan dua versi Alkitab, yaitu: versi The Nestle > > Aland Greek New Testament dan The United Bible Societies edisi ke-3. > > > > International Bible Society dalam *The Holy Bible New International > > Version*, > > halaman 1040 juga menegaskan kepalsuan penutup Injil Markus: *"The earliest > > manuscript and some other ancient witnesses do not have Mark > > 16:9-20."*(Manuskrip yang paling tua dan beberapa naskah kuno tidak > > memiliki Injil > > Markus 16:9-20). > > > > Gara-gara Injil yang sudah diakui kepalsuannya inilah Pendeta Wolford tewas > > digigit ular berbisa. Pendeta mana lagi yang berani membuktikan keaslian > > Injil dengan memegang ular berbisa dan meminum racun? [A Ahmad Hizbullah > > MAG] > > http://www.voa-islam.com/counter/christology/2012/06/17/19542/mau-bermukjiat-pendeta-amerika-tewas-jadi-korban-kepalsuan-injil-markus/ > > > > Shalom, > > Tawangalun. > > > > > > > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > > > > > > > > [Non-text portions of this message have been removed] > ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
