Rupanya penulis ayat tsb. juga tidak nyahok sama sekali kenyataan mengenai 
gunung2. Gunung2 terajdi karena keluarnya magma - lahar dari perut bumi. 
Gunung2 berapi di Indonesia yg masih aktif atau yg sudah tidak aktif termasuk 
golongan ini. Gunung2 lain khususnya pegunungan, daerah yang berupa dataran 
tinggi (sspt. Himalaya dsb) terjadi karena benturan kontinental shelves.
 
Kedua jenis gunung tsb. tidak berfungsi mencegah goyahnya permukaan bumi! 
Sekali lagi tidak! Justru di sekitar gunung (berapi) dan dataran tinggi akibat 
benturan tektonik itu SERING TERJADI gempa bumi!! Sekali lagi justru di sono 
sering terjadi gempa bumi. Walhasil, yg menulis ayat2 Qurán ttg gunugn sbg 
pencegah goyangnya permukaan bumi itu NGAWUR banget. Tapi kalo anda bilang bhw 
yg nulis itu sekedar ngikutin apa yg disampaikan oleh Allah SWT melalui Jibril, 
maka - I'm sorry - tapi ini artinya Allah dan Jibril juga tidak tahu apa2 ttg 
gunung2.
 
Gabriella.
 

________________________________
 From: Habe Proletar <[email protected]>
To: "[email protected]" <[email protected]> 
Sent: Monday, 1 October 2012 12:47 PM
Subject: Re: [proletar] Isostasi: Gunung Adalah Pasak
  

 
   
 
pin, kayaknya maksa banget....

________________________________
From: pinpinyuliansyah <mailto:pinpinyuliansyah%40yahoo.com>
To: mailto:proletar%40yahoogroups.com 
Sent: Sunday, September 30, 2012 5:00 PM
Subject: [proletar] Isostasi: Gunung Adalah Pasak


  
"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu 
(tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31)

Sebagaimana terlihat, dinyatakan dalam ayat tersebut bahwa gunung-gunung 
berfungsi mencegah goncangan di permukaan bumi.

Kenyataan ini tidaklah diketahui oleh siapapun di masa ketika Al Qur'an 
diturunkan. Nyatanya, hal ini baru saja terungkap sebagai hasil penemuan 
geologi modern.

Dengan perpanjangannya yang menghujam jauh ke dalam maupun ke atas permukaan 
bumi, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi yang berbeda, 
layaknya pasak. Kerak bumi terdiri atas lempengan-lempengan yang senantiasa 
dalam keadaan bergerak. Fungsi pasak dari gunung ini mencegah guncangan dengan 
cara memancangkan kerak bumi yang memiliki struktur sangat mudah bergerak.

Menurut penemuan ini, gunung-gunung muncul sebagai hasil pergerakan dan 
tumbukan dari lempengan-lempengan raksasa yang membentuk kerak bumi. Ketika dua 
lempengan bertumbukan, lempengan yang lebih kuat menyelip di bawah lempengan 
yang satunya, sementara yang di atas melipat dan membentuk dataran tinggi dan 
gunung. Lapisan bawah bergerak di bawah permukaan dan membentuk perpanjangan 
yang dalam ke bawah. Ini berarti gunung mempunyai bagian yang menghujam jauh ke 
bawah yang tak kalah besarnya dengan yang tampak di permukaan bumi.

Dalam tulisan ilmiah, struktur gunung digambarkan sebagai berikut:

Pada bagian benua yang lebih tebal, seperti pada jajaran pegunungan, kerak bumi 
akan terbenam lebih dalam ke dalam lapisan magma. (General Science, Carolyn 
Sheets, Robert Gardner, Samuel F. Howe; Allyn and Bacon Inc. Newton, 
Massachusetts, 1985, s. 305)

Dalam sebuah ayat, peran gunung seperti ini diungkapkan melalui sebuah 
perumpamaan sebagai "pasak":

"Bukankah Kami telah menjadikan bumi itu sebagai hamparan?, dan gunung-gunung 
sebagai pasak?" (Al Qur'an, 78:6-7)

Dengan kata lain, gunung-gunung menggenggam lempengan-lempengan kerak bumi 
dengan memanjang ke atas dan ke bawah permukaan bumi pada titik-titik pertemuan 
lempengan-lempengan ini. Dengan cara ini, mereka memancangkan kerak bumi dan 
mencegahnya dari terombang-ambing di atas lapisan magma atau di antara 
lempengan-lempengannya. Singkatnya, kita dapat menyamakan gunung dengan paku 
yang menjadikan lembaran-lembaran kayu tetap menyatu.

Fungsi pemancangan dari gunung dijelaskan dalam tulisan ilmiah dengan istilah 
"isostasi". Isostasi bermakna sebagai berikut:

Isostasi: kesetimbangan dalam kerak bumi yang terjaga oleh aliran materi 
bebatuan di bawah permukaan akibat tekanan gravitasi. (Webster's New Twentieth 
Century Dictionary, 2. edition "Isostasy", New York, s. 975)

Peran penting gunung yang ditemukan oleh ilmu geologi modern dan penelitian 
gempa, telah dinyatakan dalam Al Qur'an berabad-abad lampau sebagai suatu bukti 
Hikmah Maha Agung dalam ciptaan Allah.

"Dan telah Kami jadikan di bumi ini gunung-gunung yang kokoh supaya bumi itu 
(tidak) goncang bersama mereka..." (Al Qur'an, 21:31)

[Non-text portions of this message have been removed]

   
      

[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke