Untung sekarang kita masih hidup masih bisa bercerita betapa besarnya kesalahan Suharto yang bisa menyulap kekayaan negaranya menjadi kekayaan keluarganya. Setelah Suharto turun maka tuntutan bergelimang menjerat lehernya. Tapi karena bisa direhabilitasi meskipun dengan cara2 yang kotor, maka nama Suharto bekas presiden RI yang ke .... tidak tercela, tidak ada celaannya.
Sebaliknya, begitu banyak pemikiran2 Gus Dur yang bagus2, tapi akhirnya dia tertangkap basah menjadi maling yang tercela, maka pemikiran2 tadinya dianggap bagusnya itupun akhirnya dicela karena dianggap sebagai serigala berbulu domba. Apalagi perbuatan dan namanya tidak direhabilitasi seperti yang dilakukan Suharto. Dimasa depan, ratusan tahun kedepan, Gus Dur tetap dikenang dan tercatat dalam sejarah sebagai satu2nya presiden yang tercela yang dipecat MPR untuk perbuatan2 yang dikutuk generasi bangsanya. Tapi Suharto yang lebih terkutuk dimasa hidupnya, malah dimasa depan sejarah menjadikan dirinya sebagai teladan, tentu teladan yang memakmurkan bangsanya. > Sukamto Sukamto <sukamto1003@...> wrote: > setelah sekian lama kita dibombardir oleh > segala ketidak jelasan informasi di > sekitar Gus Dur dan Prahara sekitar > tampuk kekuasaan Indonesia, nampaknya > kita harus membuka sedikit kanal-kanal > pemikiran kita tentang Gus Dur dan > perebutan kekuasaan itu. Sebetulnya, tidak ada yang tidak jelas apa yang dilakukan Gus Dur dalam menghancurkan tampuk kekuasaan dirinya sendiri yang ikut menodai penguasa2 Indonesia yang lain. Memang akhirnya terjadi prahara bagi Gus Dur, bukan prahara bagi penggantinya karena yang dipecat itu Gus Dur bukan penggantinya Megawati yang harusnya terpilih jadi presiden sebelum direbut dengan akal2an oleh Gus Dur. > Sukamto Sukamto <sukamto1003@...> wrote: > saya adalah salah seorang yang sangat > mengagumi pemikiran-pemikiran Gus Dur. Betul, saya juga termasuk diantara banyak orang yang jadi pengagumnya tapi tidaklah sangat. Karena memang banyak pemikir2 yang punya pemikiran2 yang bagus bahkan lebih bagus dari pemikiran2 Gus Dur tapi punya ahlak yang jauh lebih baik dari Gus Dur, artinya ahlak bukan maling, ahlak anti-permalingan. Tapi kendala seorang pemimpin, bukan cuma pemikirannya saja yang bagus tapi juga ahlaknya harus bagus karena seorang pemimpin akan ditiru oleh yang dipimpinnya. Demikianlah, pemikiran Gus Dur tidak jelek, tapi justru ahlak kepemimpinannya yang jelek yang tidak layak ditiru. Ibarat susu sebelanga rusak oleh nila setitik. Jadi masih banyak pemimpin2 lain dengan pemikiran2 yang bagus disertai ahlak yang tidak pernah jadi maling atau tersangkut permalingan seperti halnya Gus Dur. Perbuatannya tercela merusak pemikiran2nya yang bagus. Memang harus disesalkan, kenapa Suharto yang lebih jahat bisa direhabilitasi tetapi Gus Dur jadi dungu sewaktu mendadak kepergok sehingga tidak terpikir olehnya bahwa kesalahan yang kecil itu menjadi batu sandungan yang besar bagi pewaris2nya. Biarpun kesalahan Suharto segunung besarnya, meskipun keslahan Gus Dur sebesar krikil, tetapi kalo Suharto berhasil direhabilitasi kesalahan2nya, maka tidak ada krikil lagi yang menghalangi si pewarisnya. Sebaliknya sekecil krikil pun kesalahan Gus Dur, tetapi tidak direhabilitasi menyebabkan kesalahannya jadi terlihat sebesar gunung dibandingkan pemimpin2 lain sebelum beliau. Mungkin Gus Dur berpikir, kesalahannya cuma kecil saja dan bisa dipertanggung jawabkannya nanti di Akhirat. Tapi sebaliknya, Suharto berpikir bahwa kesalahannya sebesar gunung, gimana nanti mempertanggung jawabkannya diakhirat. Oleh sebab masih hidup dibumi dia tak mau pikirin pertanggungan jawabnya diakhirat, melainkan dia berjuang mempertanggung jawabkan penghapusan dan rehabilitasi kesalahan2nya menjadi nihil. Akibatnya sekarang di akhirat malah tidak ada tercatat kesalahan2nya yang sebesar gunung, malah gunungnya menindih Gus Dur. Sekali lagi, pemikiran Gus Dur sebagus apapun, tidak tampak bagus lagi setelah beliau tertangkap basah mencuri uang tabungan Koperasi pegawai2 Bulog dengan memerintahkan kepada tukang pijetnya sehngga tukang pijetnya juga jadi korban dipenjara meskipun tidak tahu apa2 kenapa dia yang harus dipenjara. Jadi pemikiran bagus selalu dibandingkan dengan ahlak sipemikir. Pemikiran yang bagus lahir dari ahlak pemikir yang bagus. Pemikir berahlak bejad, hanya melahirkan pemikiran2 biadab yang bisa dikamuflase dengan pemikiran2 yang beradab. Sejarah Gus Dur sangat banyak sebelum naik jadi presiden, salah satu prestasinya Gus Dur yang sangat mengagumkan dunia adalah mengerahkan kaum muslimin Banser Ansor untuk melakukan pembantaian massal membunuh 10 juta jiwa bangsanya sendiri. Jadi kalo kita bikin komparasi partai Gus Dur yaitu NU dibandingkan dengan partai Megawati yang PDIP, maka latar belakang kegiatan kedua partai itu saling bertolak belakang: Kalo NU membantai rakyat pendukung Sukarno, maka PDIP malah melindungi rakyat pendukung Sukarno yang jadi korban NU. Gus Dur memang pandai ber-muka2 sehingga dikira orang yang baik dan beradab. Tapi entah dengan akal setan apa dia berhasil menjegal Megawati yang menang pemilu, sementara Gus Dur jadi presiden tanpa pernah jadi Capres atau tanpa pernah ikut pemilu. Gus Dur pura2 mendukung Megawati karena mau mencegah Megawati membuka borok2 kepahlawanan Gus Dur yang membantai rakyat yang dianggapnya pendukung Bung Karno, tapi dengan mencatut atas nama agama Islam yang berkewajiban menumpas kekafiran dimuka bumi Indonesia. Ny. Muslim binti Muskitawati. [Non-text portions of this message have been removed] ------------------------------------ Post message: [email protected] Subscribe : [email protected] Unsubscribe : [email protected] List owner : [email protected] Homepage : http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/proletar/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: [email protected] [email protected] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [email protected] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
