Aduh tem..item ...

jadi misionaris kok ngambek ngambek melulu :-)

Sama seperti guru kamu si uplik pemakan babi panggang, saat teks alquran 
bercerita tentang 7 lapis bumi, otak dia cuma nyampe bumi = kue lapis, merah, 
kuning, ijo ..... tapi rasanya manis :)

Otaknya GAGAL untuk men tadabbur kan teks 7 lapis langit 

Gaya bahasa Al Quran yang tak tertandingi, dan ilmu tinggi di dalamnya adalah 
bukti nyata ia merupakan firman Ilahi

Sebelum "Big Bang" , materi itu tidak ada. Dari kondisi "ketiadaan" ketika 
materi, energi, bahkan waktu, tidak ada, dan kondisi itu hanya dapat 
digambarkan secara metafisis materi, energi, dan waktu diciptakan. Fakta yang 
ditemukan baru-baru ini oleh fisika modern, telah diumumkan kepada kita dalam 
Al Quran 1400 tahun lalu.

Sensor sensitif di satelit ruang angkasa COBE yang diluncurkan NASA pada tahun 
1992, menangkap sisa-sisa "Big Bang." Penemuan ini menjadi bukti untuk "Big 
Bang," yang memberikan penjelasan ilmiah bahwa alam semesta diciptakan dari 
ketiadaan.

"Dan langit itu Kami bangun dengan kekuasaan (Kami)  dan sesungguhnya Kami 
benar-benar meluaskan-nya." (QS. Adz Dzaariyaat, 51: 47) !

Sampai awal abad ke-20, satu-satunya pandangan yang berlaku di dunia sains 
adalah bahwa "alam semesta mempunyai sifat konstan dan ada sejak waktu tak 
ber-hingga". Tetapi, penelitian, pengamatan, dan  perhitungan yang dilakukan 
dengan teknologi modern mengungkapkan bahwa alam semesta sesungguhnya mempunyai 
per-mulaan, dan bahwa ia secara terus-menerus meluas.

Pada awal abad ke-20, ahli fisika Rusia, Alexander Friedmann, dan kosmolog 
Belgia, Georges Lemaître, secara teoretis menghitung bahwa alam semesta 
bergerak secara konstan dan bahwa ia MELUAS !

Fakta ini telah dibuktikan juga dengan data pengamatan pada tahun 1929. 
Mengamati langit dengan teropong bintang, Edwin Hubble, ahli astronomi Amerika, 
menemu-kan bahwa bintang-bintang dan galaksi-galaksi secara konstan saling 
menjauhi. Alam semesta, ketika segalanya bergerak saling menjauhi berarti ia 
secara konstan meluas. Pengamatan yang dilakukan pada tahun berikutnya 
memastikan bahwa alam semesta secara konstan ber-kembang. Fakta ini telah 
dijelaskan di dalam Al Quran ketika hal itu belum diketahui siapa pun. Ini 
karena Al Quran adalah firman Allah, Yang Maha Pencipta, dan Maha Penguasa 
seluruh alam semesta.


Ketika merujuk pada matahari dan bulan dalam Al Quran, ditekankan bahwa 
masing-masing bergerak dalam orbitnya sendiri.

"Dan Dialah yang telah menciptakan malam dan siang, matahari dan bulan. 
Masing-masing dari keduanya itu beredar pada garis edarnya." (QS. Al Anbiyaa', 
21: 33) !

Disebutkan dalam ayat lain pula bahwa matahari tidak statis tetapi bergerak 
dalam orbit tertentu: 

"Dan matahari berjalan di tempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang 
Mahaperkasa lagi Maha Mengetahui." (QS. Yaasin, 36: 38) !

Ayat ke-11 Surat Ath Thaariq dalam Al Quran mengacu pada fungsi "mengembalikan" 
yang dimiliki langit:

"Demi langit dengan sistem siklusnya." (QS. Ath-Thaariq, 86: 11) !

"Sistem siklus" dalam terjemahan Al Quran, juga berarti "mengirimkan kembali" 
atau "mengembalikan".

Sebagaimana diketahui, atmosfer yang melapisi bumi terdiri dari banyak lapisan. 
Masing-masing lapisan mempunyai fungsi penting demi kelangsungan hidup. Riset 
telah mengungkapkan bahwa lapisan-lapisan ini mempunyai fungsi mengembalikan 
material atau sinar yang mengenainya ke ruang angkasa atau kembali ke bumi.

Satu fakta tentang alam semesta yang diungkap dalam ayat-ayat Al Quran adalah 
bahwa LANGIT TERDIRI DARI TUJUH LAPIS: 

"Dia-lah Allah, yang menjadikan segala yang ada di bumi untuk kamu dan Dia 
berkehendak menuju langit, lalu dijadikan-Nya tujuh langit. Dan Dia Maha 
Mengetahui segala sesuatu." (QS. Al Baqarah, 2: 29) !

"Maka Dia menjadikannya tujuh langit dalam dua masa dan Dia me-wahyukan pada 
tiap-tiap langit urusannya." (QS. Fushshilat, 41: 12) !

Kata "langit" yang muncul dalam banyak ayat Al Quran digunakan untuk merujuk 
langit di atas bumi, di samping pula keseluruhan alam semesta. Mengingat arti 
kata ini, terlihat bahwa langit bumi, atau atmosfer, terdiri dari tujuh lapisan.

Memang, saat ini diketahui bahwa atmosfer bumi terdiri dari lapisan-lapisan 
yang berbeda yang letaknya saling bertumpukan. Lebih jauh, langit terdiri dari 
tujuh lapisan sebagaimana yang digambarkan Al Quran. Dalam sebuah sumber 
ilmiah, hal ini diuraikan sebagai berikut:

Ilmuwan telah menemukan bahwa atmosfer terdiri dari beberapa lapisan... Setiap 
lapisan memiliki sifat fisik berbeda seperti tekanan dan jenis gas... Lapisan 
atmosfer terdekat dengan bumi disebut TROPOSFER yang mengandung sekitar 90% 
massa total atmosfer... Lapisan di atas troposfer disebut STRATOSFER.... 
LAPISAN OZON adalah bagian dari stratosfer yang menjadi tempat penyerapan  
sinar ultraungu. Lapisan di atas stratosfer disebut MESOSFER... TERMOSFER 
berada di atas mesosfer... Gas terionisasi yang membentuk lapisan di dalam 
termosfer disebut IONOSFER... Bagian terluar atmosfer bumi dimulai dari 
ketinggian sekitar 480 km hingga 960 km. Bagian ini disebut EKSOSFER

Jika kita menghitung jumlah lapisan yang disebutkan sumber ini, kita lihat 
bahwa atmosfer terdiri tepat tujuh lapisan, sebagaimana dinyatakan dalam ayat 
di atas:

1. Troposphere

2. Stratosphere

3. Ozonosphere

4. Mesosphere

5. Thermosphere

6. Ionosphere

7. Exosphere


Merupakan keajaiban besar bahwa fakta-fakta di atas telah dipapar-kan dalam Al 
Quran 1400 tahun lalu, padahal saat itu tanpa teknologi abad ke-20 mustahil 
manusia mengetahuinya.

Bagaimanapun, Teks Al Quran itu emang Numero Uno !

Subhanallah ....


--- In [email protected], item abu <itemabu@...> wrote:
>
> Si goblok ini ga tau apa itu pasak.
> 
> 
> 
> 
> 
> 
> >________________________________
> > From: pinpinyuliansyah <pinpinyuliansyah@...>
> >To: [email protected] 
> >Sent: Monday, October 1, 2012 12:29 PM
> >Subject: [proletar] Re: Jadi yang tidak dimiliki Pinipin itu:  otak dan 
> >harga diri...
> > 
> >
> >  
> >ah, item ...
> >Elo pikir aloh turun ke langit bawa palu terus itu gunung ditancep tancepin 
> >gitu ya ? Ah item .... masa gitu tem ?
> >
> >Krakatau purba meletus dan - konon - menghancurkan sekian banyak peraadaban 
> >... kemudian sekitar 200 tahun kemudian, gunung krakatau (anaknya krakatau 
> >purba) meletus lagi yang konon letusannya setara dengan 28 ribu sd 30 ribu 
> >bom atom yang pernah meletus di hiroshima .... nah ... sekarang yang ada 
> >namanya gunung r
> >"rakata", anak gunung "krakatau" cucu nya gunung "krakatau purba"
> >
> >Jadi tem ....
> >
> >Gunung itu seolah oleh tumbuh dari dalam laut, seperti hal nya gunung rakata 
> >yang ada sekarang, itu setiap tahun makin tinggi tem. Tumbuh ! Trus item 
> >pikir itu gunung tumbuh karena malekat rajin nyiram itu gunung tem ? 
> >Gunungnya dikasih urea tablet gitu ya tem ? Nddak tem. Itu karena lempengan 
> >itu terus bergerak, mendorong ke atas dan ke bawah. Thats why disebut 
> >"pasak", karena itu bukan gundukan tanah yang kagak ada akar nya :)
> >
> >okeh ?
> >
> >Jangan mentang mentang sumber informasinya dari teks alquran, lalu belum apa 
> >apa dibilang salah. Mbbok ya diamati aja dulu gitu tem ....
> >
> >--- In [email protected], item abu <itemabu@> wrote:
> >>
> >> Si goblok ini mikir kalo ada yg ngomong pasak bumi yg ditancapkan ke bumi 
> >> spy bumi ga goyang 14 abad yg lalu itu udah hebat. Apanya sih yg hebat?
> >> 
> >> Gunung itu pasak bumi? Hehehehe.... dungunya si pinpin ini. 
> >> 
> >> Kalo gunung itu pasak bumi yg ditancapkan auloh, berarti auloh kehilangan 
> >> pasak buminya waktu Krakatau meletus thn 1880an (fakta yg ga diketahui si 
> >> pinpin). Kemana muka auloh shg ada yg bisa nyolong pasak buminya tsb?
> >> 
> >> 
> >> 
> >> 
> >> 
> >> 
> >> >________________________________
> >> > From: pinpinyuliansyah <pinpinyuliansyah@>
> >> >To: [email protected] 
> >> >Sent: Sunday, September 30, 2012 6:42 PM
> >> >Subject: [proletar] Re: Jadi yang tidak dimiliki Pinipin itu:  otak dan 
> >> >harga diri...
> >> > 
> >> >
> >> >  
> >> >uplik .... lebih dari 1400 tahun lalu ada manusia bisa ngomong tentang 
> >> >geologi aja itu sudah hebat ! Apalagi bilang bahwa gunung adalah pasak 
> >> >bumi :-)
> >> >
> >> >masalah saya minggu ini 3 hari di hotel nuansa bali ... masalah beberapa 
> >> >waktu lalu kita ada di hotel punya dinas perhubungan yang deket mercusuar 
> >> >anyer, itumah bukan sombong , lah ... kan uplik duluan yang tanya : Tahu 
> >> >krakatau kejadiannya gimana nddak saat meletus ? ... Lha saya jawap : 
> >> >saya lihat ada bekas karang yang dari dasar laut yang sampai terdampar ke 
> >> >daratan,, lha salah satu yang terbesar itu karang nya ada di deket mercu 
> >> >suar, dekat hotel yang saya nginep itu ... ada juga bekas bekas 
> >> >karangnyaa di belakang pekarangan hotel nusa dua anyer, itu ada di 
> >> >kluster ubud, bungalow no 173 .
> >> >
> >> >lha ... beda dong ... mana sombong, mana yang kenyataan.
> >> >
> >> >sombong itu kalau ngomong ngibul . sayamah pan nddak ngibul. Sok kalau 
> >> >uplik ke anyer, nginep deh di nusa dua anyer, pilih bungalow yang ubud 
> >> >173, itu bungalow 2 kamar, gaya bali. nah ... disamping bungalow itu ada 
> >> >pohon kelapa, deket pohon kelapa itu ada batu karang, di depan bungalo 
> >> >sebelah kanan bungalo ada sawah ... nah di sawah itu juga banyak karang 
> >> >yang - konon - itu dari dasarlautan saat krakatau meletus.
> >> >
> >> >okeh ? 
> >> >
> >> >--- In [email protected], "Bukan Pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> >> >>
> >> >> 
> >> >> 
> >> >> Jadi yang tidak dimiliki Pinipin itu:  otak dan harga diri..
> >> >> 
> >> >> Kayak anjing budug lapar melihat seonggok taik angat dilahapnya saja, 
> >> >> antara lain,  bualan orang Arab primitif yang ngibul bilang gunung itu 
> >> >> pasak bumi...
> >> >> 
> >> >> Yang berlimpahan dimiliki Pinpin itu adalah kepongahan yang menjijikkan 
> >> >> seperti ceritanya tentang kesempatan duduk di lobby hotel berbintang 
> >> >> lima...
> >> >>
> >> >
> >> >
> >> > 
> >> >
> >> >
> >> 
> >> [Non-text portions of this message have been removed]
> >>
> >
> >
> > 
> >
> >
> 
> [Non-text portions of this message have been removed]
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke