sepertinya ibu yang membuang bayi itu yakin kepada gereja tsb
bahwa jemaatnya akan merawat bayi yang ditinggalkan

tindakan merawat bayi (yg tdk berdosa) adalah tindakan terpuji
tindakan lain (lapor ke polisi) sangat perlu krn menyangkut hukum

tindakan si ibu yg membuang bayinya, urusan hukum dan moral





________________________________
 From: Ballast Yo <[email protected]>


  
Ratusan jemaat Gereja Isa Al Masih Kudus di Gang Kenari, Kecamatan Kota Kudus, 
Kabupaten Kudus, Jateng Minggu (30/9) pagi digegerkan dengan keberadaan bayi 
perempuan. Bayi mungil itu diduga sengaja dibuang dengan cara diletakkan di 
depan kamar mandi lantai dasar gereja itu. 

Selain sesosok bayi, ditemukan juga baju dan berbagai keperluan bayi serta 
sepucuk surat yang diduga sengaja ditulis. Dari dari isi surat diketahui, bayi 
itu bernama Ripka Yuana yang dilahirkan ibunya pada pada 14 September 2012.

Dari hasil informasi yang dihimpun merdeka.com, peristiwa itu terjadi sekitar 
pukul 08.00 WIB. Saat itu, seorang jemaat bernama Hana Santoso (42) melihat 
bayi di depan kamar mandi saat akan buang air kecil.

Ibu si bayi, sebelum nekat membuang bayinya sempat mengikuti prosesi ibadah di 
dalam ruang aula gereja. Salah seorang jemaat bernama Tutik (45) sempat ditanya 
sang ibu di mana bisa menggantikan popok anaknya. yang 

"Salah satu dari jemaat, mengenal bagaimana wajah orang tua yang tega 
meninggalkan bayinya, dia menyebut salah seorang jemaat lainnya sempat bertatap 
muka sebab sempat menanyakan di mana tempat mengganti popok anaknya," ungkap 
Hana Santoso kepada merdeka.com Minggu (30/9).

Dari beberapa saksi, surat yang sengaja ditinggalkan ibunya berisi tentang 
permintaan ibu kepada pihak yang menemukannya untuk dapat merawatnya dengan 
baik. Di dalam surat disebutkan, si bayi merupakan hasil hubungan dua orang 
mahasiswa yang berbeda keyakinan agama. Kemudian ayah si bayi tidak mau 
bertanggungjawab terhadap kelahiran yang di luar nikah itu.

"Kabarnya salah seorang pendeta di gereja itu mau merawatnya. Sampai sekarang, 
bayi tersebut masih dirawat oleh pihak pengelola gereja," tuturnya.

Kejadian penemuan bayi itu, selain membuat heboh jemaah gereja yang sedang 
melakukan misa, juga membuat beberapa umat di gereja itu merasa terharu. 

"Ada beberapa ibu-ibu yang meneteskan air mata setelah mendengarkan dan 
mendalami isi surat yang dibacakan oleh bapak pendeta," pungkasnya.

Sampai berita ini diturunkan, kejadian penemuan dan pembuangan bayi itu belum 
juga dilaporkan ke pihak kepolisian Polres Kudus, Jateng.

 

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke