ini anak kagak baca kyosaki ... orang - orang kaya di dunia ini jarang ada yang 
lulusan universitas. Bahkan Bill Gate sendiri baru meraih gelar setelah 
Microsoft nya berkembang.

"pendidikan Tinggi" itu tidak identik dengan "Sertifikat Strata Satu atau 
sederet gelar yang menghiasi nama seseorang.

Einstein adalah anak ABK. Dia sempat ditendang dari politeknik karena dipandang 
IDIOT !

Yang bikin Facebook juga adalah orang ABK. Itu kenapa facebook didominasi warna 
biru.

Ford ? Pendiri Ford Corporation, adalah manusia yang dianggap "bodoh". Pernah 
dihadapkan ke pengadilan karena kaum "cerdas" merasa Ford adalah manusia bodoh 
yang tak pantas untuk hidup sukses. Saat di pengadilan dan dihujani oleh 
pertanyaan pertanyaan "akademis" akhirnya Ford marah dan berkata "Tuan hakim 
boleh menanyakan apapun pada saya, dan saya bisa bayar orang untuk menjawab 
pertanyaan pertanyaan bodoh itu untuk pak hakim !"

Di Proletar, setahu saya, banyak juga kok orang dari badan intelejen nasional 
dan para nasionalis cerdas yang dengan cerdasnya memilih untuk diam. Pion pion 
macam uplik, wawan, mustikawati, ... itu tak lebih dari sekedar "prajurit" yang 
secara sadar atau nddak sadar berbuat sesuatu untuk kepentingan orang asing. 
Bukan untuk Indonesia.

Jadi ...

Mencetak kartu nama sendiri, bikin usaha sendiri, terus ngangkat diri sendiri 
sebagai "CEO" kemudian mengumumkan bahwa dia adalah "CEO" di milis adalah jelas 
bukan perbuatan orang cerdas.

Apalagi kalau dia tahu bahwa di milis ini banyak para pebisnis yang sangat amat 
terbiasa mengelola sebuah company yang beromset puluhan milyar sebulan.
 
Dan ketika malu sendiri, akhirnya ngomong deh .... "Saya lebih tertarik ngomong 
sama manusia miskin tapi nyambung daripada orang kaya tapi bodoh ..."

Goblok sekali bukan ?

Dia pikir orang yang bisa cetak order milyaran rupiah sebulan itu adalah orang 
dungu yang "nddak nyambung" untuk diajak bicara sama dia.

Siapa yang dungu ?

Manusia yang petantang petenteng ngaku "CEO" dan bangga dengan "mega proyek" 
senilai 1 juta perak serta sibuk bicara 
rubel...rusia...putin...rubel...rusia...putin...."

Atau ...

Manusia yang mengaku hanya rakyat jelata, proletar, bersendal jepit, berkaos 
oblong, nddak punya kartu nama, namun "otak" nya dihargai untuk menggarap 
proyek yang nilainya milyaran rupiah sebulan ?

Ini indonesia bung !

Orang Indonesia harus bangga pada indonesia dan harus rela menitikkan darah, 
keringat dan air mata untuk tanai air indonesia.

Bukan komat kamit mlulu ngomongin 
putin...rusia...putin...rubel...[utin....soasialis...ateis...rusia...bla...bla..bla...

Kasihan.


--- In [email protected], "ajegilelu" <ajegilelu@...> wrote:
>
> 
> 
> Nggak ada rencana pindah ke rusia? 
> 
> 
> --- "selarasmilis" <selarasmilis@> wrote:
>  
> > Ini sebenarnya inferior kompleksnya orang indonesia, mereka lebih 
> > suka punya image /pencitraan punya uang banyak daripada pendidikan 
> > tinggi,
> > 
> > Sangat kontras dng kaum buruh di Russia, mereka punya 1-2 apartemen 
> > sederhana, kebon untuk bercocok tanam, tapi begitu kita diskus mau 
> > ngomongin ttg leo tolstoy, atau bahasan agak berat mereka nyambung
> > 
> > Saya jauh lebih respek thd buruh yg berpendidikan tinggi, daripada 
> > orang kaya yg gak berpendidikan, dan jangan dilupakan, mayoritas 
> > orang kaya amerika rata rata juga berpendidikan tinggi, para 
> > forbesian juga rata rata berpendidikan tinggi
> > 
> > --- "bukan.pedanda" <bukan.pedanda@> wrote:
> >  
> > > Yang disini rajin bicara tentang wabah korupsi di Indonesia itu 
> > > Sunny...
> > > 
> > > Dan bukan Pinpin  yang lebih rajin bicara tentang dia duduk di 
> > > lobby hotel berbintang entah berapa, yang rajin mengejek orang 
> > > yang  bergelantungan di kereta api...
> > >
> >
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke