hehehe... anak saya juga kitu kang, yang kelas satu smp, cewek, seneng banget 
sama suju :) sayah kagak ngarti itu lagu enaknya pegimana ?

pas kemaren minta gitar, saya langsung aja beliin gitar dan saya tantang " Ayo 
! Teteh coba mainkan satu lagu suju pakai gitar !"
Si teteh benging. bingung ... :-)

Akhirnya dia mulai belajar c - a minor - d minor ke g .. trus ke c lagi .... 
alhasil ... dia sedikit pelan pelan berubah ke lagu - lagi yang ritmenya midle 
to slow :_)

trus saya ajarin deh lagu "ayah" dari the mercyc dan lagu "bunda" dari potret 
yang adem buat latihan gitar dan vocal ...

dia sekarang mau violin dan piano. lumayan ... ada perkembangan ... dengan 
piano dan violine maka virus "suju" nya akan ter reduce ...

*** 

Anak saya yang kelas 4 sd yang bulan puasa kemaren diajak karokean di inul 
vista sekarang bener bener suka iwan fals dan fanbers ! die sudah ngarti 
sekarang (si teteh juga) bahwa lagu lagu suju cuma bikin kita "mati kutu" saat 
nyanyi di ruang karaoke. apanya yang mau dinyanyiin geh ? hihihi ... istri 
sayah dengan tangkas nyanyiin beberapa lagu celine dion dan lagu lagunya mariah 
... bener bener manantang kemampuan vocal. bukan "ajrut ajrutan" nddak jelas 
... alhamdulillah ... anak saya yang smp mulai menyukai agnes monica yang 
"ajrut ajrutan" namun kualitas vokal tidak dikesampingkan. agnes juga tokoh 
yang sangat religius dan smart. Bolehlah .... 

Saya pernah jadi music director di salah satu stasiun radio. ngerti dikit lah 
mana yang midle to slow ... mana yang lagu nya voval atawa mana yang beratnya 
ke music. kebeneran radio itu ngambil "sekte" yyang mengedepankan olah vocal 
sehingga pilihan lagu lebih ke midle slow - solo ( Reza, trie Utami, vina 
panduwinata, fariz RM, kahitna ) atau yang rada rada nge jazz gitu lah ...

music yang disenangi seseorang mau nddak mau suka nddak suka memang bisa 
mempengaruhi perkembangan anak anak. Saat dulu dalam kandungan, si teteh 
direkomendasikan sering denger musik musik klasik sama dokter nya, jadi ... 
saat habil ... saya suka nempelin player kecil di perut istri saya nge besut 
lagu lagunya mozart atawa bethoven ( Saya nddak nanya sama dokter kenapa nddak 
pakai lagi raden haji rhoma irama yang judulnya "begadang jangan begadang" 
misalnya ) hehehe ...

dalam NLP saya juga diajarin peran alat musik tiup dan petik terhadap gelombang 
otak.

temen saya yang emang belajar music di hollywood itu sangat strong recomended 
anak kita diajarin piano karena membantu perkembangan dan keseimbangan otak 
kanan dan kiri. Istri saya mahah mengusulkan disiapin drums lengkap untuk 
melatih anak anak autis dan menyalurkan energi mereka dengan "nge gebuk" drum 
atau jimbe :-)

Puji Tuhan !

Salah seorang didikan istri saya yang jelas autis sekarang sudah sering dapat 
panggilan manggung untuk main biola dan menjadi salah seorang pemain biola 
terbaik se jawa barat. Padahal autis lho ... dan saat sekarang, di usia sma, 
hampir tiap minggu ada tawaran buat manggung :-)

tapi kalau uplik ... kayaknya masa kecil kurang bahagia ...
alat musik yang cocok buat uplik itu paling beduk.
atau ... tutup botol yang dirangkai pakai paku (kecrek).

nddak mungkin uplik bisa main harva.

Mustahil.

--- In [email protected], "suryana" <gsuryana@...> wrote:
>
> Yg bikin pusing ketika sang anak suka mendengarkan musik yg menurut kita 
> malah bikin pengeng :o)
> Saat ini sepertinya seni dari Korea sedang mewabah sedemikian pesatnya, 
> sampai sampai si Bungsu khusus les bahasa Korea.
> Bila sebelumnya aku masih bisa mengikuti selera musiknya, semisal terakhir 
> maroon five, begitu serbuan Jepang masuk melalui komiknya, aku sudah mulai 
> tertinggal, dan sekarang aku benaran jadi kuno utk seni asal Korea.
> 
> ----- Original Message ----- 
> From: "pinpinyuliansyah" <pinpinyuliansyah@...>
> 
> 
> Saat manusia cer4das sudah berpikir otak kanan, masih ada juga manusia yang 
> ngaku cerdas yang terus gosok gosok otak kiri.
> 
> Saya sadar zaman anak saya akan beda dengan jaman saya hari ini. anak saya 
> yang kelas 4 SD bilang kalau cita - cita dia mau jadi pemain bola ! Ini anak 
> bisa begadang semalaman kalau giliran manchester united main. Padahal .... 
> dia termasuk murid terpandai untuk bidang matematika di kelas nya :-)
> 
> Anak saya yang kelas 1 smp katanya mau jadi tukang masak. Saya menelan ludah 
> diem diem. Padahal, anak saya ini meraih predikat NEM tertinggi se kabupaten 
> !
> 
> Gibran bener ... anak-anak kita itu nddak lebih dari sebuah busur. Kita 
> hanya bertugas untuk mengarahkan dan membidik nya. Toh akhirnya dia akan 
> melesat jauh dari jaman kita saat ini. detik ini.
> 
> kedua anak saya selalu bilang bahwa mereka ingin seperti saya. Sebuah amanah 
> yang harus saya pikul karena bagi anak - anak, ayah adalah seluruh dunia 
> mereka dimana saya dituntut serba tahu dan serba bisa.
> 
> Saya sendiri tidak ingin dan tidak mengarahkan mereka "seperti saya". karena 
> pada akhirnya mereka harus menjadi diri mereka sendiri. menemukan potensi 
> yang mereka miliki. yang unik. berbeda.
> 
> Difference is more important than the best.
> 
> Anak saya nddak perlu menjadi "seperti mereka" . dia harus menjadi dirinya 
> sendiri.
> 
> Tak perlu jadi bill gate, mendirikan usaha seperti google, atau secerdas 
> einstein... saya hanya berusaha memberi kenangan manis pada mereka untuk 
> mereka kenang ketika saya mati kelak. dan saya hanya berharap mereka percaya 
> tuhan dan selalu mendoakan saya dan ibunya ketika kami kelak sudah tiada.
> 
> Saya berharap anak anak saya tidak menjadi beban bagi sesama, apalagi hidup 
> dari tunjangan gembel.
> 
> saya berharap anak-anak saya menyayangi sesama tanpa mempedulikan ras, agama 
> atau golongan.
> 
> Saya berharap anak saya tidak kehilangan jati diri sebagai putra putri 
> pertiwi.
> 
> amin.
>




------------------------------------

Post message: [email protected]
Subscribe   :  [email protected]
Unsubscribe :  [email protected]
List owner  :  [email protected]
Homepage    :  http://proletar.8m.com/Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/proletar/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    [email protected] 
    [email protected]

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [email protected]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke